Demam

Ditinjau dr. Fridawati
Demam ditandai dengan peningkatan suhu tubuh dan dapat disertai meriang, menggigil, atau sakit kepala.
Cek suhu tubuh anak demam dengan termometer.

Pengertian Demam

Demam adalah suhu tubuh yang tinggi, yaitu lebih dari 38°C. Demam menandakan ada sesuatu yang tidak tepat terjadi di dalam tubuh si penderita. Untuk orang dewasa, demam menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi biasanya tidak mengkhawatirkan kecuali suhu tubuh melebihi 39°C atau bahkan lebih tinggi. Demam biasanya akan hilang dalam beberapa hari.  Beberapa obat-obatan demam yang dijual secara bebas dapat menurunkan demam, tetapi terkadang lebih baik untuk tidak mengobati demam karena demam menandakan bahwa sistem kekebalan dalam tubuh sedang berfungsi untuk melawan infeksi di dalam tubuh.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Seseorang dikatakan mengalami demam apabila suhu tubuh meningkat diatas rata-rata suhu normal orang tersebut. Suhu tubuh normal bagi kebanyakan orang berada di 36.5°C, namun cukup normal apabila seseorang memiliki suhu yang sedikit lebih tinggi atau lebih rendah.

Gejala yang akan dialami ketika seseorang demam:

  • Berkeringat
  • Meriang dan menggigil
  • Sakit kepala
  • Sakit pada otot
  • Kehilangan nafsu makan
  • Iritasi
  • Dehidrasi
  • Badan terasa lemah

Anak-anak berusia 6 bulan sampai 5 tahun mungkin bisa mengalami kejang apabila demam. Anak yang pernah kejang mempunyai kemungkinan akan terkena kejang lagi dalam 12 bulan kedepannya.

Penyebab

Ada suatu bagian otak yang disebut hipotalamus, yang berfungsi sebagai regulator temperatur tubuh. Demam terjadi ketika hipotalamus tersebut meningkatkan suhu tubuh dari yang biasa. Ketika hal ini terjadi, penderita mungkin akan merasa kedinginan, atau penderita juga akan menggigil untuk membantu menghangatkan tubuh. Suhu tubuh normal dapat berbeda-beda, bisa lebih rendah saat pagi hari dan lebih tinggi saat siang dan malam hari. Meskipun begitu, suhu tubuh normal rata-rata berada di angka 36.1 – 37.2°C.

Kenaikan suhu tubuh dapat disebabkan oleh:

  • Virus
  • Infeksi bakteri
  • Kelelahan
  • Radang sendi
  • Tumor ganas
  • Pengobatan seperti antibiotik dan obat-obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi
  • Imunisasi seperti difteri, tetanus dan pertusis acellular (DtaP) atau vaksin pneumokokus

Terkadang penyebab demam tidak dapat diidentifikasi. Jika seseorang mengalami demam selama lebih dari 3 minggu, dan dokter tidak dapat menemukan penyebab demam setelah melakukan diagnosis, maka dokter akan mendiagnosis sebagai demam tanpa sebab yang jelas.

Diagnosis

Dalam kasus demam, dokter dapat melakukan hal sebagai berikut:

  • Bertanya mengenai gejala dan sejarah medis
  • Melakukan pemeriksaan fisik
  • Melakukan tes tertentu, seperti tes darah atau X-ray dada sesuai kebutuhan, berdasarkan sejarah medis danhasil pemeriksaan fisik

Cara mengecek demam pada anak

Untuk memeriksa suhu tubuh pada anak, beberapa alat yang dapat digunakan yaitu termometer mulut, termometer telinga, termometer bokong dan termometer dahi. Tetapi untuk hasil yang lebih akurat dapat menggunakan termometer mulut atau termometer ketiak. Berikut adalah cara pemakaian termometer:

  • Letakkan termometer di bawah ketiak dan tahan
  • Tunggu selama 5 menit. Temperatur yang diambil di ketiak akan lebih rendah daripada temperatur mulut.
  • Jika menghubungi dokter, sampaikan angka yang tertera pada termometer dan di daerah tubuh mana temperatur tersebut diambil.

Demam pada Bayi

Demam tanpa penyebab yang jelas pada bayi dan anak kecil lebih mengkhawatirkan daripada demam pada orang dewasa. Langsung hubungi dokter apabila anak:

  • Kurang dari 3 bulan dan memiliki suhu tubuh 38°C atau lebih
  • Berumur 3-6 bulan, memiliki suhu tubuh di atas 38.5°C, lebih rewel daripada biasa, lemas atau temperatur tubuh yang di atas 39°C
  • Berumur 6-24 bulan dan memiliki temperatur di atas 39°C yang bertahan lebih dari 1 hari dan tanpa gejala lain. Jika anak menunjukkan gejala atau tanda lain seperti batuk, pilek atau diare, anda mungkin perlu menghubungi dokter lebih awal.

Waspada dan hubungi dokter jika pada anak demam terjadi kondisi seperti:

  • Lesu, tidak nyaman dan muntah
  • Demam yang bertahan selama lebih dari 3 hari
  • Tidak melakukan kontak mata
  • Disertai kejang
  • Panas dingin (perubahan suhu tubuh secara berkala)

Pada orang dewasa, hubungi dokter apabila suhu tubuh mencapai 39.5°C dan hubungi dokter apabila ada gejala:

  • Sakit kepala
  • Muncul ruam yang tidak biasa terutama jika ruam yang muncul memburuk
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Leher yang kaku dan sakit ketika menggerakkan kepala
  • Mengalami kebingungan
  • Muntah
  • Kesulitan bernapas atau dada sakit
  • Sakit pada daerah perut atau sakit ketika kencing
  • Mengalami kejang

Pencegahan

  • Sering mencuci tangan dan mengajarkan anak hal yang sama, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet atau tempat keramaian, berada di dekat orang yang sakit, setelah menyentuh binatang atau menggunakan transportasi umum
  • Mengajarkan anak bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar
  • Membawa pembersih tangan seperti alkohol
  • Hindari menyentuh hidung, mulut atau mata, karena virus atau bakteri dapat memasuki tubuh dan menyebabkan infeksi
  • Menutup mulut saat batuk dan menutup hidung saat bersin
  • Hindari menggunakan gelas, botol minum dan peralatan yang telah digunakan orang lain

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Demam sendiri tidak perlu terlalu dikhawatirkan dan tidak selalu memerlukan konsultasi dengan dokter. Tetapi ada beberapa keadaan ketika harus segera mencari nasihat medis untuk bayi, anak dan orang dewasa.

Bayi

  • Lebih kecil dari 3 bulan dan memiliki suhu tinggi
  • Diantara umur 3-6 bulan, dan memiliki suhu 38.9°C
  • Diantara umur 6-24 bulan yang memiliki suhu tinggi dan tidak turun selama 1 hari, tetapi tidak menunjukkan gejala lain

Anak

  • Merasa tidak nyaman, muntah berulang, sakit kepada parah atau sakit perut, dengan gejala lain yang menyebabkan ketidaknyamanan
  • Demam yang bertahan lebih dari 3 hari
  • Kelihatan lesu dan tidak dapat melakukan kontak mata

Dewasa

  • Sakit kepala
  • Ruam kulit yang tidak biasa, terutama jika semakin parah
  • Sensitif dengan cahaya
  • Leher yang terasa kaku dan sakit ketika digerakkan
  • Bingung
  • Muntah
  • Kesulitan bernapas atau sakit dada
  • Sakit perut atau sakit ketika buang air kecil
  • Konvulsi atau kejang

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

  • Waspada terhadap larangan sebelum pemeriksaan
  • Tuliskan gejala yang dialami, termasuk yang tidak berkaitan dengan tujuan pemeriksaan
  • Tuliskan informasi personal
  • Tuliskan obat, vitamin dan suplemen yang dikonsumsi
  • Tuliskan pertanyaan yang akan diajukan

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

  • Apakah anda atau anak anda pernah berada di sekitar orang yang sakit?
  • Apakah anda atau anak anda pernah menjalani operasi baru baru ini?
  • Apakah anda atau anak anda baru bepergian keluar kota?
  • Apakah ada yang meringankan gejala yang terjadi?
  • Apakah ada yang memperburuk gejala yang terjadi?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759
diakses pada 6 November 2018.

Back to Top