Infeksi

Infeksi Virus Coxsackie

21 Jul 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Infeksi Virus Coxsackie
Infeksi virus coxsackie biasanya bisa sembuh sendiri
Coxsackie adalah salah satu virus dari keluarga enterovirus (jenis virus yang juga serupa dengan virus polio dan virus hepatitis A) yang hidup di saluran pencernaan manusia. Virus ini dapat menular melalui telapak tangan yang tidak dicuci dan permukaan yang terkontaminasi oleh kotoran (feses).Virus coxsackie juga bisa hidup di tempat tersebut selama beberapa hari. Dalam kebanyakan kasus, infeksi virus coxsackie menyebabkan gejala seperti flu ringan dan hilang tanpa pengobatan. Tetapi dalam beberapa kasus, virus dapat menyebabkan infeksi yang lebih serius. 

Jenis virus coxsackie

Infeksi virus coxsackie biasanya rentan dialami oleh bayi yang baru lahir dan anak-anak. Virus coxsackie dibedakan menjadi dua tipe, yaitu virus tipe A dan tipe B. Berikut penjelasannya. 
  • Virus tipe A

Virus tipe A menyebabkan herpangina (luka di tenggorokan) dan penyakit tangan, kaki, dan mulut. Kondisi ini umum terjadi pada anak-anak. Anak-anak akan mendapatkan lepuh yang menyakitkan di mulut mereka, dan luka kecil yang lembut di telapak tangan dan kaki.Gejala ini bisa hilang dengan sendirinya, tetapi dapat menyebabkan komplikasi jika anak tidak dapat minum atau makan karena rasa sakit.
  • Virus tipe B

Virus tipe B menyebabkan wabah demam dan kejang otot perut dan dada (pleurodynia). 
Infeksi Virus Coxsackie
Dokter spesialis Anak
GejalaSakit kepala, nyeri sendi,  luka lepuh telapak tangan dan kaki
Faktor risikoKontak dengan penderita penyakit tangan, kaki, dan mulut
Metode diagnosisPemeriksaan fisik
PengobatanObat-obatan, cukupi kebutuhan cairan
ObatObat-obatan, cukupi kebutuhan cairan
KomplikasiMeningitis, ensefalitis, miokarditis
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala infeksi virus coxsackie
Secara umum, gejala infeksi virus coxsackie meliputi:
  • Demam
  • Ruam
  • Sakit Tenggorokan
  • Nyeri Sendi
  • Sakit Kepala
  • Luka lepuh telapak tangan, telapak kaki, dan mulut
 
Penyebab utama coxsackie adalah coxsackievirus A16, xoxsackievirus A6 dan Enterovirus 71 (EV-A71). Masa inkubasi virus ini cukup singkat, yaitu sekitar 1-5 hari. 

Faktor risiko infeksi virus coxsackie

Beberapa faktor risiko coxsackie meliputi:
  • Kontak dengan penderita penyakit tangan, kaki, dan mulut
  • Tinggal di pedesaan
  • Untuk bayi yang baru lahir, penyakit ini biasanya rentan dialami jika ibu telah terinfeksi virus
 
Diagnosis infeksi virus coxsackie dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik. Secara klinis, lepuh yang menyakitkan pada tangan, kaki, dan mulut yang disertai dengan demam dapat menunjukkan bahwa anak menderita coxackie. 
Cara mengobati infeksi virus coxsackie umumnya akan tergantung dari tipe infeksi dan gejala yang diderita. Karena antibiotik tidak dapat digunakan untuk menghilangkan bakteri, maka antibiotik tidak dapat digunakan untuk mengobati coxsackie.Untuk itu, dokter biasanya akan memberikan acetaminophen atau ibuprofen untuk meredakan nyeri. Kebanyakan anak-anak dengan infeksi virus coxsackie dapat sembuh total setelah beberapa hari tanpa memerlukan perawatan medis.Untuk anak yang menderita demam tanpa gejala lain, biasanya harus beristirahat di tempat tidur atau bermain dengan tenang di dalam ruangan dan minum air putih untuk mencegah dehidrasi. 

Komplikasi infeksi virus coxsackie

Jika tidak ditangani dengan optimal, dapat menyebabkan komplikasi coxsackie: 
Cara mencegah infeksi virus coxsackie yang bisa dilakukan meliputi:
  • Menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan
  • Rutin membersihkan mainan anak
 
Periksakan kondisi anak ke dokter jika mengalami gejala infeksi virus coxsackie. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait coxsackie?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis coxsackie agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/coxsackie.html
Diakses pada 9 Oktober 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/coxsackievirus/expert-answers/faq-20058531
Diakses pada 9 Oktober 2018
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/coxsackie-virus
Diakses pada 9 Oktober 2018
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/coxsackie_virus/article.htm#is_it_possible_to_prevent_coxsackievirus_infections
Diakses pada 21 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email