Penyakit Lainnya

Cegukan

21 Jul 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Cegukan
Cegukan atau singultus adalah kontraksi yang tidak disengaja pada diafragma
Cegukan adalah kontraksi diafragma yang tidak disengaja. Diafragma adalah otot yang memisahkan dada dari perut dan memainkan peran penting dalam pernapasan. Setiap kontraksi yang terjadi menyebabkan pita suara menutup dan menghasilkan suara "hik" yang khas.Cegukan biasanya dapat terjadi akibat mengonsumsi makanan dalam porsi besar, mengonsumsi minuman beralkohol atau berkarbonasi, dan ketika Anda merasakan kegembiraan yang tiba-tiba. Dalam beberapa kasus cegukan juga bisa menjadi tanda dari adanya masalah kesehatan yang mungkin Anda derita.Bagi kebanyakan orang, cegukan biasanya hanya berlangsung beberapa menit. Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, cegukan dapat bertahan selama berbulan-bulan. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan berat badan dan kelelahan.Untuk menghilangkan cegukan, Anda biasanya dapat melakukan perawatan mudah di rumah. Karena biasanya cegukan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, bila cegukan terus-menerus selama lebih dari 3 jam. Ada baiknya Anda segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 
Cegukan
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaUdara tanpa sadar tersedot ke tenggorokan, mengeluarkan suara ‘hik’
Faktor risikoPria, menerima anestesi umum saat operasi
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, tes darah, endoskopi
PengobatanObat-obatan, manuver Valsava, minum air dingin
ObatBaclofen, klorpromazin, metoklopramid
KomplikasiMenganggu aktivitas saat makan, tidur, dan berbicara
Kapan harus ke dokter?Mengalami cegukan lebih dari 48 jam
Secara umum, gejala cegukan meliputi:
  • Kontraksi atau spasme diafragma yang tajam dan dirasakan tepat di bawah tulang dada.
  • Udara tanpa sadar tersedot ke tenggorokan.
  • Anda mengeluarkan suara “hik”.
Ciri atau gejala lain yang mungkin muncul akibat cegukan bisa berupa rasa sesak di dada, perut, atau tenggorokan. 
Penyebab utama cegukan adalah rangsangan tertentu yang memicu saraf untuk membuat diafragma kejang. Hal ini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, beberapa hal yang biasanya menyebabkan cegukan, yaitu:
  • Makan berlebihan
  • Mengonsumsi makanan pedas
  • Mengonsumsi alkohol
  • Mengonsumsi minuman berkarbonasi, seperti soda
  • Mengonsumsi makanan yang sangat panas atau sangat dingin
  • Perubahan suhu udara secara tiba-tiba
  • Menelan udara saat mengunyah permen karet
  • Kegembiraan atau stres emosional
  • Aerophagia (menelan terlalu banyak udara
Cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat dikelompokkan ke dalam kategori berikut:

Kerusakan atau iritasi saraf

Penyebab cegukan jangka panjang adalah kerusakan atau iritasi pada saraf vagus atau saraf frenikus, yang melayani otot diafragma. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kerusakan atau iritasi pada saraf ini meliputi:
  • Rambut di telinga Anda menyentuh gendang telinga
  • Tumor, kista, atau gondok di leher
  • Refluks gastroesofageal
  • Sakit tenggorokan atau laringitis
Gangguan sistem saraf pusatTumor atau infeksi pada sistem saraf pusat atau kerusakan pada sistem saraf pusat akibat trauma dapat mengganggu kontrol normal tubuh terhadap refleks cegukan, misalnya:
Selain itu, cegukan jangka panjang, juga bisa disebabkan beberapa hal berikut ini:
  • Penggunaan tembakau atau rokok
  • Mengonsumsi obat tertentu, misalnya barbiturat, steroid, dan obat penenang
  • Diabetes
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Gagal ginjal
  • Malformasi arteriovenosa (suatu kondisi di mana arteri dan vena terjerat di otak)
  • Pengobatan kanker dan kemoterapi
  • Penyakit Parkinson (penyakit otak degeneratif)
 

Faktor risiko cegukan

Beberapa faktor risiko cegukan meliputi:
  • Pria
  • Mengalami respons mental atau emosional yang intens, mulai dari kecemasan hingga kegembiraan
  • Menerima anestesi umum saat operasi
  • Menjalani operasi, terutama operasi perut
 
Diagnosis cegukan dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik, tes darah, tes pencitraan, dan tes endoskopi. Berikut penjelasannya.

Pemeriksaan fisik

Selama pemeriksaan fisik, dokter Anda mungkin melakukan pemeriksaan neurologis untuk memeriksa:
  • Keseimbangan dan koordinasi
  • Kekuatan dan nada otot
  • Refleks
  • Penglihatan dan indera peraba
Jika dokter mencurigai ada suatu kondisi medis yang mendasari cegukan, dokter akan menyarankan Anda melakukan salah satu atau beberapa tes berikut ini:

Tes darah

Tes darah dilakukan untuk mengetahui kemungkinan Anda menderita kondisi berikut ini:
  • Diabetes
  • Infeksi
  • Penyakit ginjal

Tes pencitraan

Tes pencitraan dapat dilakukan untuk mendeteksi kelainan anatomi yang mungkin memengaruhi saraf vagus, saraf frenikus, atau diafragma. Beberapa tes pencitraan yang biasanya disarankan dokter, yaitu:

Tes endoskopi

Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan tabung tipis dan fleksibel yang berisi kamera kecil, yang diturunkan ke tenggorokan Anda untuk memeriksa masalah di kerongkongan atau tenggorokan. 
Cara mengobati cegukan umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Namun, biasanya cara menghilangkan cegukan bisa dilakukan sendiri di rumah.Beberapa pilihan cara menghilangkan cegukan yang biasanya disarankan dokter, yaitu:

Perawatan di rumah

  • Bernapaslah ke dalam kantong kertas.
  • Makan satu sendok teh gula pasir.
  • Tarik napas dan tahan napas
  • Minum segelas air dingin.
  • Tarik lidah Anda
  • Cobalah untuk sengaja megap-megap atau bersendawa.
  • Bawa lutut ke dada dan pertahankan posisi ini.
  • Cobalah manuver Valsava dengan tutup Caranya dengan menutup mulut dan hidung dan menghembuskan napas secara paksa.
  • Rileks dan bernapaslah dengan perlahan dan terkendali.

 Obat-obatan

Obat-obatan dapat digunakan jika cegukan berlangsung lama. Beberapa obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengobati cegukan jangka panjang meliputi:
Pembedahan dan prosedur lainnyaJika cara di atas tidak efektif untuk menghilangkan cegukan, dokter mungkin merekomendasikan suntikan anestesi untuk memblokir saraf frenik, guna menghentikan cegukan.Pilihan lain adalah dengan operasi implan perangkat yang dioperasikan dengan baterai untuk memberikan stimulasi listrik ringan ke saraf vagus Anda. Prosedur ini paling sering digunakan untuk mengobati epilepsi, tetapi juga membantu mengendalikan cegukan yang persisten. 

Komplikasi cegukan

Jika tidak ditangani dengan optimal, dapat menyebabkan komplikasi cegukan:
  • Menganggu aktivitas saat makan, tidur, dan berbicara
  • Mengganggu penyembuhan luka pasca operasi
Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, komplikasi juga bisa menyebabkan aritmia dan GERD. 
Langkah pencegahan cegukan tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pasti.Namun Anda bisa mengurangi risiko kondisi ini dengan cara:
  • Hindari makan atau minum terlalu banyak
  • Hindari makan terlalu cepat
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:
  • Cegukan berlangsung selama lebih dari 48 jam atau dua hari
  • Cegukan menyebabkan Anda kesulitan untuk bernapas, makan, dan tidur
 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait cegukan?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis cegukan agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hiccups/symptoms-causes/syc-20352613
Diakses pada 21 Juli 2021
Better health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/ConditionsAndTreatments/hiccups
Diakses pada 21 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/hiccups
Diakses pada 21 Juli 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/hiccups/article.htm
Diakses pada 21 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email