Penyakit Lainnya

Carpal Tunnel Syndrome (Sindrom Karpal)

14 Jul 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Carpal Tunnel Syndrome (Sindrom Karpal)
Carpal tunnel syndrome ditandai tangan lemas dan rasa sakit di pergelangan tangan
Carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika terdapat tekanan pada saraf median. Kondisi ini menyebabkan tangan di dekat ibu jari mati rasa, lemah, dan terjadi sensasi kesemutan.Saraf median terletak di lorong karpal. Lorong karpal adalah lorong sempit yang dikelilingi oleh tulang dan ligamen di sisi telapak tangan. Saraf median berfungsi memberikan sensasi (kemampuan untuk merasakan) pada ibu jari, jari telunjuk, jari panjang, dan bagian dari jari manis. Saraf median juga memasok impuls dari otot ke ibu jari.Carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) atau yang biasa disebut dengan sindrom lorong karpal dapat terjadi pada salah satu atau kedua tangan. Jika mengalami gejala sindrom lorong karpal ada baiknya Anda segera periksakan diri ke dokter.Perawatan yang tepat dari dokter bisa bermanfaat mengurangi kesemutan dan mati rasa serta mengembalikan fungsi pergelangan tangan. 
Carpal Tunnel Syndrome (Sindrom Karpal)
Dokter spesialis Saraf
GejalaMati rasa, kesemutan, dan nyeri di ibu jari dan tiga jari pertama
Faktor risikoWanita, posisi tangan yang kurang baik saat menggunakan mouse
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, rontgen
PengobatanObat-obatan, berhenti merokok, kompresi intermiten
ObatOAINS, kortikosteroid
KomplikasiAtrofi otot, kelemahan otot permanen
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala  carpal tunnel syndrome
Secara umum, gejala carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) meliputi:
  • Mati rasa, kesemutan, dan nyeri di ibu jari dan tiga jari pertama tangan
  • Rasa sakit dan terbakar yang menjalar ke lengan
  • Nyeri pergelangan tangan di malam hari yang mengganggu tidur
  • Kelemahan pada otot-otot tangan, sehingga mudah menjatuhkan barang-barang
 
Penyebab utama carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) adalah tekanan pada saraf median. Apa pun yang menekan atau mengiritasi saraf median di ruang lorong karpal dapat menyebabkan sindrom terowongan karpal.Fraktur pergelangan tangan dapat mempersempit lorong karpal dan mengiritasi saraf, sehingga menyebabkan carpal tunnel syndrome. Selain itu pembengkakan dan peradangan yang disebabkan oleh rheumatoid arthritis juga dapat menyebabkan carpal tunnel syndrome. 

Faktor risiko carpal tunnel syndrome (sindrom karpal)

Beberapa faktor risiko carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) meliputi:
  • Wanita
  • Diabetes
  • Mengonsumsi obat-obatan. Seperti anastrozole dan obat yang digunakan untuk mengobati kanker payudara
  • Obesitas
  • Retensi cairan akibat kehamilan dan menopause
  • Gagal ginjal
  • Limfedema
  • Menggunakan tangan untuk memegang mouse saat bekerja, dengan posisi yang kurang baik.
 
Diagnosis carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) dilakukan dengan cara tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan tambahan. Berikut penjelasannya.
  • Tanya jawab
Hal pertama yang dilakukan dokter adalah meninjau gejala Anda. Gejala carpal tunnel syndrome biasanya terjadi saat memegang telepon, koran, atau mencengkeram setir.Gejala penyakit ini juga cenderung terjadi di malam hari dan mungkin membuat Anda terbangun malam hari, atau mungkin membuat tangan mati rasa saat bangun di pagi hari.
  • Pemeriksaan fisik

Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dengan menguji perasaan di jari-jari dan kekuatan otot-otot di tangan. Selain itu dokter juga akan menekuk pergelangan tangan, mengetuk saraf, atau sekadar menekan saraf yang dapat memicu gejala pada banyak orang.
  • Rontgen

Dokter biasanya merekomendasikan rontgen pergelangan tangan yang terkena untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain dari nyeri pergelangan tangan, seperti radang sendi atau patah tulang. Namun, rontgen tidak membantu dalam membuat diagnosis sindrom terowongan karpal.
  • Elektromiografi

Untuk membantu diagnosis carpal tunnel syndrome, dokter akan menyarankan elektromiografi. Tes ini berguna untuk mengukur pelepasan listrik kecil yang dihasilkan di otot.Selama tes ini, dokter Anda memasukkan elektroda jarum tipis ke otot tertentu untuk mengevaluasi aktivitas listrik saat otot berkontraksi dan beristirahat. Elektromiografi dapat mengidentifikasi kerusakan pada otot yang dikendalikan oleh saraf median, dan juga dapat menyingkirkan kemungkinan lain.
  • Studi konduksi saraf

Studi konduksi saraf dapat digunakan untuk mengukur kecepatan konduksi impuls saraf. Jika impuls saraf lebih lambat dari kondisi normal ketika saraf berjalan ke dalam telapak tangan, maka kemungkinan pasien menderita sindrom terowongan karpal. 
Cara mengobati carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa pilihan cara mengobati carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) yang disarankan dokter, yaitu:

Perawatan tanpa bedah

Carpal tunnel syndrome terkadang membaik dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Namun, Anda juga bisa melakukan beberapa perawatan tanpa bedah untuk mengobatinya, yaitu:
  • Belat pergelangan tangan atau wrist splinting

Belat yang menahan pergelangan tangan yang digunakan saat Anda tidur dapat membantu meredakan gejala kesemutan dan mati rasa di malam hari. Meskipun Anda hanya memakai belat di malam hari, belat juga dapat membantu mencegah gejala siang hari.
  • Konsumsi obat anti inflamasi nonsteroid (OAINS)

Obat NSAID, seperti ibuprofen dapat berguna untuk membantu meredakan nyeri akibat sindrom terowongan karpal dalam jangka pendek.
  • Kortikosteroid

Dokter Anda mungkin akan menyuntikkan cairan kortikosteroid untuk menghilangkan rasa sakit akibat carpal tunnel syndrome.

Operasi

Operasi perlu dilakukan jika gejala yang diderita dalam kondisi berat atau tidak merespons pengobatan lainnya. Tujuan dari operasi terowongan karpal adalah untuk mengurangi tekanan dengan memotong ligamen yang menekan saraf median. Operasi dapat dilakukan dengan dua teknik berbeda, yaitu:
  • Bedah endoskopi

Operasi memang kadang diperlukan untuk mengobati carpal tunnel syndrome. Salah satunya adalah bedah endoskopi.Pada prosedur ini, dokter bedah menggunakan perangkat seperti teleskop dengan kamera kecil yang terpasang padanya (endoskop) untuk melihat ke dalam terowongan karpal Anda.Dokter bedah kemudian akan memotong ligamen melalui satu atau dua sayatan kecil di tangan atau pergelangan tangan Anda.
  • Operasi terbuka

Dokter bedah akan membuat sayatan di telapak tangan Anda di atas terowongan karpal dan memotong ligamen untuk membebaskan saraf. 

Komplikasi carpal tunnel syndrome (sindrom karpal)

Jika tidak ditangani dengan optimal, dapat menyebabkan komplikasi carpal tunnel syndrome (sindrom karpal):
  • Atrofi otot
  • Kelemahan otot-otot di pangkal ibu jari di telapak tangan permanen
 
Cara mencegah carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) yang bisa dilakukan meliputi:
  • Melakukan latihan peregangan di tengah-tengah aktivitas. Misalnya dengan melakukan gerakan tangan dan tekuk pergelangan tangan dengan lembut
  • Sering beristirahat
  • Memastikan posisi tubuh dan posisi pergelangan tangan benar
  • Menggunakan sarung tangan tanpa jari dapat membantu menjaga tangan tetap hangat dan fleksibel
  • Ganti mouse komputer. Pastikan mouse komputer Anda nyaman dan tidak membuat pergelangan tangan tegang
 
Temui dokter jika:
  • Gejala semakin memburuk atau tidak kunjung hilang
  • Perawatan dirumah tidak efektif
 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait carpal tunnel syndrome (sindrom karpal)?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis carpal tunnel syndrome (sindrom karpal) agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/carpal-tunnel-syndrome/symptoms-causes/syc-20355603
Diakses pada 14 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/carpal-tunnel-syndrome
Diakses pada 14 Juli 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/carpal_tunnel_syndrome/article.htm#what_is_the_treatment_for_carpal_tunnel_syndrome_is_it_possible_to_prevent_carpal_tunnel_syndrome
Diakses pada 14 Juli 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/carpal-tunnel-syndrome/
Diakses pada 14 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email