Bundle branch block (BBB) adalah suatu kondisi ketika terdapat hambatan atau sumbatan sepanjang aliran listrik yang menyuplai jantung agar tetap berdetak. Hambatan atau sumbatan ini terjadi pada aliran yang mengirimkan impuls listrik ke ruang jantung bawah yang disebut ventrikel.

Pada kondisi normal, jantung membutuhkan impuls listrik yang dialirkan ke sepanjang otot jantung untuk bisa berdetak dan memompa darah. Jika terjadi hambatan atau sumbatan pada aliran listrik ini, jantung akan semakin sulit untuk memompa darah ke seluruh tubuh secara efisien.

Terdapat dua jenis bundle branch block, yaitu kanan dan kiri. BBB pada cabang aliran listrik yang menyuplai ventrikel kanan dinamakan BBB kanan. Sedangkan BBB yang terjadi pada cabang aliran listrik yang menyuplai ventrikel kiri dinamakan BBB kiri.

Bundle branch block dapat menjadi tanda bahaya dari penyakit jantung yang lebih serius. Selain itu, orang dengan BBB kiri memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit jantung. Oleh karena itu, kondisi ini perlu ditangani dengan cepat dan tepat.

Bundle branch block sering tidak menimbulkan gejala apapun. Beberapa penderita bahkan tidak menyadari mereka memiliki kondisi ini.

Apabila ada indikasi yang muncul, gejala bundle branch block dapat berupa sensasi akan pingsan (presyncope) dan pingsan (syncope).

Penyebab bundle branch block tergantung pada cabang aliran listrik mana yang mengalami hambatan atau sumbatan.

Bundle branch block kiri

Penyebab dari BBB kiri meliputi:

Bundle branch block kanan

Penyebab dari BBB kanan meliputi:

Beberapa faktor juga dapat meningkatkan risiko terjadinya bundle branch block, yaitu usia tua dan mengidap hipertensi atau penyakit jantung.

Sama seperti penyakit pada umumnya, diagnosis bundle branch block ditentukan oleh dokter berdasarkan proses tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.

Tanya jawab

Pada tahap awal, dokter akan menanyakan seputar keluhan yang Anda rasakan. Apabila pasien pingsan, dokter akan bertanya pada keluarga dan orang terdekat yang menemani pasien ke dokter.

Pemeriksaan fisik

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Misalnya, mengecek detak jantung serta tanda-tanda vital pasien.

Pemeriksaan penunjang

Terdapat beberapa pemeriksaan khusus akan dilakukan dokter untuk menegakkan diagnosis BBB. Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Elektrokardiogram (EKG)

Alat ini akan merekam aliran listrik pada jantung Anda dan dapat mendiagnosis serta mengetahui cabang mana yang terganggu.

  • Echocardiogram (USG Jantung)

Alat ini menggunakan gelombang suara untuk menggambarkan struktur jantung, ketebalan otot jantung, dan kondisi katup jantung. USG jantung dapat membantu dokter dalam mendeteksi gangguan jantung tertentu yang menyebabkan BBB.

Pada kebanyakan kasus, bundle branch block tidak memerlukan penanganan khusus. Akan tetapi, pengobatan mungkin dibutuhkan bagi pasien dengan penyakit jantung lain yang menyebabkan kondisi ini. Beberapa pilihan pengobatan yang bisa dianjurkan meliputi:

  • Alat pacu denyut jantung (pacemaker)

Bagi penderita bundle branch block dengan riwayat pingsan, dokter akan menyarankan penggunaan pacemaker. Alat pacu denyut jantung dapat menghasilkan impuls listrik yang dibutuhkan jantung untuk tetap berdetak.

  • Cardiac resynchronization

Cardiac resynchronization memiliki prinsip yang sama dengan alat pacu denyut jantung, namun kabel yang dihubungkan ke bagian kiri jantung akan ditambahkan. Alat ini akan memperbaiki irama jantung sehingga normal kembali.

Untuk mencegah bundle branch block, diperlukan penanganan bagi penyakit yang mendasarinya. Dengan penanganan yang tepat, tingkat keparahan dan komplikasi lebih lanjut bisa dicegah.

Segera hubungi dokter apabila Anda mengalami pingsan. Pasalnya, kondisi ini bisa saja disebabkan oleh gangguan medis yang serius. Jika Anda mengidap penyakit jantung atau sudah didiagnosis dengan bundle branch block, tanyakan pada dokter mengenai frekuensi kunjungan medis yang perlu Anda jalani.

Untuk berjaga-jaga, Anda juga perlu membawa kartu keterangan medis berisi kondisi bundle branch block yang Anda derita. Anda bisa menaruhnya di dompet atau tas yang selalu Anda bawa ketika bepergian.

Dengan kartu tersebut, dokter segera bisa mengetahui bahwa Anda memiliki BBB sehingga memudahkan dokter dalam kondisi darurat.

Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.

Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:

  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait bundle branch block?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan bisa menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis bundle branch block. Dengan ini, pengobatan bisa diberikan secara tepat.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bundle-branch-block/symptoms-causes/syc-20370514
Diakses pada 26 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/left-bundle-branch-block
Diakses pada 26 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/right-bundle-branch-block
Diakses pada 26 Desember 2019

Texas Heart Institute. https://www.texasheart.org/heart-health/heart-information-center/topics/bundle-branch-block/
Diakses pada 26 Desember 2019

Artikel Terkait