Penyakit Lainnya

Buerger Disease

14 Jul 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Buerger Disease
Buerger disease dapat berujung pada penyumbatan aliran darah hingga kerusakan jaringan
Penyakit buerger atau buerger disease adalah penyakit langka yang ditandai dengan peradangan pembuluh darah kecil dan menengah. Peradangan ini bisa terjadi di bagian tubuh manapun.Namun, penyakit ini biasanya terjadi pada arteri di kaki dan tangan. Penyakit ini juga bisa melebar ke lengan dan bagian kaki yang lebih luas.Buerger disease atau yang biasa dikenal dengan tromboangiitis obliterans bisa menyebabkan rasa sakit dan kerusakan jaringan tubuh. Pada beberapa kasus, kondisi ini bisa memicu amputasi pada beberapa bagian tubuh.Oleh karena itu, bila mengalami gejala ini ada baiknya segera periksakan ke dokter agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat. Penyakit ini rentan dialami oleh perokok berat, khususnya yang berusia 20-45 tahun. 
Buerger Disease
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaKaki atau tangan mati rasa, nyeri, berwarna biru
Faktor risikoMerokok, pria, usia kurang dari 45 tahun
Metode diagnosisTanya jawab, tes darah, tes allen
PengobatanObat-obatan, berhenti merokok, kompresi intermiten
ObatObat untuk melebarkan pembuluh darah
KomplikasiGangrene, amputasi
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala buerger disease
Secara umum, gejala buerger disease meliputi:
  • Nyeri di bagian kaki dan lengan yang terjadi secara hilang timbul
  • Terjadi peradangan di pembuluh darah vena tepat di bawah permukaan kulit berbentuk gumpalan
  • Perubahan warna kulit di jari-jari saat kedinginan
  • Luka terbuka di jari tangan dan kaki
  • Kesemutan atau mati rasa di tangan atau kaki
  • Tangan atau kaki pucat, kemerahan atau berwarna biru
 
Sampai sekarang, penyebab buerger disease belum diketahui. Namun beberapa faktor diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalaminya.Faktor-faktor risiko buerger disease tersebut meliputi:
  • Perokok
  • Pria
  • Usia kurang dari 45 tahun
 
Diagnosis buerger disease dilakukan dengan tanya jawab, tes darah, tes allen, dan angiogram. Berikut penjelasannya.
  • Tanya jawab

Hal pertama yang biasanya dilakukan dokter adalah bertanya mengenai gejala yang Anda rasakan.
  • Tes darah

Tes darah dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang memiliki tanda dan gejala serupa. Misalnya, tes darah dapat membantu menyingkirkan penyakit autoimun seperti skleroderma atau lupus, gangguan pembekuan darah, dan diabetes.
  • Tes Allen

Dokter juga mungkin akan melakukan tes sederhana yang disebut tes Allen untuk memeriksa aliran darah melalui arteri yang membawa darah ke tangan. Dalam tes Allen, Anda akan mengepalkan tangan sehingga memaksa darah keluar dari tangan.Setelah itu dokter akan menekan arteri di setiap sisi pergelangan tangan untuk memperlambat aliran darah kembali ke tangan, sehingga membuat tangan Anda kehilangan warna normalnya.Selanjutnya, Anda membuka tangan dan dokter melepaskan tekanan pada satu arteri, lalu yang lain. Seberapa cepat warna kembali ke tangan Anda dapat memberikan indikasi umum tentang kesehatan arteri Anda.Aliran darah yang lambat ke tangan mungkin mengindikasikan Anda menderita penyakit buerger.
  • Angiogram

Angiogram membantu untuk melihat kondisi arteri Anda. Angiogram dapat dilakukan secara non-invasif dengan menggunakan CT scan atau MRI. 
Cara mengobati buerger disease umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa pilihan cara mengobati buerger disease yang biasanya disarankan dokter, yaitu:
  • Berhenti merokok
  • Obat untuk melebarkan pembuluh darah, meningkatkan aliran darah atau melarutkan bekuan darah
  • Kompresi intermiten pada lengan dan kaki untuk meningkatkan aliran darah ke ekstremitas Anda
  • Stimulasi sumsum tulang belakang
  • Amputasi, jika terjadi infeksi atau gangrene
Selain itu, Anda juga bisa melakukan perawatan di rumah dengan melakukan beberapa cara di bawah ini:
  • Rajin olahraga

Melakukan olahraga secara teratur dapat bermanfaat untuk membantu meringankan beberapa rasa sakit akibat penyakit buerger. Cobalah untuk melakukan setidaknya 30 menit aktivitas aerobik sedang, seperti berjalan kaki atau bersepeda.
  • Rawat kulit

Rawat jari tangan dan kaki Anda jika menderita penyakit buerger. Periksa kulit di lengan dan kaki Anda setiap hari untuk luka dan goresan. Jaga agar jari tangan dan kaki Anda dan jangan sampai terkena dingin.
  • Cegah infeksi

Luka kecil dan goresan dapat dengan mudah berubah menjadi infeksi serius dan memperparah penyakit buerger. Oleh karena itu, setiap ada luka bersihkan dengan sabun dan air, oleskan salep antibiotik, dan tutupi dengan perban bersih.Awasi setiap luka atau goresan untuk memastikannya sembuh. Jika memburuk atau proses penyembuhan berlangsung lama, segera periksakan diri ke dokter.
  • Lakukan perawatan gusi

Kunjungi dokter gigi secara teratur untuk menjaga kesehatan gusi dan gigi, guna menghindari penyakit gusi, yang merupakan bentuk kronis dari penyakit buerger.
  • Hindari asap rokok

Selain tidak merokok, penting untuk menghindari asap rokok. 

Komplikasi buerger disease

Jika tidak ditangani dengan optimal, buerger disease dapat menyebabkan komplikasi berupa:
  • Gangrene atau kulit dan jaringan mati pada ujung jari tangan dan kaki
  • Amputasi
 
Karena penyebabnya belum diketahui, cara mencegah buerger disease juga belum tersedia. Namun Anda bisa menurunkan risikonya dengan berhenti merokok. 
Jika Anda memiliki gejala buerger disease atau memmiliki kekhawatiran, konsultasikanlah dengan dokter. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait buerger disease?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis buerger disease agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/thromboangiitis-obliterans
Diakses pada 23 November 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/buergers-disease/symptoms-causes/syc-20350658
Diakses pada 23 November 2018
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000172.htm
Diakses pada 23 November 2018
CDC. https://www.cdc.gov/tobacco/campaign/tips/diseases/buergers-disease.html
Diakses pada 14 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email