Pernapasan

Bronkiektasis

Diterbitkan: 16 Aug 2019 | Aby RachmanDitinjau oleh dr. Miranda Rachellina
image Bronkiektasis
Pelebaran dan penebalan pada bronkus dapat mengakibatkan penyumbatan saluran napas.
Bronkiektasis merupakan keadaan di mana bronkus (saluran napas yang merupakan cabang dari tenggorok/trakea) melebar, menebal, dan rusak secara permanen. Kerusakan pada saluran napas dapat menyebabkan penumpukan bakteri dan lendir yang dapat mengakibatkan infeksi serta penyumbatan saluran napas.
Bronkiektasis
Dokter spesialis THT
Tanda dan gejala yang ditimbulkan biasanya muncul secara bertahap dan berlangsung pada beberapa bulan atau tahun. Batuk yang berlangsung lama merupakan gejala utama penyakit ini. Tanda dan gejala lainnya adalah:
  • Batuk darah
  • Mudah merasa lelah
  • Tampak pucat
  • Sesak napas
  • Menurunnya berat badan tanpa sebab
  • Demam di malam hari
  • Napas yang berbunyi (wheezing)
  • Nyeri dada
Bronkiektasis disebabkan adanya kerusakan saluran napas dalam paru paru (bronkus) yang biasanya diakibatkan oleh infeksi atau peradangan kronis (menahun) yang sering kambuh, misalnya pada reaksi alergi di paru-paru. Bronkiektasis juga disebabkan oleh fibrosis kistik (cystic fibrosis), yaitu penyakit genetik yang menyebabkan pengentalan lendir dalam tubuh termasuk dalam saluran napas, penyakit autoimun seperti artritis reumatoid, serta leukemia.
Biasanya dokter akan mendengarkan paru-paru untuk memastikan apakah ada suara atau bunyi abnormal yang menandakan adanya penyumbatan pada saluran napas. Adapun tes lain yang dapat direkomendasikan, yaitu:
  • Pemeriksaan dahak (sputum) untuk memastikan apakah lendir mengandung mikroorganisme seperti virus, jamur, atau bakteri
  • X-ray (rontgen) dada atau CT scan untuk mengetahui kondisi paru-paru Anda secara jelas
  • Tes fungsi paru untuk mengetahui kadar udara yang mengalir ke paru-paru
  • Tes tuberkulin kulit turunan protein murni (PPD) untuk memeriksa tuberkulosis
Pengobatan bertujuan untuk mengontrol infeksi dan dahak serta menghilangkan penyumbatan pada saluran pernapasan. Hal ini juga berfungsi untuk mencegah gejala semakin memburuk. Pengobatan dengan drainase harian yang berfungsi untuk menghilangkan dahak melalui fisioterapi pernapasan dapat disarankan untuk mengobati penyakit ini. Adapun obat yang dapat direkomendasikan oleh dokter, yaitu:
  • Obat antibiotik yang berfungsi mengobati infeksi
  • Bronkodilator untuk membuka saluran udara
  • Ekspektoran membantu mengencerkan dan mengeluarkan dahak
  • Pembedahan untuk mengangkat (reseksi) paru mungkin diperlukan jika obat tidak berfungsi dan penyakitnya ada di area kecil, atau jika terdapat banyak pendarahan di paru-paru.
Usaha yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan mengobati penyebabnya, yaitu infeksi paru-paru, dan melakukan vaksin untuk mengurangi beberapa infeksi lainnya. Selain itu, usahakan untuk tidak merokok dan mengurangi paparan polusi.
Apabila Anda mengalami beberapa hal di bawah ini, segera berkonsultasi dengan dokter.
  • Terasa nyeri pada dada
  • Batuk darah
  • Mengalami infeksi saluran napas berulang yang sulit sembuh
  • Sesak napas
Healthline. https://www.healthline.com/health/bronchiectasis
Diakses pada 19 Desember 2018.
MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/000144.htm
Diakses pada 19 Desember 2018.
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/bronchiectasis/
Diakses pada 19 Desember 2018.
Webmd. https://www.webmd.com/lung/what-is-bronchiectasis#1
Diakses pada 19 Desember 2018.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Apakah Asma Menular? Ini Penjelasannya

Apakah asma menular? Pertanyaan ini menjadi kekhawatiran sebagian orang. Namun ternyata, asma tidaklah menular. Namun, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu.
22 Oct 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Apakah asma menular menjadi kekhawatiran sebagian orang

Memahami Proses Respirasi dan Berbagai Penyakit yang Mengancamnya

Sistem respirasi manusia terdiri dari serangkaian proses rumit yang berperan penting bagi kehidupan sehari-hari. Banyak penyakit yang dapat mengganggu proses respirasi, mulai dari asma hingga COVID-19.
06 May 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Proses respirasi manusia melibatkan banyak proses rumit

Povidone Iodine (PVPI) Benarkah Efektif Bunuh Virus Corona?

Povidone Iodine merupakan salah satu zat dalam obat kumur. Zat ini diketahui mampu menurunkan jumlah virus SARS-Cov-2 di tenggorokan dan rongga mulut.Baca selengkapnya
Povidone iodine diketahui efektif mematikan virus penyebab corona