Bronkiektasis

Ditulis oleh Aby Rachman
Ditinjau dr. Miranda Rachellina
Bronkiektasis dapat diobati dengan konsumsi antibiotik dan ekspektoran
Pelebaran dan penebalan pada bronkus dapat mengakibatkan penyumbatan saluran napas.

Pengertian Bronkiektasis

Bronkiektasis merupakan keadaan di mana bronkus (saluran napas yang merupakan cabang dari tenggorok/trakea) melebar, menebal, dan rusak secara permanen. Kerusakan pada saluran napas dapat menyebabkan penumpukan bakteri dan lendir yang dapat mengakibatkan infeksi serta penyumbatan saluran napas.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Tanda dan gejala yang ditimbulkan biasanya muncul secara bertahap dan berlangsung pada beberapa bulan atau tahun. Batuk yang berlangsung lama merupakan gejala utama penyakit ini. Tanda dan gejala lainnya adalah:

  • Batuk darah
  • Mudah merasa lelah
  • Tampak pucat
  • Sesak napas
  • Menurunnya berat badan tanpa sebab
  • Demam di malam hari
  • Napas yang berbunyi (wheezing)
  • Nyeri dada

Penyebab

Bronkiektasis disebabkan adanya kerusakan saluran napas dalam paru paru (bronkus) yang biasanya diakibatkan oleh infeksi atau peradangan kronis (menahun) yang sering kambuh, misalnya pada reaksi alergi di paru-paru. Bronkiektasis juga disebabkan oleh fibrosis kistik (cystic fibrosis), yaitu penyakit genetik yang menyebabkan pengentalan lendir dalam tubuh termasuk dalam saluran napas, penyakit autoimun seperti artritis reumatoid, serta leukemia.

Diagnosis

Biasanya dokter akan mendengarkan paru-paru untuk memastikan apakah ada suara atau bunyi abnormal yang menandakan adanya penyumbatan pada saluran napas. Adapun tes lain yang dapat direkomendasikan, yaitu:

  • Pemeriksaan dahak (sputum) untuk memastikan apakah lendir mengandung mikroorganisme seperti virus, jamur, atau bakteri
  • X-ray (rontgen) dada atau CT scan untuk mengetahui kondisi paru-paru Anda secara jelas
  • Tes fungsi paru untuk mengetahui kadar udara yang mengalir ke paru-paru
  • Tes tuberkulin kulit turunan protein murni (PPD) untuk memeriksa tuberkulosis

Pengobatan

Pengobatan bertujuan untuk mengontrol infeksi dan dahak serta menghilangkan penyumbatan pada saluran pernapasan. Hal ini juga berfungsi untuk mencegah gejala semakin memburuk. Pengobatan dengan drainase harian yang berfungsi untuk menghilangkan dahak melalui fisioterapi pernapasan dapat disarankan untuk mengobati penyakit ini. Adapun obat yang dapat direkomendasikan oleh dokter, yaitu:

  • Obat antibiotik yang berfungsi mengobati infeksi
  • Bronkodilator untuk membuka saluran udara
  • Ekspektoran membantu mengencerkan dan mengeluarkan dahak
  • Pembedahan untuk mengangkat (reseksi) paru mungkin diperlukan jika obat tidak berfungsi dan penyakitnya ada di area kecil, atau jika terdapat banyak pendarahan di paru-paru.

Pencegahan

Usaha yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan mengobati penyebabnya, yaitu infeksi paru-paru, dan melakukan vaksin untuk mengurangi beberapa infeksi lainnya. Selain itu, usahakan untuk tidak merokok dan mengurangi paparan polusi.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Apabila Anda mengalami beberapa hal di bawah ini, segera berkonsultasi dengan dokter.

  • Terasa nyeri pada dada
  • Batuk darah
  • Mengalami infeksi saluran napas berulang yang sulit sembuh
  • Sesak napas
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/bronchiectasis
Diakses pada 19 Desember 2018.

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/000144.htm
Diakses pada 19 Desember 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/bronchiectasis/
Diakses pada 19 Desember 2018.

Webmd. https://www.webmd.com/lung/what-is-bronchiectasis#1
Diakses pada 19 Desember 2018.

Back to Top