Kulit & Kelamin

Bisul

Diterbitkan: 30 Jan 2019 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Bisul
Kulit yang telah rusak karena luka atau gigitan serangga dapat terinfeksi sehingga menyebabkan bisul.
Bisul adalah benjolan merah yang terasa sakit pada kulit. Bisul biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri dan dapat terjadi di berbagai area kulit.Namun bisul lebih sering muncul di area yang mudah berkeringat, ditumbuhi rambut, dan mudah terkena gesekan, seperti leher, wajah, ketiak, bahu, bokong atau paha.Seringkali nanah terbentuk di dalam bisul, menyebabkan ukurannya bertambah besar dan terasa sakit. Bisul akan pecah mengeluarkan nanah dan akan mengering tanpa meninggalkan bekas luka.Penyembuhan bisul membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu. Cukup sulit untuk membedakan antara bisul dan jerawat. Namun, bisul cenderung tumbuh lebih besar dan menjadi lebih sakit. Dokter akan mendiagnosis bisul dari bentuknya.
Bisul
Dokter spesialis Kulit
GejalaBenjolan merah yang terasa nyeri, berisi nanah
Faktor risikoKontak dengan orang yang terinfeksi, tidak menjaga kebersihan tubuh, terapi steroid kronis
Metode diagnosisPemeriksaan visual
PengobatanPerawatan rumah, teknik insisi dan drainase, operasi
ObatObat pereda nyeri, antibiotik
KomplikasiInfeksi yang menyebar, sepsis, bisul bertambah banyak
Kapan harus ke dokter?Kulit di sekitar bisul kemerahan, rasa nyeri parah, bisul tidak membaik dalam 2 minggu
Bisul yang muncul dalam suatu kelompok merah, bengkak, dan terasa nyeri dan terhubung satu sama lain di bawah kulit disebut karbunkel.Sementara itu, peradangan folikel pada rambut yang disebut folikulitis, dapat berkembang menjadi bisul.Tanda dan gejala dari bisul termasuk:
  • Benjolan merah yang muncul dari seukuran kacang polong
  • Benjolan yang terasa nyeri
  • Warna merah di sekitar benjolan yang bengkak
  • Peningkatan ukuran benjolan lebih dari beberapa hari dan terisi dengan nanah
  • Benjolan putih kekuningan yang akhirnya pecah dan keluar nanah
Penyebab bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus, tipe bakteri yang secara umum ditemukan pada kulit dan di dalam hidung.Bisul juga bisa terjadi pada kulit yang telah rusak karena luka kecil akibat bercukur, ingrown hair atau rambut yang tumbuh ke dalam, gigitan serangga, atau adanya penyakit kulit lainnya.

Faktor risiko bisul

Berikut ini faktor risiko yang bisa memicu bisul:
  • Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi
  • Kurang menjaga kebersihan tubuh
  • Paparan bahan kimia yang mengiritasi kulit
  • Terapi steroid kronis
  • Kemoterapi
  • Diabetes melitus
  • Kanker
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh
  • Mengidap anemia sel sabit
  • Memiliki gangguan pembuluh darag perifer
  • Mengidap penyakit Crohn
  • Mengidap colitis ulseratif, peradangan pada usus besar
  • Mengalami luka bakar parah
  • Nutrisi yang buruk
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Penyalahgunaan narkoba

Komplikasi bisul

Walaupun jarang, bakteri dari bisul dapat memasuki pembuluh darah dan menyebar ke bagian tubuh lain dan dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:
  • Infeksi yang menyebar, berpotensi menuju otak atau sumsum tulang belakang
  • Keracunan darah atau sepsis
  • Endokarditis, yang merupakan infeksi pada lapisan dalam jantung akibat bakteri yang ikut aliran darah menuju jantung.
  • Bisul bertambah banyak
  • Kematian jaringan di area abses, seperti gangren
  • Infeksi tulang akut atau osteomielitis
 
Dokter akan mendiagnosis bisul dengan melihatnya secara langsung. Dokter juga akan menyarankan pemeriksaan nanah melalui tes laboratorium. Hal ini akan sangat berguna jika pasien sembuh dari infeksi atau infeksi yang tidak membaik dengan pengobatan biasa.Banyak variasi dari bakteri penyebab bisul menjadi kebal terhadap beberapa tipe antibiotik. Tes laboratorium dapat membantu menentukan tipe dari antibiotik yang bekerja dengan baik untuk menyembuhkan bisul. 
Bisul yang ukurannya kecil dapat diobati sendiri di rumah dan membutuhkan waktu hingga 3 minggu untuk sembuh.

1. Merawat bisul sendiri di rumah

Berikut ini tips untuk menghilangkan bisul yang masih berukuran kecil:
  • Jangan mencoba memecahkan atau mencoba mengeringkan bisul sendiri. Sebab, memecahkan atau mengeringkannya sendiri dapat menyebabkan penyebaran infeksi
  • Gunakan waslap hangat dan basah untuk mengompres bisul 3-4 kali sehari selama 10-20 menit. Panas meningkatkan peredaran darah di sekitar bisul, sehingga dapat mengirim lebih banyak sel darah putih untuk melawan infeksi ke daerah tersebut.
  • Tambahkan sedikit tekanan saat memegang waslap, tanpa langsung menusuk bisul
  • Setelah bisul pecah secara alami, tutuplah dengan perban atau kain kasa yang steril. Hal ini akan mencegah infeksi agar tidak menyebar ke tempat lain.
  • Saat bisul akhirnya pecah, tutup dengan kasa steril untuk mencegah penyebaran infeksi.
  • Cuci tangan sebelum dan setelah merawat bisul dengan air hangat dan sabun.
  • Anda dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti parasetamol atau ibuprofen, untuk membantu meringankan rasa sakit akibat bisul.

2. Teknik insisi dan drainase bisul oleh dokter

Jika memiliki bisul yang berukuran besar atau sekelompok bisul (carbunculosis), Anda harus ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Dalam beberapa kasus, dokter biasanya akan:
  • Membuka bisul dan mengeringkan nanah dengan prosedur sayatan atau inisisi dan drainase. Tindakan ini dilakukan dengan jarum dan kateter (drainase perkutan) atau pisau bedah, serta menggunakan anestesi lokal.
  • Jika infeksinya dalam, dokter akan membuat kain kasa di sayatan agar tetap terbuka dan mengering. Kain kasa biasanya akan dilepas dalam 2 hari
  • Prosedur ini dapat menyisakan luka kecil.
  • Dokter akan meresepkan antibiotik, jika infeksinya parah, seperti sulfamethoxazole atau trimethoprim, mupirocin, cephalexin, doxycycline, maupun vankomin

3. Operasi

Anda mungkin perlu menjalani operasi jika:
  • Bisul terlalu besar untuk dikeringkan dengan jarum.
  • Tidak bisa menggunakan jarum dengan aman ke lokasi bisul.
  • Drainase jarum belum efektif dalam menghilangkan semua nanah.
Jenis operasi yang akan dilakukan bergantung pada jenis dan lokasi bisul yang dimiliki. Umumnya, operasi ini melibatkan sayatan yang lebih besar di kulit agar dapat mengeringkan. 
Bisul tidak dapat dicegah, tetapi ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risikonya, dengan:
  • Mandi atau mencuci bagian kulit maupun muka dengan menggunakan sabun antibakteri
  • Membersihkan luka secara perlahan
  • Menutup luka dengan perban steril sampai sembuh
  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh
Segera kunjungi dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:
  • Kulit di sekitar bisul berubah menjadi kemerahan
  • Rasa nyeri yang semakin parah
  • Bisul tidak mengering
  • Anda memiliki riwayat penyakit diabetes, jantung, ataupun gangguan sistem kekebalan tubuh
  • Demam
  • Ukuran bisul >2 inci (5 cm)
  • Bisul tidak membaik dalam 2 minggu
  • Infeksi berulang
Sebelum pemeriksaan diri ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Daftar gejala yang Anda rasakan.
  • Informasi tentang riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Informasi tentang semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter, seperti:
    • Tes apa yang dibutuhkan untuk mengonfirmasi diagnosis?
    • Apa tindakan terbaik untuk mengobati bisul?
    • Apakah ada alternatif pengobatan?
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
Dokter umumnya akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut ini:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki alat katup jantung, sendi, atau implan lain?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terhadap bisul?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis bisul agar penanganan yang tepat bisa diberikan.
Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/boils-and-carbuncles/symptoms-causes/syc-20353770
Diakses pada 31 Juli 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/boils
Diakses pada 31 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/boils#2
Diakses pada 31 Juli 2020
Emedicinehealth. https://www.emedicinehealth.com/boils/article_em.htm#what_are_risk_factors_for_boils
Diakses pada 31 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ketahui Cara Membuat Toner Alami dengan 4 Bahan Ini

Cara membuat toner alami ternyata sederhana dan bahannya juga mudah didapat. Anda bisa membuat toner dari cuka apel hingga lidah buaya. Intip caranya!Baca selengkapnya
manfaat dan cara membuat toner alami untuk kulit wajah

Manfaat Sheet Mask untuk Kecantikan Wajah Serta Cara Pakainya yang Tepat

Manfaat sheet mask adalah melembapkan kulit wajah berkat kandungan bahan aktif di dalamnya. Anda bisa mendapatkan manfaat ini bila cara pakai sheet mask dilakukan dengan tepat.Baca selengkapnya
Manfaat sheet mask adalah melembapkan kulit wajah secara intensif

12 Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah yang Aman dan Benar

Cara mengecilkan pori-pori wajah bisa Anda coba untuk membantu memudarkan penampakannya. Penyebab pori-pori besar mudah untuk diatasi dengan cara menggunakan produk make up noncomedogenic dan hal lainnya.
14 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Cara mengecilkan pori-pori wajah dapat dilakukan dengan memilih produk yang tepat