Bisul lebih sering tejadi di satu area yang terdapat kombinasi dari rambut dan keringat
Kulit yang telah rusak karena luka atau gigitan serangga dapat terinfeksi sehingga menyebabkan bisul.

Bisul adalah benjolan merah yang terasa sakit pada kulit yang biasanya disebabkan infeksi bakteri. Bisul dapat terjadi di mana saja, tetapi lebih sering di satu area di mana terdapat kombinasi dari rambut, keringat, dan area yang mudah terkena gesekan, seperti leher, wajah, ketiak, bahu, bokong atau paha. Seringkali nanah terbentuk di dalam bisul, menyebabkan ukuran bertambah besar dan terasa sakit. Bisul akan pecah dan keluar nanah serta akan mengering tanpa meninggalkan bekas luka. Penyembuhan bisul membutuhkan waktu sekitar 2 hari - 3 minggu. Cukup sulit untuk membedakan antara bisul dan bintik, tetapi bisul cenderung tumbuh lebih besar dan menjadi lebih sakit. Dokter akan mendiagnosis bisul dari bentuknya.

Jika bisul muncul dalam suatu kelompok merah, bengkak, dan terasa nyeri yang terhubung satu sama lain di bawah kulit disebut karbunkel.

Jika peradangan folikel pada rambut disebut folikulitis, yang dapat berkembang menjad bisul.

Tanda dan gejala dari bisul termasuk:

  • Rasa nyeri benjolan merah yang muncul dari seukuran kacang polong
  • Warna merah di sekitar benjolan yang bengkak
  • Peningkatkan ukuran benjolan lebih dari beberapa hari dan terisi dengan nanah
  • Benjolan putih kekuningan yang akhirnya pecah dan keluarnya nanah

Bisul disebabkan oleh bakteri staphylococcus aureus, tipe bakteri yang secara umum ditemukan pada kulit dan di dalam hidung. Bisul terkadang terjadi pada kulit yang telah rusak karena luka kecil yang disebabkan oleh bercukur, rambut tumbuh ke dalam, gigitan serangga, atau adanya penyakit kulit.

Faktor Risiko:

  • Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
  • Penyakit tertentu, seperti: diabetes mellitus, masalah dengan sistem kekebalan tubuh, nutrisi yang buruh
  • Kebersihan diri yang buruk
  • Paparan bahan kimia yang mengiritasi kulit

Komplikasi

Walaupun jarang, bakteri dari bisul dapat memasuki pembuluh darah dan menyebar ke bagian tubuh lain. Infeksi yang menyebar, secara umum diketahui sebagai keracunan darah (sepsis) yang dapat menyebabkan infeksi jantung dan tulang.

Dokter akan mendiagnosis bisul dengan melihatnya secara langsung. Dokter juga akan menyarankan pemeriksaan nanah melalui tes laboratorium. Hal ini akan sangat berguna jika sembuh dari infeksi atau infeksi yang tidak membaik dengan pengobatan biasa. Banyak variasi dari bakteri yang dapat menyebabkan bisul menjadi resisten terhadap beberapa tipe antibiotik. Tes laboratorium dapat membantu menentukan tipe dari antibiotik mana yang bekerja dengan baik untuk menyembuhkan bisul.

Bisul yang ukurannya kecil dapat diobati sendiri di rumah dan bisa memakan waktu mulai hingga tiga minggu untuk sembuh.

Berikut tips untuk menghilangkan bisul yang masih berukuran kecil:

  • Jangan mencoba memecahkan atau mencoba mengeringkan bisul sendiri. Hal ini dapat menyebabkan penyebaran infeksi
  • Gunakan waslap hangat dan basah di atas bisul beberapa kali sehari
  • Tambahkan sedikit tekanan saat memegang waslap, tanpa langsung menusuk bisul
  • Setelah bisul pecah secara alami, tutuplah dengan perban atau kain kasa yang steril. Hal ini akan mencegah infeksi agar tidak menyebar ke tempat lain
  • Cuci tangan sebelum dan setelah merawat bisul

Jika Anda memiliki bisul yang berukuran besar atau sekelompok bisul (carbunculosis), Anda harus ke dokter untuk perawatan. Dalam beberapa kasus, dokter biasanya akan:

  • Membuka bisul dan mengeringkan nanah dengan prosedur sayatan atau inisisi dan drainase. Ini dilakukan dengan pisau bedah dan menggunakan anestesi lokal
  • Jika infeksinya dalam, dokter akan membuat kain kasa di sayatan agar tetap terbuka dan mengering. Kain kasa biasanya akan dilepas dalam dua hari
  • Dokter akan meresepkan antibiotik, jika infeksinya parah, seperti sulfamethoxazole/trimethoprim, mupirocin, cephalexin, doxycycline, atau vankomin

Bisul tidak dapat dicegah, tetapi ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko:

  • Mandi atau cuci bagian kulit atau muka dengan menggunakan sabun antibakteri
  • Bersihkan luka secara perlahan
  • Tutupi luka dengan perban steril sampai sembuh
  • Konsumsi makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh

Segera berkunjung ke dokter apabila Anda mendapati gejala-gejala berikut:

  • Kulit di sekitar bisul berubah menjadi kemerahan
  • Rasa nyeri yang semakin parah
  • Bisul tidak mengering
  • Anda memiliki riwayat penyakit diabetes, jantung, ataupun gangguan sistem kekebalan tubuh
  • Demam
  • Ukuran bisul >2 inci (5 cm)
  • Tidak membaik dalam 2 minggu
  • Infeksi berulang

Berikut adalah daftar pertanyaan yang dapat Anda sampaikan saat berkunjung ke dokter:  

  • Tes yang dibutuhkan untuk mengonfirmasi diagnosis?
  • Apakah tindakan terbaik untuk mengobati bisul?
  • Apakah terdapat alternatif pengobatan?

Pertanyaan-pertanyaan ini akan memudahkan dokter untuk melakukan diagnosis. Untuk itu, jawab pertanyaan berikut dengan sejelas-jelasnya.  

  • Seperti apa bisulnya saat pertama kali muncul?
  • Apakah terasa sakit?
  • Apakah pernah mengalami bisul sebelumnya?
  • Apakah terjadi demam atau meriang?
  • Apakah memiliki alat katup jantung, sendi, atau implan lain?

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/boils-and-carbuncles/symptoms-causes/syc-20353770
Diakses pada 29 November 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/boils
Diakses pada 29 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/boils#2
Diakses pada 29 November 2018

Emedicinehealth. https://www.emedicinehealth.com/boils/article_em.htm#what_are_risk_factors_for_boils
Diakses pada 12 Agustus 2019

 

 

Artikel Terkait