Kulit & Kelamin

Betis Bengkak

Diterbitkan: 09 Jun 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Betis Bengkak
     Betis bengkak sering terjadi ketika seseorang bepergian terlalu lama, seperti naik pesawat atau duduk di mobil. Kondisi ini juga kadang muncul ketika seseorang duduk telalu lama. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh berbagai hal.Beberapa penyebab mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan penderitanya. Namun, ada juga kondisi medis berkategori serius yang bisa menyebabkan betis seseorang mengalami pembengkakan.Sama seperti gangguan kaki lainnya, pembengkakan pada betis juga bisa menimbulkan masalah. Meski demikian, jangalah langsung panik meski kondisi ini terasa lebih mengganggu daripada gejala lain di kaki. 
Penyebab betis bengkak biasanya dikategorikan menjadi tiga, yaitu sebab alamiah, traumatik, dan masalah sistemik dalam tubuh. Kebanyakan, bengkaknya betis disebabkan oleh dua hal pertama.Adapun beberapa kondisi yang bisa menyebabkan betis bengkak antara lain:
  • Kelebihan berat badan
  • Kehamilan
  • Menstruasi
  • Berdiri terlalu lama
  • Duduk terlalu lama
  • Konsumsi obat depresi
  • Konsumsi obat hormone
  • Konsumsi steroid
  • Ketegangan otot
  • Fraktur tulang kering
  • Kegagalan organ
  • Rheumatoid arthritis
  • Infeksi
  • Ruptur tendon achilles
  • Deep vein thrombosis (DVT)
  • Sindrom kompartemen
  • Polimiositis
  • Penyakit sistemik
  • Edema
  • Penyakit iritasi usus
  • Kanker
  • Penyakit jantung
  • Kelainan darah bawaan tertentu
  • Cedera pada vena
  • Merokok
  • Konsumsi pil KB
  • Infeksi dalam darah
  • Peradangan
  • Kolesterol tinggi
 
Salah satu penyebab betis bengkak yang harus dikonsultasikan dengan dokter adalah deep vein thrombosis (DVT). Anda harus mewaspadai beberapa hal di bawah ini karena bisa jadi merupakan tanda kehadiran gangguan tersebut:
  • Terjadi pembengkakan di kaki atau tangan secara mendadak
  • Muncul rasa sakit saat Anda berdiri atau berjalan
  • Area yang menyakitkan terasa hangat saat disentuh
  • Terjadi pembesaran pada pembuluh darah
  • Kulit berubah warna menjadi merah atau biru
Waspadai kondisi ini sebab jika bekuan darah pecah maka akan bergerak melalui aliran darah menuju paru-paru. Jika ini terjadi maka Anda kemungkinan akan terkena emboli paru-paru yang bisa berakibat fatal.Karena kadang DVT tidak disadari penderitanya, maka seringkali seseorang sudah menderita emboli paru. Adapun tanda dari kondisi tersebut dan bersifat gawat darurat antara lain:
  • Sesak napas
  • Nyeri dada yang makin memburuk saat benapas
  • Batuk mengeluarkan darah
  • Jantung berdenyut lebih cepat
  • Pusing
  • Pucat dan dingin saat disentuh
 
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC539479/
Diakses pada 9 Juni 2021
WebMD. https://www.webmd.com/dvt/what-is-dvt-and-what-causes-it
Diakses pada 9 Juni 2021
Buoy Health. https://www.buoyhealth.com/learn/swollen-calf
Diakses pada 9 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email