Penyakit Lainnya

Bau Badan

17 Feb 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Bau Badan
Bau badan memiliki nama medis bromhidrosis. Kondisi tersebut digambarkan sebagai bau badan tak sedap yang terkait keringat. Keringat yang bertemu bakteri di kulit inilah yang menyebabkan munculnya bau.Pada prinsipnya, keringat sendiri tidak berbau. Ketika keringat menimbulkan bau badan, kondisi itu bisa juga disebut dengan metode klinis lain yaitu osmidrosis atau bromidrosis.  Salah satu yang sering menjadikan badan berbau adalah keringat dari ketiak.Bau ketiak ini bisa dialami seseorang dari waktu ke waktu. Seseorang yang berkeringat lalu bercampur dengan bakteri, saat keringatnya mongering maka akan timbul bau badan yang tidak sedap. Kondisi ini sering sekali membuat seseorang mengalami rendah diri.Padahal, kondisi ini merupakan kondisi yang umum dihadapi oleh kebanyakan orang. Kondisi ini sendiri sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Beberapa langkah bisa diambil untuk meminimalkan, mencegah, dan menghilangkan bau badan. Langkah tersebut bisa berguna untuk meredakan kecemasan atau rasa minder. 
Penyebab bau badan adalah keringat yang merupakan fungsi normal tubuh untuk melindungi seseorang dari kondisi terlalu panas. Di dalam tubuh manusia, ada 2 hingga 4 juta kelenjar keringat di tubuh. Sebagian besar adalah kelenjar keringat ekrin, dan sisanya tentu saja kelenjar keringat apokrin.Beberapa hal di bawah ini bisa menyebabkan seseorang memiliki bau badan:
  • Keringat dari kelenjar ekrin yang mongering
  • Keringat dari kelenjar apokrin bercampur dengan bakteri
  • Mengalami pubertas sehingga kelenjar keringat menjadi lebih aktif
  • Memiliki kelainan medis sehingga berkeringat lebih banyak daripada orang pada umumnya
  • Memiliki kondisi hiperhidrosis alias kelenjar keringat terlalu aktif
  • Kelenjar tiroid terlalu aktif
  • Konsumsi makanan tertentu seperti bawang putih
Selain beberapa kondisi di atas, faktor risiko di bawah ini juga bertanggung jawab terjadinya bau badan:
  • Kelebihan berat badan
  • Konsumsi makanan pedas dan berbau menyengat
  • Memiliki kondisi medis tertentu, seperti:
  • Diabetes
  • Masalah pada ginjal
  • Kondisi hati bermasalah
  • Kelenjar tiroid terlalu aktif
  • Stres
  • Faktor genetik
  • Keringat berlebih, seperti pada mereka yang menopause
 
Memiliki bau badan bukanlah hal yang aneh karena hampir pasti setiap orang mengalaminya. Hal ini merupakan kondisi normal yang tidak perlu dikhawatirkan. Hanya saja, bau badan yang belebihan memang sering mengganggu sehingga menyebabkan stres dan masalah sosial lainnya.Jika seseorang mengalami stres dan masalah sosial terkait keringat, maka berkonsultasi dengan dokter sebaiknya dilakukan. Demikian pula jika sudah mencoba cara menghilangkan bau badan dengan deodoran atau antiperspirant namun tak kunjung berhasil.Mereka yang mengalami kesulitan di atas dan berkonsultasi dengan dokter akan diberikan berbagai solusi. Dokter mungkin dapat menentukan kondisi medis yang mendasari terjadinya bau badan. Selain itu, dokter juga dapat merekomendasikan perawatan yang tepat dan labih akurat guna mengatasi kondisi ini. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/smelly-armpits
Diakses pada 17 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/bromhidrosis
Diakses pada 17 Februari 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/what-causes-body-odor-4154534
Diakses pada 17 Februari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/smelly-armpits
Diakses pada 17 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email