Penyakit Lainnya

Batu Kelenjar Air Liur

09 Jun 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Batu Kelenjar Air Liur
Kebanyakan batu kelenjar air liur timbul di bawah lidah
Batu kelenjar air liur adalah kondisi aliran air liur terhambat akibat pembentukan batu kecil di dalam kelenjar ludah. Kondisi ini juga dikenal sebagai sialolithiasis, dan batu kecil di dalam kelenjar air liur disebut sebagai kalkulus saluran saliva.Sebagian besar batu tersebut memengaruhi kelenjar submandibular yang terletak di dasar mulut. Pada beberapa kasus, batu memengaruhi kelenjar parotis yang terletak di bagian dalam pipi, atau kelenjar sublingual yang berada di bawah lidah.Beberapa penderita juga bisa memiliki lebih dari satu batu di dalam mulut. Hal inilah yang bisa menimbulkan gejala berupa mulut terasa nyeri. Meskipun begitu, penyakit ini bukanlah penyakit yang berbahaya dan dapat disembuhkan dengan mudah. Jadi, Anda tidak perlu khawatir. 
Batu Kelenjar Air Liur
Dokter spesialis Gigi
GejalaSakit, bengkak pada mulut
Faktor risikoDehidrasi, mengonsumsi obat-obatan
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, rontgen
PengobatanObat-obatan, minum banyak air putih
ObatParacetamol atau ibuprofen
KomplikasiInfeksi, abses
Kapan harus ke dokter?Merasakan gejala batu kelenjar air liur
Secara umum, tanda dan gejala batu kelenjar air liur meliputi:
  • Sakit pada mulut yang hilang timbul
  • Pembengkakan pada mulut yang semakin membesar dari waktu ke waktu
  • Infeksi di area sekitar kelenjar liur yang tersumbat
Jika Anda merasa sakit secara intens saat makan, berarti batu telah memblokir saluran air liur sepenuhnya. Hal ini karena air liur yang diproduksi kelenjar untuk merangsang produksi air liur, tidak bisa mengalir dan justru kembali masuk ke kelenjar. 
Hingga kini, penyebab batu kelenjar air liur belum diketahui secara tepat. Namun, terbentuknya batu kelenjar air liur di duga terbentuk ketika ada bahan kimia dalam air liur menumpuk di saluran atau kelenjar, khususnya kalsium fosfat dan kalsium karbonat.Ukuran batu yang menyumbat, bisa bervariasi mulai dari beberapa milimeter hingga mencapai 2 sentimeter.  

Faktor risiko batu kelenjar air liur

Beberapa faktor risiko batu kelenjar air liur meliputi:
  • Mengonsumsi obat-obatan seperti obat penurun tekanan darah dan antihistamin yang dapat menyebabkan berkurangnya produksi air liur
  • Dehidrasi. Kondisi ini dapat membuat air liur menjadi lebih kental
  • Kurang makan, sehingga produksi air liur berkurang
 
Diagnosis batu kelenjar air liur dilakukan dengan cara, pemeriksaan fisik dan tes pencitraan. Berikut penjelasannya.
  • Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik digunakan dokter untuk memudahkan diagnosis. Saat pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa kepala dan leher Anda untuk memeriksa pembengkakan kelenjar ludah dan batu saluran ludah.
  • Tes pencitraan

Tes pencitraan seperti rontgen, CT scan, atau pemeriksaan ultrasound dilakukan untuk memberikan diagnosis yang lebih akurat, karena dokter dapat melihat batu yang menyumbat secara lebih jelas. 
Cara mengobati batu kelenjar air liur dilakukan untuk meningkatkan produksi air liur, sehingga batu bisa lepas dengan sendirinya.Beberapa pilihan cara mengobati batu kelenjar air liur yang biasanya dilakukan dokter, yaitu:
  • Mengisap lemon atau air perasan lemon
  • Minum banyak air putih
  • Dokter gigi dengan lembut memijat di sekitar batu
  • Jika batu berukuran besar dan susah untuk dikeluarkan, dokter akan memberikan sayatan kecil
  • Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL)
Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL) adalah prosedur yang dilakukan dengan memberikan gelombang kejut untuk memecah batu menjadi potongan-potongan kecil, sehingga batu bisa keluar melewati saluran. Selama prosedur ini Anda akan dibius.Untuk meredakan rasa nyeri dan pembengkakan, dokter akan menyarankan Anda minum paracetamol atau ibuprofen. Selain itu, dokter juga akan menyarankan Anda untuk menyedot es batu. 

Komplikasi batu kelenjar air liur

Jika tidak ditangani dengan optimal, dapat menyebabkan komplikasi batu kelenjar air liur:
  • Infeksi
  • Abses
 
Cara mencegah batu kelenjar air liur tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pasti. 
Periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada batu kelenjar air liur. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait batu kelenjar air liur?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis batu kelenjar air liur agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/salivary-gland-stones-symptoms-causes-treatments
Diakses 26 November 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/salivary-duct-stones
Diakses 26 November 2018
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/salivary-gland-stones/
Diakses 26 November 2018
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324421#when-to-see-a-doctor
Diakses pada 9 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email