Aspergillosis

Ditinjau dr. Reni Utari
Aspergillosis merupakan reaksi alergi yang disebabkan infeksi jamur Aspergillus pada sistem pernapasan.
Jamur Aspergillus dapat berasal dari tumbuhan yang membusuk atau mati.

Pengertian Aspergillosis

Aspergillosis merupakan infeksi, pertumbuhan jamur, dan reaksi alergi yang disebabkan oleh jamur Aspergillus yang biasanya tumbuh akibat tumbuhan yang membusuk dan karena daun mati. Penyakit ini dapat menginfeksi seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah atau pada seseorang yang memiliki penyakit paru-paru. Pada beberapa orang, spora dapat menyebabkan reaksi alergi. Pengobatan penyakit ini akan bergantung pada jenis aspergillosis.

Jenis-jenis aspergillosis, antara lain:

  • Alergik bronkopulmonalis aspergillosis (ABPA) yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti batuk dan mengi serta gejala lain seperti sesak napas dan perasaan tidak enak badan secara umum.
  • Aspergilloma yang biasa dialami oleh seseorang yang menderita TBC atau penyakit paru lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan jamur.
  • Aspergillosis invasif biasa dialami karena lemahnya sistem kekebalan tubuh karena kemoterapi, leukemia, kanker, dan AIDS yang membuat lebih sulit untuk melawan infeksi. Jenis ini juga menyerang jaringan paru-paru dan dapat menyebar ke ginjal atau otak. Segera obati jika mengalami jenis ini karena dapat mengancam nyawa.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala umum yang dialami oleh seseorang yang terkena aspergillosis, antara lain:

  • Penurunan berat badan yang tidak jelas
  • Memiliki suhu tubuh tinggi, sekitar 38’C atau bahkan lebih tinggi
  • Mengi atau suara siulan saat bernapas
  • Sesak napas
  • Batuk darah atau terdapat benjolan lendir

Gejala yang dialami jika pada jenis ABPA:

  • Sesak napas
  • Perasaan tidak enak badan
  • Mengi
  • Batuk

Gejala yang dialami jika pada jenis aspergilloma:

  • Luka di kulit
  • Sulit bernapas
  • Dahak disertai berdarah
  • Gangguan penglihatan
  • Rasa sakit di dada dan tulang
  • Darah pada urine
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Urine yang dikeluarkan sedikit

Gejala yang dialami pada jenis aspergillosis invasif:

  • Batuk yang terkadang disertai darah
  • Sakit di dada
  • Sesak napas
  • Demam

Penyebab

Penyebab dari penyakit ini adalah hasil dari kombinasi paparan jamur aspergillus dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Namun, hal berikut ini dapat membawa jamur aspergillus, seperti:

  • Daun ganja
  • Tumpukan kompos
  • Gandum yang disimpan
  • Vegetasi yang membusuk

Diagnosis

Dokter dapat mendiagnosa penyakit ini dengan melakukan beberapa hal, seperti:

  • Tes diagnostik X-ray pada dada yang dapat mengungkapkan gambar secara lebih rinci untuk melihat massa jamur dan tanda-tanda khas dari penyakit aspergillosis bronkopulmoner yang invasif dan alergi
  • Tes darah, dahak, dan kulit dapat menginformasikan aspergillosis bronkopulmonalis alergi. Dengan cara menyuntikkan sejumlah kecil aspergillus pada lengan bawah. Sedangkan tes darah dapat berguna untuk mendeteksi kadar antibodi dan mengindikasi respon alergi.
  • Biopsi pada sampel jaringan paru-paru atau sinus untuk mendiagnosa aspergillosis invasif.
  • Tes dahak yang akan mengungkapkan keberadaan filamen aspergillus.

Pengobatan

  • Obat
    Obat jamur dapat mengobati penyakit yang disebabkan oleh jamur seperti obat oral, intravena voriconazole yang dapat mengobati aspergillosis invasif.
  • Operasi
    Operasi dilakukan pada saat jamur menyebabkan infeksi pada katup jantung. Dokter akan mengangkat bagian yang terinfeksi dan juga akan mendapatkan perawatan antijamur.

Pencegahan

Penyakit ini tidak dapat dihindari, namun jika Anda pernah menjalani transplantasi atau sedang menjalani kemoterapi, sebisa mungkin Anda menjauh dari sumber jamur yang paling jelas, seperti tempat konstruksi, tumpukan kompos, dan biji-bijian yang disimpan. Serta, jika memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, hindari infeksi yang ada di udara dengan menggunakan masker wajah.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika Anda memiliki asma atau cystic fibrosis, Anda dapat menemui dokter setiap kali menemui perubahan pada pernapasan. Jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan mengalami demam yang tidak jelas, sesak napas, atau batuk yang disertai darah segera konsultasi dengan dokter.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum berkonsultasi dengan dokter, sebaiknya Anda mendaftarkan terlebih dahulu gejala yang dialami, informasi pribadi, informasi medis, obat yang dikonsumsi, dan pertanyaan untuk dokter, seperti:

  • Apa yang menyebabkan kondisi saya?
  • Perawatan atau pengobatan apa yang paling tepat untuk kondisi saya?
  • Tes apa yang saya perlu lakukan?
  • Apakah saya harus di rawat di rumah sakit?
  • Apakah terdapat risiko jangka panjang?
  • Jika saya memiliki masalah kesehatan lain, apa yang harus saya lakukan?
  • Apa efek samping dari obat yang Anda resepkan?
  • Apakah ada pantangan yang harus saya lakukan?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Selama berkonsultasi, dokter kan menanyakan beberapa hal, seperti:

  • Gejala apa yang Anda miliki?
  • Apakah Anda kesulitan untuk bernapas?
  • Apakah Anda batuk darah?
  • Kapan Anda mulai mengalami gejala tersebut?
  • Apakah Anda pernah berkonsultasi dengan dokter lain?
  • Apakah gejala yang dialami intens terjadi?
  • Apa yang tampak memperburuk atau memperbaiki kondisi Anda?
  • Apakah Anda demam?
  • Apakah ada lagi yang membuatmu merasa khawatir?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/aspergillosis
Diakses pada 20 Desember 2018.

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/es-es/search/search-results?q=Aspergillosis
Diakses pada 20 Desember 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/aspergillosis/
Diakses pada 20 Desember 2018.

Back to Top