Aritmia

Ditulis oleh Maria Yuniar
Ditinjau dr. Indra Wijaya
Aritmia adalah penyakit jantung yang ditandai dengan tidak teraturnya detak jantung seseorang
Malfungsi impuls elektrik menyebabkan detak jantung tidak beraturan.

Pengertian Aritmia

Aritmia adalah penyakit yang mengakibatkan irama detak jantung tidak normal, dan membuat jantung berdetak tidak teratur. Kondisi ini dapat melibatkan perubahan irama jantung dan laju jantung sehingga  detak jantung menjadi sangat lambat atau sangat cepat. Penyakit ini memiliki gejala yang mirip dengan penyakit jantung lainnya. Jika ingin mengurangi risiko terhadap penyakit ini, pasien harus mengubah gaya hidupnya.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Aritmia umumnya tidak menimbulkan gejala yang jelas, tetapi ada beberapa gejala yang mengindikasikannya yaitu:

  • Nyeri pada dada
  • Jantung berdebar
  • Sesak napas
  • Kepala terasa pusing
  • Berkeringat
  • Pingsan mendadak

Penyebab

Ada banyak pemicu aritmia, diantaranya:

  • Jaringan parut pada jaringan jantung
  • Perubahan pada struktur jantung
  • Tersumbatnya arteri jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Gangguan kelenjar tiroid
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Penggunaan obat-obatan terlarang
  • Diabetes
  • Genetik

Diagnosis

Untuk mendiagnosis aritmia jantung, dokter harus melakukan beberapa tes yaitu:

  • Elektrokardiogram (EKG)
    Tes ini digunakan untuk mengetahui irama detak jantung pasien.
  • Monitor Holter
    Tes ini bertujuan untuk merekam aktivitas jantung pasien saat melakukan kegiatan sehari-hari.
  • Echocardiogram
    Tes ini memanfaatkan gelombang suara untuk menilai ukuran, struktur, dan gerakan jantung.
  • Pencatat lingkaran implantable
    Untuk mendeteksi irama jantung yang tidak normal.

Pengobatan

Anti aritmia adalah obat yang digunakan untuk mengobati irama jantung abnormal akibat aktivitas listrik jantung yang tidak teratur. Pasien dapat meminum obat untuk mengendalikan tekanan darah. Beberapa obat mampu mengurangi beban kerja pada jantung, mengobati gagal jantung, dan membantu mengendalikan detak jantung. Agar obat lebih efektif, pasien harus mengikuti petunjuk dokter dalam pemakaiannya. Beberapa pengobatan untuk aritmia adalah :

  • Amiodarone
  • Flecainide
  • Procainamide
  • Sotalol
  • Beta blocker, untuk mengurangi beban kerja jantung dan detak jantung
  • Implantable Cardioverter-Defibrillator (ICD) adalah sebuah perangkat bertenaga baterai yang di tempatkan pada kulit Anda, untuk melacak detak jantung Anda. Jika irama jantung terdeteksi abnormal, perangkat akan memberikan sengatan listrik untuk mengembalikan detak jantung menjadi normal.

Pencegahan

Dengan menjalani gaya hidup yang sehat dan menjaga pola makan, risiko terhadap aritmia dapat dikurangi. Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut ini sebagai pencegahan.

  • Berolahraga secara teratur.
  • Berhenti merokok dan jangan mencoba untuk merokok
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Tidak mengonsumsi alkohol maupun kafein
  • Mengontrol emosi

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika Anda mengalami gejala seperti nyeri dada dan sesak napas, segera berkonsultasi dengan dokter. Terkadang aritmia terjadi secara tiba-tiba. Dalam kondisi ini, segera kunjungi unit gawat darurat rumah sakit.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Siapkan daftar pertanyaan untuk dokter agar kunjungan lebih efektif. Berikut ini pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang aritmia yang bisa diajukan kepada dokter.

  • Tes apa saja yang saya butuhkan?
  • Obat apa yang saya perlukan?
  • Adakah makanan yang harus saya hindari?
  • Olahraga apa yang cocok untuk penyakit saya?
  • Haruskah saya menemui dokter spesialis?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan agar dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut ini pertanyaan yang mungkin diajukan pada Anda.

  • Kapan Anda mengalami gejala pertama kali?
  • Hal apa yang memperbaiki kondisi tersebut?
  • Hal apa yang memperburuk kondisi tersebut?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-arrhythmia/diagnosis-treatment/drc-20350674
diakses pada 30 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/qa/what-is-arrhythmia

diakses pada 26 Februari 2019

Back to Top