Merasakan gatal pada anus adalah hal yang normal. Namun, jika ada rasa gatal yang intens dan dorongan kuat untuk menggaruknya, anus gatal bisa disebabkan oleh berbagai penyebab yang melatarbelakanginya.

Selain gatal, terdapat gejala lain yang ditimbulkan pada anus gatal, seperti:

  • Ruam pada daerah anus
  • Bisul
  • Kemerahan
  • Terasa sakit
  • Pembengkakan dan rasa terbakar

Terkadang penyebab anus gatal tidak dapat diketahui, namun terdapat beberapa penyebab yang berpotensi membuat anus gatal, seperti:

  • Infeksi termasuk infeksi menular seksual, ragi, dan cacing kremi
  • Kondisi medis lain, seperti diabetes, tiroid, wasir, dan tumor anus
  • Kondisi kulit tertentu, seperti psoriasis atau dermatitis kontak
  • Iritasi akibat diare kronis dan tidak dapat menahan buang air besar, atau karena produk yang dapat mengiritasi kulit, menggunakan sabun atau tisu basah dengan pemakaian yang kasar.

Untuk mendiagnosis penyebab anus gatal, dokter biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan mengenai gejala, riwayat medis, dan kebiasaan perawatan diri Anda.

Jika memang dicurigai adanya Enterobius vermicularis (cacing kremi), Anda akan diminta untuk tes melalui pemeriksaan fisik dan melakukan tes dengan plester khusus.

Pengobatan yang diberikan akan bergantung pada penyebab dari gatalnya anus. Perawatan biasanya dilakukan dengan mengobati infeksi penyebabnya.

Selain itu, gejala gatal akan diredakan dengan menggunakan krim kortikosteroid dan antihistamin oral untuk beberapa kasus yang gejalanya memburuk pada malam hari. Konsultasi kepada dokter untuk dapat penanganan gatal lebih lanjut.

Anda dapat mencegah anus gatal dengan berbagai cara, antara lain:

  • Diet dan olahraga yang teratur dapat membantu teraturnya sistem pencernaan
  • Menjaga kebersihan anus agar tetap bersih dan kering
  • Memakai pakaian yang longgar dapat mencegah iritasi pada kulit dan menjaga kelembapan kulit
  • Menghindari penggunaan sabun dan deterjen dengan pewarna dan parfum untuk mencegah iritasi kulit terutama di bagian anus

Kebanyakan kasus anus gatal tidak membutuhkan perawatan medis, namun hubungi dokter jika:

  • Area anus tampak terinfeksi
  • Tidak mengetahui penyebab dari gatal yang terus menerus
  • Rasa gatal yang parah dan teratur pada anus
  • Mengalami perdarahan atau tidak dapat menahan buang air besar

Sebelum melakukan konsultasi, sebaiknya Anda membuat beberapa daftar, seperti daftar gejala yang dialami, obat yang telah dikonsumsi, informasi pribadi, dan beberapa pertanyaan, seperti:

  • Apa penyebab dari gejala yang saya alami?
  • Apa perawatan atau pengobatan yang Anda rekomendasikan?
  • Tes apa yang saya perlu lakukan?
  • Apakah saya perlu untuk berkonsultasi kembali dengan spesialis?
  • Apakah ada media yang Anda dapat rekomendasikan?
  • Apakah gejala atau penyakit yang saya alami dapat sembuh?

Saat berkonsultasi, biasanya dokter akan bertanya beberapa pertanyaan, seperti:

  • Apa gejala yang Anda alami?
  • Apakah gejala yang dialami berkelanjutan? Seberapa parah gejala yang dialami?
  • Apakah terdapat orang lain di rumah yang mengalami gatal yang serupa?
  • Apakah yang tampak memperbaiki dan memperburuk gejala Anda?
  • Apakah Anda memakai sabun atau produk lain untuk digunakan pada tubuh Anda?
  • Apakah baru-baru ini Anda mengalami masalah dalam buang air besar seperti diare?

Healthline. https://www.healthline.com/symptom/anal-itching
Diakses pada November 2019

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anal-itching/symptoms-causes/syc-20369345
Diakses pada November 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/itchy-anus/
Diakses pada November 2019

Artikel Terkait