Antraks

Ditinjau dr. Miranda Rachellina pada 02 Nov 2018
Antraks adalah penyakit hewan ternak yang disebabkan bakteri Bacillus anthracis dan dapat menular kepada manusia.
Demam, sesak nafas, dan timbul benjolan pada kulit adalah gejala umum antraks.

Pengertian Antraks

Antraks adalah penyakit langka yang disebabkan oleh bakteri pembentuk spora Bacillus anthracis. Antraks adalah penyakit hewan ternak yang juga dapat menyerang hewan liar. Manusia dapat terinfeksi melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan hewan yang sakit. Biasanya, penularan terjadi dengan bakteri antraks masuk ke dalam tubuh melalui luka di kulit, memakan daging yang terkontaminasi dan kurang matang, atau menghirup spora antraks. Anthraks bukanlah penyakit menular antar manusia. 

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Jika seseorang terpapar antraks melalui luka kulit (antraks kutaneus), gejala yang akan timbul di antaranya adalah: 

  • Timbul lecet, gatal atau benjolan yang tampak seperti gigitan serangga yang dengan cepat berubah menjadi luka yang tidak nyeri
  • Pembengkakan di sekitar luka

Jika seseorang makan atau minum sesuatu yang mengandung spora seperti daging setengah matang yang terinfeksi (antraks gastrointestinal), gejala yang timbul diantaranya adalah:

  • Demam
  • Pembengkakan di leher atau kelenjar dan nyeri saat menelan
  • Mual, kehilangan nafsu makan, dan muntah
  • Diare berdarah yang berat pada stadium lanjut
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Kemerahan pada wajah dan mata
  • Pingsan
  • Nyeri dan pembengkakan di perut

Jika seseorang menghirup spora antraks gejala yang akan timbul diantaranya adalah:

  • Demam, kelelahan, pegal-pegal, dan sakit tenggorokan
  • Sesak nafas
  • Mual
  • Batuk berdarah
  • Nyeri saat menelan
  • Perasaan tidak nyaman di dada
  • Pusing atau kebingungan
  • Berkeringat
  • Pada stadium lanjut, dapat terjadi syok (penurunan tekanan darah yang berpotensi fatal), demam tinggi, dan meningitis (radang selaput otak)

Jika memburuk, gejala lain yang akan timbul adalah syok atau kesulitan bernafas, atau mengembangkan kondisi yang disebut meningitis, atau peradangan otak dan sumsum tulang belakang yang dapat mengancam jiwa.

Penyebab

Antraks disebabkan oleh sejenis bakteri yang disebut Bacillus anthracis. Bakteri tersebut membuat spora yang merupakan bentuk bakteri hidup dalam cangkang pelindung. Spora tersebut dapat bertahan dalam waktu yang lama, bahkan bertahun-tahun di dalam tanah. Seseorang dapat terinfeksi antraks jika spora masuk ke dalam tubuh dan melepaskan bakteri yang membuat racun yang membahayakan tubuh. Ada beberapa cara seseorang dapat terpapar, diantaranya adalah:

  • Tidak sengaja menghirup spora
  • Makan atau minum sesuatu yang tercemar spora anthraks
  • Kontak langsung dengan sesuatu yang memiliki spora dan kemudian spora masuk melalui luka di kulit
  • Menyuntikan obat terlarang atau tercemar yang dikenal sebagai “injektion anthrax”. Untuk kasus ini baru dilaporkan di benua Eropa

Diagnosis

Dokter akan merekomendasikan tes darah untuk memeriksa apakah ada bakteri antraks di dalam darah pasien. Jika seseorang memiliki gejala kulit, dokter mungkin mengambil sampel kecil kulit yang terkena untuk diuji di laboratorium. X-ray atau CT scan juga direkomendasikan jika dokter mencurigai pasien menghirup antraks.

Tes lain adalah pemeriksaan feses untuk mencari tanda-tanda bakteri antraks gastrointestinal dan pemeriksaan cairan tulang belakang untuk mengidentifikasi meningitis yang disebabkan oleh antraks.

Pengobatan

Pengobatan untuk antraks adalah antibiotik, seperti Penicilin G, amoksilin, ciprofloxacin atau doxycycline. Perawatan yang efektif dapat dimulai sedini mungkin.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Antraks dapat muncul menyerupai gejala flu biasa. Jika Anda berpikir anda telah terpapar misalnya telah kontak dengan hewan ternak yang sakit, temui dokter segera untuk mendapatkan pengobatan.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum berkonsultasi dengan dokter, diantaranya:

  • Menuliskan gejala apa pun yang Anda alami
  • Menuliskan informasi pribadi Anda
  • Membuat daftar semua obat yang sedang dikonsumsi
  • Membawa pendamping atau anggota keluarga untuk membantu Anda mengingat informasi dari dokter
  • Menuliskan daftar pertanyaan seputar kondisi Anda kepada dokter
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anthrax/symptoms-causes/syc-20356203
diakses pada 18 Oktober 2018.

Web MD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/what-is-anthrax#1
diakses pada 18 Oktober 2018.

WHO. http://www.who.int/csr/resources/publications/anthrax_web.pdf
diakses pada 18 Oktober 2018.

Back to Top