Infeksi

Antraks

Diterbitkan: 24 Feb 2021 | Lucia PriandariniDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Antraks
Demam, sesak nafas, dan timbul benjolan pada kulit adalah gejala umum antraks.
Antraks adalah penyakit langka yang disebabkan oleh bakteri pembentuk spora Bacillus anthracis. Umumnya penyakit ini menyerang hewan ternak dan hewan liar.Manusia juga dapat terinfeksi melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan hewan yang sakit. Biasanya, penularan terjadi saat bakteri antraks masuk ke dalam tubuh melalui luka pada kulit, mengonsumsi daging yang terkontaminasi bakteri atau kurang matang, atau menghirup spora antraks.Antraks bukanlah penyakit yang dapat menular antarmanusia. Sebagian besar infeksi ini dapat sembuh dengan penanganan menggunakan antibiotik. 
Antraks
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaDemam, mual, gangguan pernapasan
Faktor risikoLansia, wanita, keturunan
Metode diagnosisTes darah, pemeriksaan kulit, sampel tinja
PengobatanObat-obatan
ObatAntibiotik, antitoksin, vaksin antraks
KomplikasiSepsis, meningitis
Kapan harus ke dokter?Terpapar virus antraks
Gejala antraks berbeda tergantung cara terjadinya infeksi. Pada sebagian besar kasus, gejala akan muncul dalam waktu 6 hari setelah paparan  bakteri. Namun antraks yang terhirup dapat juga baru menunjukkan gejala setelah 6 minggu.

Antraks kulit

Infeksi antraks paling umum terjadi melalui luka terbuka pada kulit. Jenis infeksi antraks yang paling ringan ini menimbulkan gejala:
  • Benjolan kecil yang terasa gatal, menyerupai bekas gigitan serangga. Benjolan ini dengan cepat berkembang menjadi luka yang pusatnya berwarna hitam, tapi tidak terasa sakit.
  • Bengkak pada luka dan di dekat kelenjar getah bening
  • Kadang muncul gejala menyerupai flu, termasuk demam dan sakit kepala

Antraks gastrointestinal

Pada infeksi jenis ini, antraks terjadi akibat mengonsumsi daging hewan terinfeksi yang kurang matang. Infeksi ini menyerang saluran pencernaan, mulai dari tenggorokan hingga usus besar, dengan gejala:
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut bagian atas
  • Sakit kepala
  • Hilang napsu makan
  • Diare parah
  • Sakit tenggorokan dan sulit menelan
  • Leher bengkak

Antraks yang terhirup

Spora antraks yang terhirup dapat menjadi jenis antraks yang paling berbahaya. Gejalanya adalah:
  • Gejala menyerupai flu selama beberapa jam atau hari seperti demam, kelelahan, nyeri otot
  • Dada terasa sakit
  • Sesak napas
  • Mual
  • Batuk darah
  • Sakit saat menelan
  • Demam tinggi
  • Napas pendek-pendek
  • Syok
  • Meningitis

Antraks suntik

Jenis infeksi yang terjadi karena suntikan jarum illegal dengan gejala:
  • Bengkak
  • Area yang disuntik terlihat merah
  • Syok
  • Beberapa organ gagal berfungsi
  • Meningitis
 
Penyebab antraks adalah sejenis spora yang disebut Bacillus anthracis. Spora tersebut dapat bertahan dalam waktu yang lama, bahkan bertahun-tahun di dalam tanah.Seseorang dapat terinfeksi antraks jika spora masuk ke dalam tubuh dan melepaskan bakteri yang membuat racun yang membahayakan tubuh.Ada beberapa cara seseorang dapat terpapar, di antaranya adalah:
  • Tidak sengaja menghirup spora
  • Mengonsumsi bahan yang tercemar spora anthraks
  • Kontak langsung dengan bahan yang mengandung spora, kemudian spora masuk melalui luka di kulit
  • Menyuntikan obat terlarang atau tercemar yang dikenal sebagai “injektion anthrax
 

Faktor risiko antraks

Seseorang lebih berisiko terkena paparan langsung dari spora antraks jika:
  • Bekerja di area tanah yang berisiko tinggi terkena paparan antraks
  • Menangani antraks dalam laboratorium
  • Menangani bagian tubuh hewan yang berasal dari daerah dengan kasus antraks tinggi
  • Menangani hewan ternak dalam kedokteran hewan
  • Menggunakan jarum suntik illegal
 
Beberapa tes di bawah ini bisa digunakan untuk memastikan diagnosis antraks:
  • Tes darah
  • Pemeriksaan kulit
  • Pemeriksaan sampel tinja
  • Pengambilan sampel cairan dari sumsum tulang belakang
  • Rontgen dada
  • CT scan
  • Endoskopi
 
Cara mengobati antraks dilakukan dengan cara berikut:
  • Penanganan pasien tanpa gejala umumnya dilakukan dengan antibiotik, antitoksin, dan vaksin antraks.
  • Sementara penanganan pasien bergejala dilakukan dengan antibiotik seperti ciprofloxacin atau doxycycline selama 60-100 hari. Dapat juga dilakukan terapi antitoksin.
  • Tetapi pasien dengan kasus serius perlu dirawat di rumah sakit dengan perawatan agresif seperti bantuan pernapasan.
 

Komplikasi antraks

Kasus komplikasi antraks paling serius meliputi:
  • Tubuh tidak dapat merespons infeksi secara normal, mengakibatkan kerusakan beberapa sistem organ tubuh (sepsis)
  • Peradangan pada membran dan cairan yang meliputi otak dan sumsum tulang belakang, sehingga mengakibatkan pendarahan hebat dan kematian
 
Sebagai cara mencegah infeksi setelah terpapar spora antraks, Anda sebaiknya:
  • Menjalani penanganan dengan antibiotik selama 60 hari
  • Mendapatkan rangkaian tiga dosis vaksin antraks
  • Perawatan dengan antibodi monoclonal pada beberapa kasus
  • Mendapatkan vaksin antraks
  • Menghindari hewan yang terinfeksi
 
Pasien yang merasa terpapar antraks perlu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan antibiotik. Namun pasien yang sudah mengalami gejala antraks harus segera mendapat penanganan medis. 
Sebelum memeriksakan diri ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait antraks?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis antraks agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anthrax/symptoms-causes/syc-20356203
Diakses pada 18 Oktober 2018
WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/what-is-anthrax#1
Diakses pada 18 Oktober 2018
WHO. http://www.who.int/csr/resources/publications/anthrax_web.pdf
Diakses pada 18 Oktober 2018
CDC. https://www.cdc.gov/anthrax/exposed/index.html
Diakses pada 24 Februari 2021
healthline. https://www.healthline.com/health/anthrax#outlook
Diakses pada 24 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email