Kanker

Angiosarkoma

22 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Angiosarkoma
Angiosarkoma adalah jenis kanker langka yang terbentuk di lapisan pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Pembuluh getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang bermanfaat untuk mengumpulkan dan membuang bakteri, virus, serta produk limbah dari tubuh.Angiosarcoma dapat terjadi di bagian tubuh mana saja. Namun kanker ini paling sering terjadi pada kulit di kepala dan leher.Pada beberapa kasus yang jarang, angiosarcoma dapat terbentuk di bagian lain tubuh, seperti payudara, hati, atau jantung. Kanker ini juga bisa muncul di daerah yang sebelumnya diobati dengan terapi radiasi.Pengobatan angiosarkoma biasanya tergantung pada lokasi kanker. Pilihan peanganan yang bisa dilakukan berupa operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. 
Angiosarkoma
Dokter spesialis Onkologi
GejalaKulit tampak memar, bengkak, kulit mudah berdarah saat tergores
Faktor risikoPria, orang dewasa, menderita limfedema
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang
PengobatanOperasi, terapi radiasi, kemoterapi
KomplikasiDeep vein thrombosis, emboli paru
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala angiosarkoma
Secara umum, gejala angiosarkoma meliputi:
  • Area kulit keunguan yang menonjol yang terlihat seperti memar
  • Lesi serupa memar yang terus membesar
  • Lesi yang mungkin berdarah saat tergores atau terbentur
  • Pembengkakan di kulit sekitar lesi
  • Bengkak atau benjolan di kulit yang berukuran lebih dari 5 cm
  • Kulit terasa sakit
 
Hingga kini, penyebab angiosarkoma belum diketahui. Namun angiosarkoma diduga disebabkan oleh sel dalam pembuluh darah yang bermutasi, serta tumbuh secara berlebihan dan tidak terkendali.Mutasi tersebut mengakibatkan sel sehat mati dan terjadi penumpukan sel abnormal yang tumbuh dari pembuluh darah atau pembuluh getah bening yang terkena dampak. Seiring waktu, sel-sel dapat pecah dan menyebar (bermetastasis) ke area tubuh lainnya. 

Faktor risiko angiosarkoma

Beberapa faktor risiko kanker ini meliputi:
  • Pria
  • Orang dewasa
  • Limfedema, kondisi di mana cairan getah bening ekstra menumpuk di jaringan, sehingga menyebabkan pembengkakan, biasanya di lengan atau kaki
  • Pernah melakukan terapi radiasi, seperti pengobatan untuk kanker payudara atau limfoma Hodgkin
  • Paparan beberapa bahan kimia penyebab kanker, seperti vinil klorida dan arsenik
 
Diagnosis angiosarkoma dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik, tes pencitraan, dan biopsi. Berikut penjelasannya.
  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan memeriksa fisik secara menyeluruh untuk memahami kondisi Anda.
  • Tes pencitraan

Tes pencitraan dapat memberi dokter mengenai gambaran tentang stadium kanker ini, dan bisa berupa MRI, CT scan, dan PET scan.
  • Biopsi

Dokter Anda akan mengambil sampel jaringan atau biopsi untuk diuji di laboratorium. Analisis ini dapat mendeteksi keberadaan sel kanker dan menentukan karakteristik tertentu dari sel kanker guna membantu dokter dalam menentukan pengobatan yang tepat.Setelah melakukan diagnosis, dokter juga akan menentukan grade dan stadium kanker yang Anda derita. Hal ini bermanfaat untuk mengukur ukuran kanker dan mengukur seberapa cepat pertumbuhan sel kanker. 

Grade angiosarkoma

Beberapa grade kanker ini meliputi:
  • Low grade

Low grade berarti sel kanker tumbuh lambat, terlihat sangat mirip dengan sel normal, kurang agresif, dan cenderung tidak menyebar
  • Intermediate-grade

Intermediate-grade berarti sel kanker tumbuh sedikit lebih cepat dan terlihat lebih tidak normal
  • High-grade

High-grade berarti sel kanker tumbuh cepat, terlihat sangat abnormal, lebih agresif dan lebih mungkin menyebar 

Stadium angiosarkoma

Kanker ini memiliki beberapa empat stadium berikut:
  • Stadium 1

Kanker berukuran kanker kecil (kurang dari 5 cm) dan belum menyebar ke bagian lain tubuh.
  • Stadium 2

Ukuran kanker biasanya lebih besar dari stadium 1, tapi belum menyebar ke bagian lain tubuh.
  • Stadium 3

Kanker termasuk high-grade, tapi belum menyebar ke bagian lain tubuh.
  • Stadium 4

Kanker telah menyebar ke bagian lain tubuh. 
Cara mengobati angiosarkoma akan tergantung pada stadium penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa pilihan penanganan dari dokter meliputi:
  • Operasi

Tujuan operasi adalah menghilangkan seluruh angiosarkoma. Dokter bedah akan mengangkat kanker dan beberapa jaringan sehat yang mengelilinginya.Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin tidak bisa dilakukan. Misalnya, karena ukuran kanker sangat besar atau telah menyebar ke area lain di tubuh.
  • Terapi radiasi

Terapi radiasi atau radioterapi menggunakan sinar berenergi tinggi, seperti sinar X dan proton, untuk membunuh sel-sel kanker.Prosedur ini kadang-kadang digunakan setelah operasi untuk memberantas sel kanker yang tersisa. Terapi radiasi juga bisa menjadi pilihan jika pasien tidak dapat menjalani operasi.
  • Kemoterapi

Kemoterapi adalah pengobatan yang menggunakan obat-obatan atau bahan kimia untuk membunuh sel kanker. Prosedur ini dapat menjadi pilihan jika angiosarkoma telah menyebar ke area lain dari tubuh pasien.Dalam situasi tertentu, kemoterapi dikombinasikan dengan terapi radiasi jika pasien tidak dapat menjalani operasi. 

Komplikasi angiosarkoma

Jika tidak ditangani dengan benar, angiosarkoma bisa menyebabkan komplikasi berupa:  
Cara mencegah angiosarkoma tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pasti.Namun Anda bisa mengurangi risiko penyakit ini dengan langkah-langkah berikut:
  • Menghindari zat kimia pemicu kanker, yaitu karsinogen
  • Menjalani gaya hidup
  • Mengonsumsi makanan bergizi
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada angiosarkoma. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait angiosarkoma?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis angiosarkoma agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
National Cancer Institute. https://www.cancer.gov/pediatric-adult-rare-tumor/rare-tumors/rare-vascular-tumors/angiosarcoma
Diakses pada 22 September 2021
Sarcoma UK. https://sarcoma.org.uk/sarcoma-types/angiosarcoma
Diakses pada 22 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/angiosarcoma/symptoms-causes/syc-20350244
Diakses pada 22 September 2021
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/276512-followup#e4
Diakses pada 22 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email