1 Jun 2021
Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari
Amnesia adalah kehilangan ingatan yang disebabkan cedera atau kerusakan otak
Amnesia adalah salah satu bentuk hilang ingatan. Seseorang yang mengalami amnesia, tidak mampu mengingat memori di masa lampau maupun membentuk ingatan akan informasi baru.
Tidak seperti yang sering digambarkan di film atau sinetron, amnesia sangat jarang menyebabkan seseorang sampai tidak dapat mengingat identitas pribadinya. Umumnya, penderita amnesia tidak dapat mengingat kejadian di beberapa periode waktu, tetapi masih dapat mempertahankan ingatannya akan kemampuan motorik ataupun identitasnya.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera atau kerusakan pada otak. Amnesia dapat ditangani dengan terapi okupasi dan bantuan perangkat pendukung.
Secara umum, gejala utama amnesia adalah kehilangan ingatan atau ketidakmampuan untuk membentuk ingatan baru. Seseorang yang mengalami amnesia akan kesulitan mengingat fakta, peristiwa, tempat, atau detail spesifik.
Amnesia tidak memengaruhi kecerdasan, kepribadian, fokus perhatian, fungsi kehidupan sehari-hari, serta pengetahuan umum yang sudah diketahui sebelumnya. Orang-orang dengan amnesia biasanya dapat memahami kata-kata tertulis dan lisan, serta tetap memiliki keterampilan seperti berkendara atau bermain piano.
Gejala lain dari amnesia adalah:
Ada beberapa jenis amnesia berdasarkan gejala yang ditunjukkan, yaitu:
Seseorang yang mengalami amnesia retrograde akan kesulitan mengingat hal pada waktu sebelum amnesia terjadi. Biasanya informasi yang dilupakan adalah yang baru saja terjadi, Ingatan yang lebih lama, seperti ingatan dari masa kanak-kanak, umumnya masih bisa diingat.
Pada amnesia anterograde, seseorang akan kesulitan untuk mengingat informasi baru setelah mengalami peristiwa yang menyebabkan timbulnya amnesia tersebut. Kondisi ini bisa bersifat sementara maupun permanen, tergantung penyebabnya.
Jenis amnesia ini terjadi segera setelah cedera kepala yang parah. Amnesia pascatrauma mungkin melibatkan amnesia retrograde, amnesia anterograde, atau gabungan keduanya.
TGA ditandai dengan terjadinya amnesia retrograde dan anterograde yang datang dan pergi berulang kali selama beberapa jam dalam satu harinya.
Kebanyakan orang yang mengalami amnesia infantil tidak dapat mengingat masa kanak-kanak mereka. Umumnya penderita amnesia infantil tidak mengingat masa-masa tiga sampai lima tahun pertama kehidupannya.
Amnesia disosiatif adalah gangguan kesehatan mental yang menimbulkan amnesia karena adanya informasi terhalang yang berkaitan dengan kejadian traumatis dari ingatan.
Baca juga: Lupa Ingatan Belum Tentu Alzheimer, Ini Informasi Lengkapnya
Penyebab amnesia dibagi menjadi dua kategori yaitu neurologis dan fungsional. Berikut ini beberapa penyebabnya yang paling umum.
Amnesia fungsional terjadi akibat gangguan kejiwaan karena trauma emosional yang menimbulkan stres, kecemasan atau depresi. Jenis amnesia yang ditimbulkan biasanya berupa amnesia retrograde. Pada kasus yang paling parah, penderitanya dapat tidak mengingat identitas diri.
Beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan terjadinya amnesia:
Baca jawaban dokter: Apakah kepala terbentur tembok menyebabkan amnesia?
Untuk mendiagnosis amnesia dan mencari penyebabnya, dokter akan mengajukan pertanyaan mengenai gejala yang dialami pasien. Dokter juga dapat melakukan tes kognitif (proses berpikir) untuk memeriksa memori, maupun tes diagnostik lainnya.
MRI dan CT scan dapat digunakan untuk memeriksa tanda-tanda kerusakan otak yang dapat menyebabkan amnesia. Tes darah juga dapat dipakai untuk memeriksa kekurangan nutrisi, infeksi, atau masalah lain.
Advertisement
Perawatan amnesia berfokus pada teknik dan strategi untuk membantu mengatasi masalah memori dan menangani penyakit yang mendasari kondisi tersebut.
Amnesia yang terjadi akibat zat kimia, misalnya karena penggunaan alkohol, dapat diatasi dengan detoksifikasi. Amnesia yang terjadi akibat trauma kepala ringan biasanya hilang tanpa perawatan setelah beberapa lama.
Amnesia yang disebabkan cedera kepala berat mungkin tidak akan membaik dalam waktu singkat dan tidak dapat diprediksi kapan ingatan dapat pulih kembali.
Secara umum, penanganan amnesia dapat berupa terapi okupasi maupun penggunaan teknologi pendukung.
Penderita amnesia dapat menjalani terapi okupasi untuk mempelajari informasi baru dan menggantikan ingatan yang hilang. Pasien juga dapat mengasah kemampuan mengingatnya dalam menggunakan ingatan yang tersisa sebagai dasar untuk menerima informasi baru.
Terapis dapat melatih pasien dengan strategi untuk mengatur informasi agar lebih mudah mengingat serta meningkatkan pemahaman pasien akan percakapan panjang.
Banyak penderita amnesia merasa terbantu dengan memanfaatkan teknologi dari perangkat elektronik seperti ponsel atau tablet. Dengan beberapa pelatihan dan praktik, perangkat elektronik tersebut dapat membantu tugas sehari-hari. Misalnya, smartphone dapat diprogram untuk mengingatkan mereka tentang peristiwa penting maupun jadwal minum obat.
Alat bantu lain seperti buku catatan, kalender dinding, pengingat minum obat juga foto dapat turut mempermudah kehidupan penderita amnesia.
Amnesia dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Sindrom ini dapat menyebabkan masalah di tempat kerja, sekolah, dan lingkungan sosial.
Baca juga: Sering Lupa? Konsumsi Makanan Penambah Daya Ingat Ini
Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan di bawah ini dapat menurunkan risiko cedera kepala, demensia, stroke, dan penyebab potensial kehilangan ingatan lainnya:
Siapa pun yang mengalami kehilangan ingatan tanpa alasan jelas, cedera kepala, kebingungan, atau disorientasi memerlukan perhatian medis segera.
Seseorang dengan amnesia tidak sadar bahwa dirinya perlu mendapatkan bantuan medis. Oleh karena itu, jika orang-orang terdekat mengalami amnesia, bantulah mereka untuk mendapatkan perawatan medis segera.
Beberapa hal yang dapat membantu Anda mempersiapkan janji dengan dokter, di antaranya:
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis amnesia agar penanganan yang tepat bisa diberikan.
Advertisement
Dokter Terkait
Penyakit Terkait
Artikel Terkait
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved