Kulit & Kelamin

Actinic Keratosis

Diterbitkan: 20 Aug 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Indra Wijaya
image Actinic Keratosis
Actinic Keratosis umum terjadi pada usia tua.
Actinic Keratosis (AK) merupakan bintik-bintik kasar dan bersisik yang terdapat pada kulit. Bintik ini biasanya disebut sebagai bintik matahari atau bintik usia yang biasanya muncul pada area tangan, lengan, atau wajah. Hal ini merupakan kondisi kulit umum yang terjadi akibat rusaknya area kulit karena paparan sinar matahari selama bertahun-tahun. AK banyak ditemukan pertama kali pada orang di atas usia 40 tahun.
Actinic Keratosis
Dokter spesialis Kulit
Terdapat beberapa gejala yang ditimbulkan oleh AK, seperti:
  • Warna yang beragam seperti merah muda, merah, atau coklat
  • Terdapat benjolan tipis pada lapisan kulit
  • Kulit kasar, kering, dan bersisik berukuraan 2,5 cm
  • Terasa gatal atau terbakar di area yang terkena
Penyebab dari actinic keratosis adalah paparan sinar ultraviolet dari matahari secara sering dan berulang kali.
Dokter dapat mendiagnosis actinic keratosis dengan cara memeriksa permukaan kulit. Namun, jika terdapat hal yang mencurigakan, maka dokter akan meminta untuk melakukan tes laboratorium dan biopsi kulit.
Terdapat beberapa cara untuk mengobati actinic keratosis, di antaranya adalah:
  • Dokter akan membuang lesi dari kulit. Jika terdapat kecurigaan akan adanya kanker, dokter akan membuang jaringan di sekitar atau di bawah lesi.
  • Kauterisasi merupakan pembakaran dengan menggunakan arus listrik untuk membunuh sel-sel kulit yang terjangkit guna menghilangkan actinic keratosis pada permukaan kulit.
  • Cryotherapy merupakan terapi untuk merusak dan membekukan sel dengan menggunakan nitrogen cair sehingga lesi dapat hilang dalam beberapa hari.
  • Fototerapi merupakan perawatan dengan menggunakan sinar laser secara intensif yang berguna untuk membunuh sel-sel penyebab actinic keratosis.
Untuk mencegah terjadinya AK, Anda dapat melakukan beberapa hal, seperti:
  • Gunakan tabir surya yang mengandung SPF minimal 15. Cara ini dapat mengurangi perkembangan actinic keratosis.
  • Batasi waktu dibawah sinar matahari antara jam 10 pagi sampai jam 2 siang.
  • Pakailah penutup lengan, kaki, dan kepala ketika berada di luar ruangan.
  • Hindari penggunaan tanning bed karena dapat merusak jaringan kulit yang didapat dari matahari serta dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
  • Periksalah kulit secara teratur, karena terkadang Anda tidak dapat membedakan perubahan kulit yang membahayakan.
Karena sulit untuk membedakan bercak yang tidak menyebabkan kanker dengan yang menyebabkan kanker, Anda memerlukan dokter untuk membantu mengidentifikasi kelainan kulit. Sebaiknya konsultasi dengan dokter jika terdapat perubahan kulit.
Sebelum melakukan konsultasi dengan dokter, sebaiknya Anda membuat daftar pertanyaan yang meliputi:
  • Apa saja pilihan perawatan atau pengobatan yang tepat untuk gejala yang saya alami?
  • Berapa biaya perawatan yang harus saya bayar?
  • Apa saja pro dan kontra dari perawatan atau pengobatan yang akan ditawarkan?
  • Apakah saya perlu melakukan tes lain?
Ketika berkonsultasi, biasanya dokter akan menanyakan beberapa hal, seperti:
  • Apa saja gejala yang Anda alami?
  • Apakah kondisi tersebut mengganggu?
  • Apakah Anda sering terpapar sinar matahari?
  • Apakah Anda secara teratur melindungi kulit dari paparan sinar matahari?
  • Apakah Anda pernah mengalami kulit terbakar oleh matahari?
Healthline. https://www.healthline.com/health/actinic-keratosis
diakses pada 1 November 2018.
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/actinic-keratosis/symptoms-causes/syc-20354969
diakses pada 1 November 2018.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Lakukan Ini dan Ucapkan Selamat Tinggal pada Ketombe

Meskipun bukan penyakit menular, ketombe bisa sangat mengganggu. Namun jangan khawatir, karena ada berbagai cara mengatasi ketombe secara permanen. Ketombe ditandai dengan munculnya serpihan berwarna putih yang berasal dari kulit kepala dan disertai rasa gatal. Persoalan ketombe diderita oleh hampir 50% dari populasi di seluruh dunia. Untuk menghilangkan ketombe, bahan-bahan alami seperti lidah buaya, cuka apel dan lainnya dapat dimanfaatkan.
14 May 2019|dr. M. Helmi A.
Baca selengkapnya
Anda bisa menggunakan cuka apel untuk menghilangkan ketombe secara permanen.

7 Penyakit Kulit Kepala yang Ganggu Penampilan dan Kenyamanan Anda

Penyakit kulit kepala dapat menghalangi aktivitas maupun penampilan. Beberapa penyakit kulit kepala, yaitu ketombe, dermatitis seboroik, psoriasis, skleroderma dan lainnya.
31 May 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Ketombe merupakan salah satu jenis penyakit kulit kepala yang bisa mengganggu penampilan

Penyakit Kulit Impetigo pada Anak Berbeda dengan Cacar

Penyakit kulit impetigo adalah infeksi bakteri yang biasa muncul pada daerah lubang hidung, mulut, tangan, dan kaki. Penyakit cacar disebabkan oleh virus, sedangkan penyakit impetigo disebabkan oleh bakteri.Baca selengkapnya
Penyakit kulit impetigo berbeda dengan penyakit cacar