Perut

Abdominal Migraine

23 Jun 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Abdominal Migraine
Abdominal migraine sering dijumpai pada anak berusia 7-10 tahun
Abdominal migraine adalah adalah suatu kondisi yang diduga terkait dengan migraine dan ditandai dengan gejala nyeri perut. Hal ini sering dipicu oleh migrain yang biasa. Rasa sakitnya bisa parah, dan memicu mual serta muntah.Kondisi ini lebih sering dijumpai pada anak-anak, khususnya anak-anak usia 7-10 tahun.  Anak perempuan juga lebih berisiko mengalami abdominal migraine. Namun, tidak menutup kemungkinan terkadang orang dewasa juga dapat mengalaminya.Kondisi abdominal migraine dapat serupa dengan beberapa kondisi lain yang menyebabkan timbulnya gejala nyeri perut pada anak seperti IBS (Irritable Bowel Syndrome) atau penyakit Crohn. Anak-anak yang menderita abdominal migraine memiliki risiko lebih besar untuk mengalami sakit kepala migrain ketika dewasa. 
Abdominal Migraine
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaNyeri perut, mual, muntah
Faktor risikoFaktor keturunan, perempuan, kelelahan
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik
PengobatanObat-obatan, tidur yang cukup
ObatIbuprofen, obat antimual
KomplikasiAktivitas terganggu
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala abdominal migraine
Gejala utama abdominal migraine adalah nyeri perut yang hilang timbul. Biasanya nyeri perut berlokasi di bagian tengah perut dan bersifat tumpul. Nyeri dapat muncul dan bertahan selama 1 jam hingga berhari-hari. Di antara kambuhnya nyeri perut biasanya anak tidak memiliki gejala bahkan keluhan sama sekali.Selain nyeri, beberapa gejala berikut juga terkadang ikut menyertai:
 
Hingga kini, penyebab abdominal migraine belum diketahui. Namun beberapa faktor diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalaminya.Faktor-faktor risiko abdominal migraine tersebut meliputi:
  • Riwayat keluarga yang mengalami migrain kepala
  • Jenis kelamin perempuan
  • Mengonsumsi daging, olahan cokelat, dan makanan lainnya yang mengandung nitrat atau bahan kimia
  • Kelelahan
  • Banyaknya udara yang masuk dalam sistem pencernaan
  • Mabuk kendaraan
 
Abdominal migraine dilakukan dengan cara tanya jawab dan pemeriksaan fisik. Berikut penjelasannya.

Tanya jawab

Dokter akan melakukan tanya jawab mengenai kondisi medis pasien dan riwayat penyakit yang ada pada keluarga pasien.Setelah itu dokter akan menanyakan seputar keluhan yang terjadi pada anak. Diagnosis abdominal migraine dapat ditegakkan bila memenuhi beberapa kriteria berikut:
  • Paling tidak terdapat 5 serangan nyeri perut yang bertahan dalam 1-72 jam
  • Nyeri tumpul di sekitar pusar dengan intensitas sedang hingga berat
  • Paling tidak terdapat 2 dari beberapa gejala: hilang nafsu makan, mual, muntah, kulit pucat
  • Tidak terdapat gangguan pencernaan lain atau penyakit ginjal

Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik yang umumnya dilakukan dokter adalah USG atau endoskopi. Hal ini berguna untuk untuk mencari tahu kondisi yang memiliki gejala serupa, seperti:
 
Cara mengobati abdominal migraine umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Pilihan obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi abdominal migraine adalah:
  • Ibuprofen atau paracetamol
  • Obat anti mual
  • Obat migrain triptan, seperti sumatriptan dan zolmitriptan yang merupakan satu-satunya obat triptan yang disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) AS untuk anak di atas 6 tahun.
Obat lain yang digunakan untuk mencegah migrain dapat mencegah migrain perut jika anak meminumnya setiap hari. Ini termasuk:
  • Propranolol
  • Topiramate yang disetujui FDA untuk anak di atas 12 tahun
Pastikan anak mendapat waktu tidur yang cukup, makan makanan yang bergizi setiap hari, dan minum air yang cukup setiap harinya tanpa kandungan kafein. Bila gejala yang timbul disertai muntah, pastikan anak mendapat asupan cairan yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.Makanan seperti cokelat atau makanan olahan lainnya dapat memicu terjadinya abdominal migraine. Bila perlu, catat makanan yang dikonsumsi anak setiap harinya dan catat kapan saja serangan nyeri perut muncul untuk dapat memperkirakan makanan yang dapat memicu timbulnya gejala.Jika tidak ditangani dengan optimal, abdominal migraine dapat menyebabkan komplikasi berupa terganggunya aktivitas anak di sekolah. 
Cara mencegah abdominal migraine yang bisa dilakukan adalah mencatat tanggal dan waktu anak mengalami kondisi ini, makanan yang dikonsumsi sebelumnya, kegiatan sebelum gejala muncul, ada tidaknya obat yang diminum, serta ada tidaknya kejadian yang bisa membuat anak stres maupun cemas.Setelah itu, orang tua bisa membantu anak untuk menghindari hal-hal yang mungkin bisa memicu abdominal migraine tersebut. 
Berkonsultasilah sejak dini pada dokter ketika anak Anda mengalami keluhan nyeri perut. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang dirasakan oleh pasien.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan oleh pasien?
  • Sejak kapan gejala muncul?
  • Apakah pasien memiliki faktor risiko terkait abdominal migraine?
  • Apakah pasien rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah pasien pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah dicoba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis abdominal migraine agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/abdominal_migraines_in_children_and_adults/article.htm#what_is_abdominal_migraine
Diakses pada 13 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4770524/
Diakses pada 13 Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/abdominal-migraine#causes-and-triggers
Diakses pada 23 Juni 2021
WebMD. https://www.webmd.com/migraines-headaches/abdominal-migraines-children-adults
Diakses pada 23 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email