Zypraz Tablet

22 Mei 2020| Aby Rachman
Zypraz Tablet digunakan untuk mengatasi kecemasan (ansietas) dan gangguan panik.

Deskripsi obat

Zypraz tablet digunakan untuk mengatasi kecemasan (ansietas) dan gangguan panik. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Zypraz mengandung alprazolam.

Zypraz Tablet
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETZypraz tablet 0,25 mg: Rp 71.500/box per Maret 202
Kemasan1 box isi 5 strip @ 10 tablet (0,25 mg; 0,5 mg; 1 mg)
ProdusenKalbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati:

  • Gangguan kecemasan (ansietas), termasuk gangguan jiwa (neurosis) dan kecemasan (ansietas) yang menyertai depresi.
  • Gangguan panik, termasuk serangan panik pada ruangan terbuka atau tempat umum (agorafobia).

Komposisi obat

  • Zypraz tablet 0,25 mg: alprazolam 0,25 mg.
  • Zypraz tablet 0,5 mg: alprazolam 0,5 mg.
  • Zypraz tablet 1 mg: alprazolam 1 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Gangguan kecemasan (ansietas): 0,25 mg-0,5 mg sebanyak 3 kali/hari, dapat ditingkatkan secara bertahap dengan jarak 3-4 hari maksimal 4 mg/hari dalam dosis terbagi.
  • Gangguan panik:
    • Dosis awal: 0,5-1 mg/hari pada malam hati atau 0,5 mg sebanyak 3 kali/hari, kemudian ditingkatkan menjadi 1 mg/hari selama 3-4 hari.
  • Pasien usia lanjut, kondisi lemah dan gangguan fungsi hati berat: 0,25 mg sebanyak 2-3 kali/hari, jika perlu ditingkatkan secara bertahap.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Mengantuk.
  • Pusing.

Perhatian Khusus

  • Sindrom putus obat.
  • Depresi yang terjadi hampir sepanjang hari atau depresi neurotik.
  • Mengganggu kemampuan mengendarai kendaraan dan mengoperasikan mesin.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien penyakit hati dan ginjal kronis.
  • Penyakit paru kronik.
  • Kelemahan otot.
  • Riwayat penyalagunaan obat atau alkohol.
  • Gangguan kepribadian yang jelas.
  • Terapi jangka panjang.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Peningkatan tekanan bola mata secara mendadak (glaukoma akut sudut sempit).
  • Melemahnya otot tubuh akibat gangguan pada saraf dan otot (miastenia gravis).
  • Insufisiensi paru akut.
  • Keadaan takut terhadap sesuatu hal (fobia).
  • Kondisi di mana penderitanya mengalami kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi (obsesi psikosis kronik).
  • Dalam terapi antijamur: anak dan bayi prematur.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penekan SSP.
  • Alkohol dan barbiturat.
  • Simetidin dan fluvoksamin.
  • Antijamur golongan azol.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/zypraz/zypraz?type=brief&lang=id
Diakses pada 16 Maret 2020

Kalbemed. https://kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/172/ZYPRAZ
Diakses pada 16 Maret 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email