Zerlin Tablet 50 mg

26 Sep 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet (50 mg)
Produsen
Pharos Indonesia

Zerlin tablet adalah obat untuk mengatasi depresi, panik, stres pasca trauma, gangguan disforik pramenstruasi, dan gangguan kecemasan. Obat ini merupakan obat obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Zerlin tablet mengandung zat aktif sertralin.

  • Mengobati depresi.
  • Gangguan obsesif-kompulsif.
  • Gangguan panik.
  • Gangguan kecemasan.
  • Gangguan stres pasca-trauma (PTSD).
  • Gangguan psikologi, gejala fisik, dan emosi yang berhubungan dengan siklus menstruasi (dysphoric pramenstruasi (PMDD)).

Sertralin merupakan antidepresan dalam kelompok obat yang disebut inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI). Sertralin  bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu yaitu serotonin di otak dan memengaruhi bahan kimia di otak yang mungkin tidak seimbang pada orang dengan depresi, panik, dan kecemasan.

Sertralin 50 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal: 1 tablet/hari.
  • Dosis maksimal: 200 mg/hari.
Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Lelah atau kelemahan.
    Jika sertralin membuat Anda merasa lelah atau lemah, hentikan apa yang Anda lakukan dan duduk atau berbaring sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa lelah. Jangan minum alkohol karena akan membuat Anda merasa lebih buruk. Jika gejala ini tidak hilang setelah satu atau dua minggu, segera minta saran kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Diare.
    Minum banyak air atau cairan lain untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan gejala buang air kecil lebih sedikit dari biasanya dan urin berwarna gelap dan berbau tajam. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Mual.
    Cobalah untuk minum sertralin dengan atau setelah makan. Mungkin juga membantu jika Anda menghindari makanan kaya rasa atau makanan pedas.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi sertralin. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
    Cobalah minum sertralin di pagi hari.
  • Mengantuk.
    Minum sertralin di malam hari dan kurangi jumlah alkohol yang Anda minum. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa mengantuk. Jika ini tidak membantu, segera hubungi dengan dokter Anda.
  • Mulut kering.
    Kunyah permen karet bebas gula atau permen bebas gula.
  • Pusing.
    Jika sertralin membuat Anda merasa pusing, hentikan apa yang Anda lakukan dan duduk atau berbaring sampai Anda merasa lebih baik.
  • Pasien yang menggunakan bersamaan atau dalam 14 hari setelah penghentian obat golongan monoamine oxidase inhibitors (MAOI).
  • Penggunaan bersamaan dengan pimozid.
  • Penggunaan bersamaan larutan konsentrat oral sertralin dengan disulfiram.
  • Pasien dengan riwayat keluarga gangguan emosi yang tidak stabil (bipolar), suasana hati yang bersemangat secara fisik dan mental (mania atau hipomania), gangguan jangka panjang (skizofrenia), tingginya kadar gula (diabetes melitus), riwayat gangguan perdarahan, tekanan dalam mata yang meningkat tinggi (glaukoma sudut tertutup) atau riwayat glaukoma.
  • Anak-anak.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Hindari penarikan mendadak.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Diuretik.
    Penggunaan sertralin dengan diuretik dapat meningkatkan risiko penurunan kadar natrium dalam darah (hiponatremia).
  • Ziprasidon, iloperidon, klorpromazin, mesoridazin, droperidol, antibiotik spesifik misalnya eritromisin, gatifloksasin, moksiifloksasin, sparfloksasin, antiaritmia misalnya amiodaron dan sotalol.
    Peningkatan risiko perpanjangan QT yang memperpanjang bilik jantung memompa terlalu cepat.
  • Disulfiram.
    Peningkatan efek merugikan atau toksik dari larutan konsentrat oral sertralin dengan disulfiram.
  • Antikoagulan misalnya aspirin, klopidogrel, heparin, warfarin dan NSAID misalnya ibuprofen dan naproksen.
    Penggunaan sertralin dengan obat di atas dapat meningkatan risiko terjadinya perdarahan.
  • Fenitoin.
    Sertralin dapat meningkatkan konsentrasi serum fenitoin.
  • MAOI, linezolid, dan IV mitilen blue.
    Penggunaan sertralin bersama obat di atas dapat mengganggu metabolisme obat di atas.
  • Pimozid.
    Sertralin dapat meningkatkan efek merugikan atau toksik pimozid.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sertraline/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 8 September 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/sertraline/
Diakses pada 8 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/dosage/zoloft.html
Diakses pada 8 September 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/zoloft-drug.htm#description
Diakses pada 8 September 2020

EverydayHealth. https://www.everydayhealth.com/drugs/zoloft
Diakses pada 8 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-35/zoloft-oral/details
Diakses pada 8 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Mengenal Misophonia, Gangguan yang Membuat Anda Benci Terhadap Suara Tertentu

Misophonia adalah suatu gangguan di mana Anda membenci suara tertentu yang biasa dibuat oleh manusia, seperti mengunyah, bernapas, mengecap, dan lainnya. Penderita gangguan ini akan merasa stres ketika mendengar suara pemicu.
04 Jun 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Mengenal Misophonia, Gangguan yang Membuat Anda Benci Terhadap Suara Tertentu

Apa Itu Tuna Grahita?

Tuna grahita atau keterbelakangan mental selalu diasosiasikan dengan kondisi yang membuat penderitanya memiliki IQ yang rendah. Faktanya, selain memiliki IQ yang rendah, penderita tuna grahita juga memiliki kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-harinya.
25 Feb 2020|Anita Djie
Baca selengkapnya
Apa Itu Tuna Grahita?

Burnout, Masalah Pekerjaan yang Sering Terjadi tapi Jarang Disadari

Beban kerja yang dianggap berat dan lingkungan yang tidak mendukung membuat Anda mudah mengalami lelah, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara emosional. Kondisi ini merupakan suatu fenomena yang dinamakan dengan burnout.
11 Jun 2019|Giovanni Jessica
Baca selengkapnya
Burnout, Masalah Pekerjaan yang Sering Terjadi tapi Jarang Disadari