Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Zat besi (Alias: Iron)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Suplemen besi dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang dibutuhkan oleh tubuh
Suplemen besi dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi sel darah merah

Suplemen besi merupakan mineral yang sangat penting bagi tubuh karena memproduksi sel darah merah. Ini sangat diperlukan untuk mengangkut oksigen dan karbon dioksida.

Suplemen besi biasa digunakan untuk mencegah dan mengobati anemia yang disebabkan oleh kadar zat besi yang rendah. Ini juga bermanfaat bagi wanita pada periode menstruasi, kehamilan, serta penderita penyakit ginjal maupun gagal jantung.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan, sesak napas, penurunan kinerja fisik, dan masalah belajar pada anak-anak dan orang dewasa, dan infeksi.

Zat besi (Iron)
Golongan

Kelompok mineral

Kategori Obat

Obat bebas

Bentuk Obat

Tablet, kapsul, sirup

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Untuk mencegah kekurangan zat besi

  • Pria dewasa dan remaja: 10 miligram (mg)/hari.
  • Wanita dewasa dan remaja: 10-15 mg per hari.
  • Wanita hamil: 30 mg/hari.
  • Wanita menyusui: 15 mg/hari.
  • Anak-anak usia 7-10 tahun: 10 mg/hari.
  • Anak-anak usia 4-6 tahun: 10 mg/hari.
  • Anak-anak yang lahir hingga usia 3 tahun: 6-10 mg/hari.

Aturan pakai Zat besi dengan benar

Sebelum menggunakan obat ini baca petunjuk yang ada di kemasan, atau ikuti anjuran dari dokter.

Suplemen besi lebih baik dikonsumsi 1 jam sebelum makan, saat perut kosong. Namun untuk menghindari sakit perut, obat bisa dikonsumsi dengan makan atau setelah makan. Jangan mengonsumsi zat besi jika ada makanan yang mengandung produk susu, kopi, teh atau sereal.

Jika ingin mengonsumsi obat lain, beri jarak waktu yang cukup untuk menggunakan obat tersebut. Jangan mengonsumsinya secara bersamaan.

Efek Samping

Zat besi dapat menimbulkan efek samping seperti sakit perut, sembelit, mual, hingga muntah. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Perhatikan jika adanya gejala overdosis yang mungkin sering terjadi. Namun segera dapatkan bantuan medis jika keadaan memburuk. Tanda-tanda gejala overdosis antara lain:

  • Kulit pucat
  • Diare (mungkin mengandung darah)
  • Muntah berat
  • Perut kram

Ada beberapa efek samping lain yang belum tercatat. Jika Anda mengalami efek samping lain, tanyakan kepada tenaga medis.

Peringatan

Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini, atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakannya bersamaan, harap berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan mengganti dosisnya jika obat tersebut memang harus digunakan secara bersamaan dengan obat lain.

Beberapa obat di bawah ini dapat menyebabkan interaksi jika dikonsumsi secara bersamaan:

  • Bifosfonat berinteraksi dengan iron. Mengonsumsinya secara bersamaan dengan bifosfonat akan menyebabkan berkurangnya efektivitas bifosfonat.
  • Levodopa berinteraksi dengan iron. Jika keduanya dikonsumsi bersamaan, efektivitas levodopa dapat berkurang.
  • Antibiotik (antibiotik kuinolon) berinteraksi dengan iron. Yang termasuk antibiotik antara lain ciprofloxacin (Cipro), enoxacin (Penetrex), norfloxacin (Chibroxin, Noroxin), sparfloxacin (Zagam), trovafloxacin (Trovan), dan grepafloxacin (Raxar).

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Ditinjau oleh: dr Anandika Pawitri

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/iron-supplement-oral-route-parenteral-route/proper-use/drg-20070148
Diakses pada 22 Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-912/iron
Diakses pada 22 Oktober 2018

FDA

Artikel Terkait:
Back to Top