Xepazym Kaplet

Ditinjau oleh Dea Febriyani
Xepazym kaplet digunakan untuk mengatasi perut kembung

Deskripsi obat

Xepazym kaplet adalah obat yang digunakan untuk membantu mengatasi perut kembung. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Xepazym kaplet mengandung pancreatin dan simethicone.
Pancreatin merupakan suplemen yang berisi berbagai enzim pencernaan. Fungsi utama pancreatin adalah membantu memecah makanan dan mengubahnya menjadi energi. Sementara, simethicone digunakan untuk meredakan gejala gas berlebih, seperti sendawa, perut kembung, serta perasaan tertekan atau tidak nyaman pada perut dan usus. Simethicone dapat membantu memecah gelembung gas di usus.

Xepazym Kaplet
Golongan ObatObat bebas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter.
Kandungan utamaPancreatin dan simethicone.
Kelas terapiPankreatitis.
Klasifikasi obatDigestive enzymes.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 6 kaplet
ProdusenMestika Farma

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi perut kembung karena gangguan pada proses produksi enzim pankreas (insufisiensi pankreas), hati, kelenjar empedu, lambung dan usus.
  • Mengatasi perut kembung setelah operasi, keluarnya gas melalui anus atau dubur akibat akumulasi gas di dalam perut (flatulensi), dan nyeri perut.
  • Persiapan untuk radiografi perut.

Pancreatin digunakan ketika pankreas tidak dapat memproduksi enzim pencernaan dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan tubuh. Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan tubuh kekurangan enzim ini, misalnya penyakit genetik yang menyebabkan lengket dan kentalnya lendir dalam tubuh (fibrosis kistik), pankreatitis, kanker pankreas, atau operasi pankreas. Itu sebabnya, pancreatin dapat menjadi pengganti enzim pencernaan tersebut untuk membantu mencerna lemak, protein, dan gula dalam tubuh.
Simethicone sendiri bekerja dengan mengurangi produksi gas di saluran pencernaan yang menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada perut.

Komposisi obat

Tiap 1 kaplet:

  • Pancreatin 170 mg.
  • Simethicone 80 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis umum: 1-2 kaplet/hari.
  • Untuk persiapan pemeriksaan rontgen: 2 kaplet sebanyak 3-4 kaplet/hari selama 2 hari sebelum pemeriksaan dan 2 kaplet pada perut kosong pagi-pagi pada hari pemeriksaan.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi pada waktu makan, atau segera sesudahnya tanpa dikunyah, atau sesuai anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Pusing.
    Berbaringlah ketika Anda merasa pusing, istirahatkan tubuh agar tidak pingsan. Lalu, duduklah hingga Anda merasa lebih baik. Ketika mengalami pusing, hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Konstipasi (sembelit).
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti buah dan sayuran segar. Minumlah banyak cairan.
  • Nyeri sendi.
  • Nyeri atau kram perut.
  • Reaksi alergi.
  • Iritasi antara gusi dan pipi (bukal).
  • Iritasi pada daerah anus (perianal).

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita asam urat.
  • Pasien penderita asma.
  • Pasien penderita diabetes (kencing manis).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Xepazym tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memilki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Penderita dengan kerusakan saluran empedu.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara Xepazym tablet dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakan obat ini bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Mual parah, muntah, atau diare.
  • Sakit perut parah.
  • Sendi bengkak atau nyeri.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/pancreatin#drug-side-effects
Diakses pada 10 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-254/pancreatic-enzyme-products
Diakses pada 10 Desember 2020

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/pancreatin-4775747#potential-side-effects
Diakses pada 10 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/sfx/simethicone-side-effects.html
Diakses pada 10 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-341-8265/simethicone-oral/simethicone-oral/details
Diakses pada 10 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email