Xantia Kapsul 4 mg

07 Nov 2020| Dea Febriyani
Xentia kapsul adalah supelemen untuk membantu memelihara kesehatan.

Deskripsi obat

Xentia kapsul adalah supelemen untuk membantu memelihara kesehatan. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Xentia kapsul mengandung zat aktif natural astaxanthin.
Xantia Kapsul 4 mg
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaNatural astaxanthin.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 kapsul (4 mg)
ProdusenCapsugel Pleormel Cedex

Informasi zat aktif

Astaxanthin adalah pigmen kemerahan yang termasuk dalam kelompok bahan kimia yang disebut karotenoid. Ini terjadi secara alami pada alga tertentu dan menyebabkan warna merah muda atau merah pada salmon, trout, lobster, udang, dan makanan laut lainnya. Astaxanthin merupakan antioksidan. Efek ini mungkin melindungi sel dari kerusakan. Astaxanthin juga dapat meningkatkan cara fungsi sistem kekebalan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, astaxanthin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap ke dalam tubuh seperti lipid dan diangkut melalui sistem limfatik ke hati.

Indikasi (manfaat) obat

Membantu memelihara kesehatan seperti pada kondisi:

  • Mengobati penyakit yang menyebabkan terjadinya penurunan kemampuan berpikir, perubahan perilaku, berkurangnya daya ingat dan bicara (penyakit Alzheimer).
  • Mengatasi penyakit saraf yang mempengaruhi bagian otak sehingga menyebabkan terjadinya gangguan koordinasi (penyakit Parkinson). 
  • Mengatasi stroke, kolesterol tinggi, penyakit hati, degenerasi makula terkait usia (kehilangan penglihatan terkait usia), dan mencegah kanker.
  • Mengatasi sindrom metabolik, yang merupakan sekelompok kondisi yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
  • Meningkatkan kinerja saat olahraga, mengurangi kerusakan otot setelah olahraga, dan mengurangi nyeri otot setelah latihan.
  • Meningkatkan kualitas tidur, dan untuk mengatasi kondisi sensasi kesemutan atau nyeri pada jari tangan (sindrom carpal tunnel), rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia), gangguan kesuburan (infertilitas) pada pria, gejala menopause, dan peradangan pada sendi yang disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis).

Astaxanthin adalah antioksidan. Efek ini akan melindungi sel dari kerusakan. Astaxanthin juga dapat meningkatkan cara fungsi sistem kekebalan. Antioksidan, astaxanthin dikatakan memiliki banyak manfaat kesehatan. Ini terkait dengan kulit yang lebih sehat, daya tahan tubuh, kesehatan jantung, nyeri sendi, dan dapat digunakan untuk pengobatan kanker.

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kapsul/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesudah makanan.

Efek samping obat

  • Feses berwarna kemerahan.
  • Menurunkan libido.
  • Pertumbuhan payudara pada pria.
  • Ketidakmmapuan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi).

Jika Anda mengalami reaksi efek samping yang sangat mengganggu atau parah segera hubungi dokter Anda.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang mengonsumsi obat penekan sistem kekebalan tubuh.
  • Pasien yang memiliki kadar kalsium yang rendah dalam tubuh (hiperkalsemia).
  • Pasien yang memiliki tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Pasien yang memiliki masalah pada kelenjar tiroid.
  • Pasien yang memiliki masalah pada hormon.

Kategori kehamilan

Kategori N: Keamanan penggunaan xantia kapsul pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap astaxanthin.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penurun tekanan darah tinggi (hipertensi).
    Astaxanthin dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, jika dikonsumsi dengan obat antihipertensi dapat menyebabkan peningkatan penurunan tekanan darah (hipotensi).
  • 5-alpha-reductase inhibitor.
  • Karotenoid serupa seperti canthaxanthin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika efek samping yang Anda alami semakin parah.

Sesuai kemasan per Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1063/astaxanthin
Diakses pada 13 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/astaxanthin#2
Diakses pada 13 Oktober 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/health-claims-astaxanthin
Diakses pada 13 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drp/astaxanthin-capsules-and-oral-powder.html
Diakses pada 13 Oktober 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/astaxanthin/supplements.htm
Diakses pada 13 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email