Wellness Os-Cal Kapsul

03 Des 2020
Wellness Os-Cal kapsul adalah suplemen untuk menjaga kesehatan tulang

Deskripsi obat

Wellness Os-Cal kapsul adalah suplemen untuk menjaga kesehatan tulang. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas.

Wellness Os-Cal kapsul mengandung vitamin D, vitamin K, kalsium, magnesium, boron dan ekstrak paku ekor kuda. Salah satu fungsi utama vitamin D adalah memastikan cukup atau tidaknya kadar kalsium dalam darah. Vitamin D dikombinasikan dengan vitamin K untuk meningkatkan jumlah kalsium di tulang Anda, sekaligus mengurangi penumpukannya di jaringan lunak, seperti pembuluh darah. Wellness Os-Cal kapsul dapat digunakan untuk mengobati kondisi yang disebabkan oleh rendahnya kadar kalsium, seperti pengeroposan tulang (osteoporosis), tulang lemah (osteomalasia atau rakhitis), penurunan aktivitas kelenjar paratiroid (hipoparatiroidisme), dan penyakit otot tertentu.

Wellness Os-Cal Kapsul
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaVitamin D, vitamin K, calcium, magnesium, boron dan ekstrak ekor kuda.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 botol @ 60 kapsul
ProdusenNatural Nutindo

Informasi zat aktif

Kalsium digunakan untuk mencegah atau mengobati keseimbangan kalsium negatif. Tak hanya itu, kalsium juga berfungsi mencegah atau mengurangi laju pengeroposan tulang. Kalsium dalam garam kalsium membantu kinerja saraf dan otot, serta memungkinkan fungsi jantung normal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap sebagian besar dari usus kecil.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan didistribusikan ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Kelebihan kalsium terutama diekskresikan melalui ginjal. Kalsium yang tidak terserap dibuang melalui feses, bersama dengan yang disekresikan di empedu dan jus pankreas.

Vitamin D adalah sterol yang larut dalam lemak dan mampu membantu mempertahankan kondisi normal (homeostasis) kalsium dan fosfat, serta membantu dalam proses pembentukan mineral (mineralisasi) tulang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin D diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik di saluran cerna dengan adanya empedu.
  • Metabolisme: Di hati dan ginjal untuk membentuk 1,25-dihidroxicolecalciferol atau yang sering dikenal kalsitriol sebagai bentuk aktif dari vitamin D.
  • Ekskresi: Vitamin D dan metabolit terutama diekskresikan di empedu dan feses.

Magnesium berperan penting sebagai senyawa kimia nonprotein yang diperlukan untuk aktivitas biologis protein (kofaktor) dalam banyak reaksi enzimatis pada tubuh yang melibatkan sintesis protein dan metabolisme karbohidrat (setidaknya 300 reaksi enzimatis membutuhkan magnesium). Tindakan enzim lipoprotein lipase, yang berfungsi dalam mencerna lemak, telah terbukti penting dalam mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh dan tindakan natrium-kalium ATPase dalam dalam menyediakan energi bagi tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, magnesium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Berbanding terbalik dengan jumlah yang dicerna; 40% hingga 60% dalam kondisi diet terkontrol; 15% sampai 36% pada dosis yang lebih tinggi.
  • Distribusi: Tulang (50% hingga 60%); cairan ekstraseluler (1% sampai 2%).
  • Ekskresi: Urine (sebagai magnesium); kotoran (sebagai obat yang tidak terserap).

Indikasi (manfaat) obat

  • Menguatkan dan menjaga kesehatan tulang, gigi, dan gusi.
  • Menjaga irama denyut jantung.
  • Menjaga kesehatan jantung.
  • Menjaga pembuluh darah
  • Menjaga kesehatan saraf dan kerja otot.
  • Menjaga pembekuan darah normal.
  • Dianjurkan juga bagi wanita menopause karena jumlah estrogen yang menurun menyebabkan banyak kalsium yang hilang dari tulang.

Vitamin D memainkan peranan penting dalam membantu menyerap kalsium dan memelihara kadar fosfor dalam darah. Faktor-faktor ini penting untuk menjaga kesehatan tulang.
Vitamin K adalah zat yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh dan berkembang secara normal. Vitamin K membantu tubuh dengan cara membuat protein untuk tulang dan jaringan yang sehat, serta mencegah pembekuan darah. Jika tidak memiliki cukup vitamin K, Anda dapat mengalami terlalu banyak pendarahan.
Kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan manusia untuk membangun dan memelihara kekuatan tulang dan gigi, serta sangat penting untuk fungsi fisik lainnya, seperti kontrol otot dan sirkulasi darah.
Magnesium merupakan mineral yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Magnesium dan kalsium bekerja sama untuk menjaga kekuatan tulang.
Boron memiliki khasiat dalam pengobatan kerapuhan tulang (osteoporosis) dan radang sendi (osteoarthritis). Zat ini bekerja sama dengan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pembentukan tulang yang sehat.
Ekstrak paku ekor kuda atau horsetails adalah tanaman populer yang telah digunakan sebagai obat herbal sejak zaman kerajaan Yunani dan Romawi. Paku ekor kuda disarankan sebagai pengobatan untuk osteoporosis karena mengandung silikon, yaitu mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang.

Komposisi obat

  • Vitamin D 100 IU.
  • Vitamin K 10 mcg.
  • Calcium 1000 mg.
  • Magnesium 400 mg.
  • Boron 1 mg.
  • Ekstrak paku ekor kuda 25 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

3 kapsul/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesudah makan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sediki sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis karena minuman mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Kelelahan.
  • Mengantuk.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mulut kering.
  • Rasa logam pada mulut.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk dan kering. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita pengerasan arteri (aterosklerosis).
  • Pasien penderita kelenjar paratiroid terlalu aktif (hiperparatiroidisme).
  • Pasien penderita kanker darah karena pembengkakan kelenjar getah bening (limfoma).
  • Pasien tuberkulosis.
  • Pasien penderita kelemahan otot (myasthenia gravis).
  • Pasien dengan kadar asam rendah di perut (aklorhidria).
  • Pasien dengan tingginya kadar fosfat dalam darah (hiperfosfatemia) atau rendahnya kadar fosfat dalam darah (hipofosfatemia).
  • Pasien penderita kadar kalium rendah (hipokalemia).
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).

Kategori kehamilan

Kalsium.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Vitamin D, vitamin K, dan magnesium.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Wellness Os-Cal kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaan pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Boron.
Kategori N: Keamanan penggunaan Wellness Os-Cal kapsul pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita tersumbatnya aliran listrik ke jantung (blok jantung).
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati.
  • Pasien dengan kadar kalsium tinggi dalam darah.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin.
    Vitamin K dapat menurunkan efektivitas warfarin dalam memperlambat pembekuan darah.
  • Obat yang mengandung estrogen.
    Mengonsumsi boron bersama estrogen dapat menyebabkan terlalu banyak estrogen dalam tubuh.
  • Lithium.
    Lithium meningkatkan jumlah lithium dalam tubuh dan mengakibatkan efek samping serius.
  • Aspirin.
    Mengonsumsi kalsium bersama aspirin dapat menurunkan efektivitas aspirin.
  • Levothyroxine.
    Mengonsumsi kalsium bersama levotiroksin dapat menurunkan efek levothyroxine. Berikan jarak minimal selama 4 jam.
  • Aluminium.
    Vitamin D dapat meningkatkan kadar aluminium dalam tubuh yang dapat berbahaya bagi penderita penyakit ginjal. Konsumsi vitamin D dua atau empat jam setelah mengonsumsi antasida.
  • Calcipotriene.
    Vitamin D dapat meningkatkan efek samping dari calcipotriene.
  • Diltiazem.
    Vitamin D dapat menurunakn efektivitas dari diltiazem.
  • Chlorothiazide, hydrochlorothiazide, indapamide, metolazone, dan chlorthalidone.
    Vitamin D dapat menyebabkan kadar kalsium dalam tubuh terlalu tinggi.
  • Antibiotik aminoglikosida, antibiotik kuinolon, dan antibiotik tetrasiklin.
    Penggunaan magnesium bersama obat antibiotik tersebut dapat menurunkan kadar antibiotik dalam tubuh, sehingga menurunkan efektivitasnya.
  • Obat tekanan darah, seperti nifedipin, verapamil, dan diltiazem.
    Magnesium dapat menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi magnesium dengan obat untuk tekanan darah tinggi dapat menyebabkan tekanan darah Anda menjadi terlalu rendah.
  • Obat diuretik.
    Beberapa obat diuretik dapat meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh, sehingga menyebabkan terlalu banyak magnesium berada di dalam tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-929/vitamin-d
Diakses pada 16 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-983/vitamin-k
Diakses pada 16 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-781/calcium
Diakses pada 16 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-998/magnesium
Diakses pada 16 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-894/boron
Diakses pada 16 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-843/horsetail
Diakses pada 16 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-94236/calcium-vitamin-d3-vitamin-k-oral/details
Diakses pada 16 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email