Wellness Ocucare Kapsul

21 Des 2020| Dea Febriyani
Wellness Ocucare kapsul adalah suplemen untuk menjaga kesehatan mata

Deskripsi obat

Wellness Ocucare kapsul adalah suplemen untuk menjaga kesehatan mata. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas. Wellness Ocucare kapsul mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin E, zinc, tembaga, selenium, ekstrak bilberry, ekstrak biji anggur, dan lutein.
Wellness Ocucare kapsul bermanfaat untuk melindungi dan menjaga kesehatan mata secara keseluruhan, termasuk retina dan kornea. Suplemen ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga bisa digunakan untuk membantu mengobati gangguan mata pada penderita diabetes (retinopati diabetik), gangguan penglihatan (degenerasi makula) terkait usia, tekanan tinggi pada bola mata (glaukoma), dan lensa mata keruh serta berawan (katarak).

Wellness Ocucare Kapsul
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaVitamin C, vitamin A, vitamin E, zinc, tembaga, selenium, ekstrak bilberry, ekstrak biji anggur, dan lutein.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 botol @ 30 kapsul
ProdusenNatural Nutrindo

Informasi zat aktif

Vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan zink merupakan komponen dari Wellness Ocucare kapsul.

Vitamin A dibutuhkan untuk kesehatan fungsi dan perbaikan kulit, penglihatan dalam cahaya redup atau di malam hari (night vision), serta pemeliharaan kesehatan selaput lendir, termasuk lambung dan paru-paru. Vitamin A juga merupakan antioksidan yang dapat mengurangi risiko kerusakan sel akibat radikal bebas.

  • Absorpsi: Penyerapan di saluran cerna bergantung pada keberadaan empedu dan ditingkatkan oleh lemak makanan.
  • Distribusi: Didistribusikan ke berbagai jaringan, seperti lemak, kelenjar adrenal dan ovarium.
  • Metabolisme: 20-60% dimetabolisme menjadi retinol di dinding usus, dan sejumlah kecil diubah menjadi vitamin A di hati.

Vitamin C (asam askorbat) adalah vitamin yang bertindak sebagai antioksidan yang penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan kolagen. Selain itu, vitamin C terlibat dalam pembentukan lipid (lemak) dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin C diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran cerna.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Iktatan protein plasma sekitar 25%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme menjadi metabolit tidak aktif, askorbat-2-sulfat dan asam oksalat.
  • Ekskresi: Melalui urine (sebagai obat yang tidak berubah dan metabolit tidak aktif). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 10 jam.

Vitamin E melindungi membran sel, vitamin A, vitamin C (asam askorbat), dan asam lemak tak jenuh ganda dari oksidasi. Beberapa bukti menunjukkan kemampuannya dalam menurunkan risiko pembekuan darah (agregasi platelet).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin E diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap pada saluran pencernaan dan bergantung pada keberadaan empedu.
  • Distribusi: Disalurkan ke semua jaringan dan disimpan dalam jaringan yang menyimpan lemak (adiposa).
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Vitamin E diekskresikan terutama di empedu. Sejumlah kecil metabolit yang diekskresikan dalam urine.

Zinc adalah mineral yang terlibat dalam pembelahan dan pertumbuhan sel, penghilangan radikal bebas berbahaya, perkembangan sel normal, dan pemeliharaan sistem kekebalan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zinc diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak terserap secara sempurna di saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 20-30%.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tertinggi di otot, tulang, kulit, mata, dan prostat. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 55%, terikat pada albumin 40%.
  • Ekskresi: Ekskresi melalui feses. Jumlah kecil melalui urine dan keringat.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mencegah kerusakan mata.
  • Melancarkan aliran darah dan oksigen di pembuluh darah mata.
  • Melindungi lapisan kolagen mata untuk menjaga keutuhan struktur mata.

Vitamin A memiliki peran penting dalam menjaga penglihatan dengan mempertahankan agar kornea, sebagai penutup luar mata, tetap bersih. Vitamin A juga memiliki komponen rhodopsin, yaitu protein di mata yang memungkinkan melihat saat cahaya redup.
Vitamin C, vitamin E, ekstrak bilberry, ekstrak biji anggur, selenium, dan tembaga adalah antioksidan kuat yang membantu melindungi sel mata dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas merupakan molekul berbahaya dan tidak stabil.
Lutein termasuk ke dalam kelompok karotenoid yang dapat ditemukan di makula dan retina mata. Senyawa ini membantu menyaring cahaya biru yang berpotensi berbahaya, sehingga melindungi mata dari kerusakan. Sementara, Zinc menurunkan risiko terkena penurunan penglihatan (degenerasi makula) dan memberikan perlindungan pada retina.

Komposisi obat

  • Vitamin C 60 mg.
  • Vitamin A 5000 IU.
  • Vitamin E 30 IU.
  • Zinc 30 mg.
  • Tembaga 2 mg.
  • Selenium 40 mcg.
  • Ekstrak bilberry 50 mg.
  • Ekstrak biji anggur 10 mg.
  • Lutein 500 mcg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Mual.
    Tanyakan apoteker apakah Anda harus minum obat dengan makanan. Hindari makanan berlemak atau gorenganyang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat meningkatkan risiko mual. Hindari berbaring telentang saat beristirahat. Minumlah obat sebelum tidur untuk mencegah mual.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Pusing.
    Baringkan tubuh Anda, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau menggunakan mesin.
  • Demam.
  • Tekanan darah rendah.
  • Kram perut.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat kering pada suhu di bawah 30°C dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kanker.
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal.Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien penderita gangguan mental yang menyebabkan halusinasi (skizofrenia).
  • Pasien yang merokok.
  • Pasien penderita kekurangan zat besi.
  • Pasien penderita stroke.
  • Pasien penderita penyakit keturunan yang menyebabkan lendir dalam tubuh menjadi lembab dan lengket (kistik fibrosis).
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi dan gangguan perdarahan.

Kategori kehamilan

Vitamin A dan vitamin E.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Bila dikonsumsi dalam dosis berlebihan:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Wellness Ocucare kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.
Nicotinamide, vitamin C, dan zinc.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Wellness Ocucare kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penurun kolesterol (statin).
    Mengonsumsi vitamin A bersama obat di atas dapat menurunkan efektivitas obat tersebut.
  • Amphetamine dan benfetamin.
    Vitamin C dapat mengurangi kadar obat di atas dalam darah, sehingga membuat obat kurang efektif.
  • Bortezomib.
    Suplemen yang mengandung asam askorbat atau vitamin C dapat mengurangi efektivitas bortezomib dalam mengobati kanker.
  • Deferoksamin.
    Menggunakan vitamin C bersama deferoksamine dapat menyebabkan masalah jantung dan katarak.
  • Methamphetamine.
    Vitamin C dapat mengurangi kadar methamphetamine dalam darah, sehingga membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Obat untuk terapi kanker (kemoterapi).
    Vitamin E adalah antioksidan. Antioksidan dapat menurunkan efektivitas beberapa obat yang digunakan untuk kanker.
  • Obat yang memperlambat pembekuan darah.
    Mengonsumsi vitamin E bersama obat-obatan tersebut dapat meningkatkan kemungkinan memar dan perdarahan.
  • Cisplatin.
    Ciplastin adalah obat yang digunakan untuk mengobati kanker. Zinc dapat meningkatkan efek ciplastin.
  • Penicillamine.
    Zinc dapat menurunkan jumlah penicillamine yang diserap tubuh dan menurunkan efektivitasnya dalam mengatasi radang sendi (rheumatoid arthritis).
  • Obat pengontrol gula darah (antidiabetes), misalnya glimepiride, glyburide, insulin, pioglitazone, rosiglitazone, chlorpropamide, glipizide, dan tolbutamide.
    Mengonsumsi bersama obat antidiabetes menyebabkan kadar gula darah terlalu rendah di dalam tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera dapatkan bantuan medis jika Anda mengalami reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sulit bernapas, serta pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/eye-vitamins#TOC_TITLE_HDR_8
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1001/vitamin-c-ascorbic-acid
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-964/vitamin-a
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-954/vitamin-e
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-982/zinc
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-902/copper
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1003/selenium
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-754/lutein
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-202/bilberry#
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/diet/grape-seed-extract#1-5
Diakses pada 25 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email