Wellness Excell-C 500 mg Tablet

05 Jan 2021| Ajeng Prahasta
Wellness Excell-C 500 mg tablet adalah suplemen untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C

Deskripsi obat

Wellness Excell-C 500 mg tablet adalah suplemen untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah timbulnya penyakit. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas. Wellness Excell-C 500 mg tablet mengandung vitamin C, citrus bioflavonoid, dan kalsium karbonat.
Komponen dalam suplemen ini berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan pada sel tubuh akibat paparan radikal bebas. Selain itu, Wellness Excell-C 500 mg tablet juga dapat menjaga kesehatan jantung. Selain itu, suplemen ini juga mampu mengurangi dampak negatif dari racun akibat merokok.

Wellness Excell-C 500 mg Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaVitamin C (dari kalsium askorbat), citrus bioflavonoid, dan kalsium (dari kalsium karbonat).
Kelas terapiSuplemen dan vitamin.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 tablet
ProdusenViva Pharmaceutical

Informasi zat aktif

Kalsium berfungsi untuk mencegah atau memperlambat pengeroposan tulang. Kalsium juga dapat membantu meningkatkan kinerja saraf dan otot, serta memungkinkan fungsi jantung berjalan normal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap sebagian besar dari usus kecil.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan disalurkan ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Kelebihan kalsium terutama dibuang melalui ginjal. Kalsium yang tidak terserap dibuang melalui feses, bersama yang disekresikan di empedu dan jus pankreas.

Vitamin C terlibat dalam pembentukan lemak dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi atau pernapasan sel. Vitamin C termasuk dalam golongan vitamin yang larut dalam air, serta berperan sebagai antioksidan yang dapat memperbaiki jaringan dan membentuk kolagen.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin C diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Iktatan protein plasma sekitar 25%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (sebagai obat yang tidak berubah dan sebagai metabolit tidak aktif). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 10 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Membantu menjaga kekebalan tubuh dan mencegah timbulnya infeksi.
  • Mempercepat proses penyembuhan luka.
  • Mencegah timbulnya sariawan dan gusi berdarah.
  • Mencegah penuaan dini.
  • Memelihara kesehatan jantung.
  • Membantu mencegah alergi, sembelit, dan peradangan pada rongga hidung yang disebabkan alergi (hay fever).
  • Memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.
  • Membantu proses pembentukan kolagen tubuh.
  • Meningkatkan kesehatan rambut, kulit, dan kuku.
  • Mengurangi gejala asma dan mengatasi penyempitan pada saluran napas.
  • Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
  • Mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi).

Vitamin C berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Bioflavonoid sendiri digunakan dalam pengobatan alternatif sebagai bantuan untuk meningkatkan kerja vitamin C, mendukung sirkulasi darah, serta mengobati alergi, virus, atau radang sendi dan kondisi peradangan lainnya. Selain itu, bioflavonoid juga berfungsi sebagai antioksidan untuk menjaga tubuh dari bahaya radikal bebas.
Kalsium pun menjadi mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Tulang selalu rusak lalu terbentuk kembali, dan kalsium dibutuhkan untuk proses ini. Mengonsumsi kalsium dapat membantu pembentukan tulang dan menjaga tulang agar tetap kuat.

Komposisi obat

  • Vitamin C (dari kalsium askorbat) 500 mg.
  • Citrus bioflavonoid 35% 200 mg.
  • Kalsium (dari kalsium karbonat) 50 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Mulas.
  • Kram perut.
  • Kelelahan.
  • Peningkatan frekuensi berkemih.
  • Dapat meningkatkan penyerapan zat besi pada penderita anemia.
  • Nyeri otot.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat kering pada suhu di bawah 30°C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien yang memiliki kadar asam rendah dalam tubuh.
  • Pasien yang memiliki kadar fosfat rendah atau tinggi dalam tubuh.
  • Pasien yang memiliki kadar tiroid rendah dalam tubuh (hipotiroidisme).
  • Pasien dengan kadar kalsium tinggi dalam darah.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien yang merokok.
  • Pasien yang mengalami stroke.
  • Pasien yang mengalami atau memiliki riwayat batu ginjal.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang menjalani operasi untuk mengatasi penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah pada jantung (angioplasti)
  • Pasien yang memiliki penyakit pada otak yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan bicara, dan kemampuan berpikir (peyakit Alzheimer).

Kategori kehamilan

Kalsium. 
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Vitamin C.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Wellness Excell-C 500 mg tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aluminium.
    Vitamin C dapat meningkatkan penyarapan aluminium dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Estrogen.
    Vitamin C dapat menurunkan kecepatan tubuh menghilangkan estrogen. Mengonsumsi vitamin C bersama estrogen dapat meningkatkan efek samping estrogen, seperti nyeri dan pembesaran pada payudara.
  • Fluphenazine.
    Vitamin C dalam jumlah besar dapat menurunkan jumlah fluphenazine di dalam tubuh. Mengonsumsi vitamin C bersama fluphenazine dapat menurunkan efektivitasnya.
  • Obat untuk terapi kankter (kemoterapi).
    Vitamin C adalah antioksidan. Antioksidan dapat menurunkan efektivitas beberapa obat yang digunakan untuk kanker.
  • Obat untuk terapi HIV/AIDS.
    Mengonsumsi vitamin C dalam dosis besar dapat mengurangi jumlah obat yang digunakan untuk HIV/AIDS bertahan di dalam tubuh. Hal ini dapat menurunkan efektivitas obat tersebut.
  • Warfarin.
    Warfarin digunakan untuk memperlambat pembekuan darah. Vitamin C dalam jumlah besar dapat menurunkan efektivitas warfarin. Penurunan efektivitas warfarin dapat meningkatkan risiko pembekuan darah.
  • Antibiotik.
    Kalsium dapat menurunkan penyerapan antibiotik dalam tubuh, sehingga menurunkan efektivitas antibiotik dalam mengatasi infeksi bakteri.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Menggigil, demam, peningkatan keinginan buang air kecil, dan nyeri atau sulit buang air kecil.
  • Sakit parah di sisi atau punggung bawah Anda dan terdapat darah dalam urine Anda.
  • Nyeri sendi, kelemahan atau perasaan lelah, penurunan berat badan, dan sakit perut.

Sesuai kemasan per Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/bioflavonoids.html#:~:text=Bioflavonoids%20have%20been%20used%20in,been%20approved%20by%20the%20FDA.
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1001/vitamin-c-ascorbic-acid
Diakses pada 1 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/bioflavonoids.html
Diakses pada 1 Desember 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601032.html#:~:text=Calcium%20carbonate%20is%20a%20dietary,acid%20indigestion%2C%20and%20upset%20stomach.
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-579-2123/calcium-carbonate-oral/calcium-carbonate-antacid-oral/details
Diakses pada 1 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/calcium-carbonate.html
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-781/calcium
Diakses pada 1 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email