Wellness Excell-C + Quercetin Tablet

11 Des 2020
Wellness Excell-C + Quercetin adalah suplemen untuk menjaga kesehatan tubuh

Deskripsi obat

Wellness Excell-C + Quercetin adalah suplemen untuk menjaga kesehatan tubuh. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas. Wellness Excell-C + Quercetin mengandung vitamin C, citrus biofalvonoid, calcium, dan quercetin. Vitamin C penting untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, jaringan ikat, otot, kulit, dan kapiler, serta membantu tubuh dalam menyerap zat besi. Citrus bioflavonoid adalah senyawa yang ditemukan dalam buah jeruk, seperti jeruk keprok dan jeruk bali. Citrus bioflavonoid digunakan untuk meningkatkan aliran darah dan meredakan pembengkakan di tubuh. Quercetin adalah bentuk bioflavonoid berkonsentrasi tinggi yang ditemukan di brokoli, buah jeruk, serta bawang merah dan bawang kuning, yang bermanfaat sebagai antioksidan.

Wellness Excell-C + Quercetin Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaVitamin C, citrus bioflavonoid, calcium (calcium carbonate), dan quercetin.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 botol @ 30 kapsul
ProdusenNatural Nutrindo

Informasi zat aktif

Vitamin C dan calcium adalah salah satu komposisi dari Wellness Excell-C + Quercetin.

Vitamin C (asam askorbat) merupakan vitamin yang larut dalam air, yang bertindak sebagai kofaktor dan antioksidan. Vitamin ini penting untuk perbaikan jaringan, serta pembentukan kolagen dan bahan antar sel. Selain itu, vitamin C (asam askorbat) terlibat dalam perubahan asam folat menjadi asam folinat, sintesis lipid dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin C diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Setelah pemberian oral, vitamin C diserap dengan mudah. Absorbsi juga dapat dikurangi pada pasien dengan diare atau penyakit saluran cerna.
  • Distribusi: Tersebar luas di tubuh, dengan konsentrasi besar ditemukan di hati, leukosit, trombosit, jaringan kelenjar, dan lensa mata. Asam askorbat melintasi penghalang plasenta. Asam askorbat didistribusikan ke dalam ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dioksidasi secara reversibel menjadi asam dehidroaskorbat. Beberapa dimetabolisme menjadi senyawa tidak aktif yang diekskresikan dalam urine. Ketika tubuh jenuh dan kadar dalam darah melebihi ambang batas, asam askorbat yang tidak berubah akan dikeluarkan melalui urine. Ekskresi ginjal berbanding lurus dengan kadar darah.

Kalsium digunakan untuk mencegah atau mengobati keseimbangan kalsium negatif. Tak hanya itu, kalsium juga berfungsi mencegah atau mengurangi laju pengeroposan tulang. Kalsium dalam garam kalsium membantu kinerja saraf dan otot, serta memungkinkan fungsi jantung normal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap sebagian besar dari usus kecil.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan didistribusikan ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Kelebihan kalsium terutama diekskresikan melalui ginjal. Kalsium yang tidak terserap dibuang melalui feses, bersama dengan yang disekresikan di empedu dan jus pankreas.

Indikasi (manfaat) obat

  • Meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan infeksi bakteri, virus, dan jamur.
  • Berperan dalam produksi kolagen.
  • Sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas.
  • Menguatkan dinding pembuluh darah.
  • Menjaga kesehatan jantung.

Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air dan dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan normal. Vitamin ini juga dikenal sebagai asam askorbat yang diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan semua jaringan tubuh. Vitamin C juga terlibat dalam banyak fungsi tubuh, termasuk pembentukan kolagen, penyerapan zat besi, sistem kekebalan tubuh, penyembuhan luka, serta pemeliharaan tulang, dan gigi.
Citrus bioflavonoid berasal dari buah-buahan yang tinggi vitamin C dan bekerja secara sinergis dengan vitamin untuk menetralkan radikal bebas. Citrus Bioflavonoid membantu melawan, mengurangi, dan mencegah kadar radikal bebas yang tinggi (stres oksidatif).
Tubuh membutuhkan kalsium untuk memelihara tulang yang kuat dan menjalankan banyak fungsi penting. Hampir semua kalsium disimpan di tulang dan gigi untuk mendukung struktur dan kekerasannya.
Quercetin adalah pigmen yang ditemukan di banyak tumbuhan, buah-buahan, dan sayuran. Quercetin bertindak sebagai antioksidan untuk menetralkan radikal bebas.

Komposisi obat

  • Vitamin C 300 mg.
  • Citrus bioflavonoid 35% 100 mg.
  • Calcium (calcium carbonate) 25 mg.
  • Quercetin 100 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau dokter.

Efek samping obat

  • Diare.
    Atasi diare ringan dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hal ini berguna untuk mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang. Hindari kopi dan minuman berkafein lainnya, minuman manis, soda, serta alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sediki sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis karena minuman mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sembelit (konstipasi).
    Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minumlah banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika ini tidak membantu, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Kram perut.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit otak yang menyebabkan penurunan daya ingat (alzheimer).
  • Pasien yang menjalani prosedur membuka penyumbatan di pembuluh darah jantung (angioplasti).
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien penderita gangguan mental (skizofrenia).
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien penderita kanker.
  • Pasien yang merokok.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Vitamin C.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Wellness Excell-C + Quercetin tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Calcium.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aspirin.
    Mengonsumsi calcium bersama aspirin dapat menurunkan efektivitas aspirin.
  • Levotiroksin.
    Mengonsumsi calcium bersama levotiroksin dapat menurunkan efek levotiroksin. Berikan jarak minimal selama 4 jam.
  • Amfetamin dan benfetamin.
    Vitamin C dapat mengurangi kadar obat di atas dalam darah yang dapat membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Bortezomib.
    Suplemen yang mengandung asam askorbat atau vitamin C, dapat mengurangi keefektifan bortezomib dalam mengobati kanker Anda.
  • Deferoksamin.
    Mengonsumsi vitamin C bersama deferoksamine dapat menyebabkan masalah jantung dan katarak. Asam askorbat tidak boleh dimulai sampai setelah bulan pertama pengobatan deferoksamin.
  • Metamfetamin.
    Vitamin C dapat mengurangi kadar metamfetamin dalam darah, yang dapat membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Ciprofloxacin, enoxacin, norfloxacin, sparfloxacin, trovafloxacin, dan grepafloxacin.
    Quercetin dapat menurunkan efektivitas dari antibiotik.
  • Ciclosporin.
    Quercetin dapat menurunkan kecepatan hati dalam memecah ciclosporin.
  • Diltiazem, verapamil, digoxin, ciclosporine, saquinavir, amprenavir, nelfinavir, loperamide, quinidine, paclitaxel, vincristine, etoposide, cimetidine, ranitidine, fexofenadine, ketoconazole, dan itraconazole.
    Quercetin mungkin membuat obat-obatan tersebut kurang aktif dan meningkatkan kadar obat yang diserap tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami reaksi alergi.

Natural Farm. https://naturalfarm.id/product/wellness-excell-c-beta-glucan-30
Diakses pada 10 November 2020

Everyday Health.https://www.everydayhealth.com/drugs/bioflavonoids#drug-overview
Diakses pada 10 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1041/beta-glucans
Diakses pada 10 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1001/vitamin-c-ascorbic-acid
Diakses pada 10 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-294/quercetin#
Diakses pada 10 November 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324170#side-effects-and-risks
Diakses pada 10 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email