Wellness Cal/Mag/Zinc Tablet

05 Jan 2021| Ajeng Prahasta
Wellness Cal/Mag/Zinc tablet adalah suplemen untuk membantu menjaga kesehatan

Deskripsi obat

Wellness Cal/Mag/Zinc tablet adalah suplemen untuk membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis). Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas.
Wellness Cal/Mag/Zinc tablet mengandung kalsium, magnesium, zinc, vitamin D, dan boron. Dengan kombinasi kandungan tersebut, suplemen ini juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan dan irama denyut jantung. Selain itu, suplemen ini juga dapat membantu proses pemecahan lemak pada tubuh, mencegah kram otot, serta menjaga kesehatan gigi dan gusi.
Kandungan boron dalam suplemen ini mampu membantu mencegah osteoporosis pascamenopause dan mengatasi peradangan sendi (arthritis). Zinc sendiri berperan dalam pembentukan dan metabolisme tulang. Sementara, kalsium, magnesium, dan zinc dapat mengobati cedera tulang dan mempercepat masa pemulihan setelah menjalani operasi tulang.

Wellness Cal/Mag/Zinc Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaKalsium (karbonat), magnesium, zinc, vitamin D, dan boron.
Kelas terapiMineral dan kalsium.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 botol @ 60 tablet
ProdusenWellness

Informasi zat aktif

Kalsium karbonat adalah mineral yang ditemukan secara alami dalam makanan. Kalsium diperlukan untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium karbonat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan, terutama di usus 12 jari (duodenum).
  • Distribusi: Terutama di tulang dan gigi. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 40% untuk albumin.
  • Metabolisme: Diubah menjadi Ca klorida oleh asam lambung.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses (75% sebagai Ca yang tidak terserap); melalui urine (22%).

Magnesium merupakan senyawa kimia nonprotein yang diperlukan untuk aktivitas biologis protein (kofaktor) pada banyak reaksi enzimatis di tubuh, yang melibatkan sintesis protein dan metabolisme karbohidrat. Setidaknya, 300 reaksi enzimatis di tubuh membutuhkan magnesium.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, magnesium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Berbanding terbalik dengan jumlah yang dicerna; 40% hingga 60% dalam kondisi diet terkontrol; 15% sampai 36% pada dosis yang lebih tinggi.
  • Distribusi: Tulang (50% hingga 60%); cairan yang berada di luar sel atau ekstraseluler (1% sampai 2%).
  • Ekskresi: Urine (sebagai magnesium); feses (sebagai obat yang tidak terserap).

Zinc adalah suplemen mineral. Zinc adalah senyawa kimia yang terlibat dalam pembelahan dan pertumbuhan sel, penghilangan radikal bebas berbahaya, perkembangan sel normal, serta pemeliharaan sistem kekebalan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zinc diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak terserap secara sempurna di saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 20-30%.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tertinggi di otot, tulang, kulit, mata, dan prostat. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 55%, terikat pada albumin 40%.
  • Ekskresi: Dibuang melalui feses. Jumlah kecil melalui urine dan keringat.

Vitamin D adalah sterol yang larut dalam lemak. Vitamin ini diperlukan untuk mempertahankan kadar kalsium dan fosfat, serta mineralisasi tulang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin D diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Vitamin D diserap dengan baik dari saluran cerna dengan adanya empedu.
  • Distribusi: Vitamin D didistribusikan di dalam darah. Dapat disimpan dalam jaringan adiposa dan otot untuk waktu yang lama.
  • Metabolisme: Vitamin D3 diubah di hati.
  • Ekskresi: Vitamin D terutama dikeluarkan di empedu dan feses.

Indikasi (manfaat) obat

  • Memperkuat tulang dan mencegah tulang keropos (osteoporosis).
  • Menjaga kesehatan jantung dan mengatur irama denyut jantung.
  • Mencegah terjadinya kram otot.
  • Mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Membantu proses pemecahan lemak dalam tubuh.
  • Menjaga kesehatan kulit.

Suplemen ini mengandung kalsium yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang, gusi, dan gigi. Vitamin D dan kalsium digunakan untuk memaksimalkan penyerapan kalsium dan membantu menjaga kesehatan tulang. Boron diperlukan untuk metabolisme kalsium dan magnesium, serta membantu tubuh menggunakan energi yang berasal dari lemak dan gula yang dikonsumsi. Boron juga dapat mencegah osteoporosis pada wanita yang mengalami menopause dan mencegah radang sendi.

Komposisi obat

  • Kalsium (karbonat) 500 mg.
  • Magnesium 250 mg.
  • Zinc 25 mg.
  • Vitamin D 100 IU.
  • Boron 0,5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Mual atau muntah.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat, segera hubungi dokter. Hindari mengonsumsi obat lain untuk menghentikan diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Kelelahan.
  • Mulut kering.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat kering dan sejuk dengan suhu di bawah 30°C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien gangguan perdarahan.
  • Pasien kencing manis (diabetes).
  • Pasien gangguan jantung.
  • Pasien gangguan ginjal.
  • Pasien yang mengalami peningkatan kadar kalsium dalam darah.
  • Pasien tuberculosis.
  • Pasien yang mengalami kelemahan otot karena gangguan saraf (myasthenia gravis).
  • Pasien HIV/AIDS.
  • Pasien yang mengalami peradangan sendi akibat kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumathoid arthritis). Pasien dengan kondisi sensitif terhadap hormon, seperti kanker payudara, kanker rahim, kanker ovarium, atau terbentuknya jaringan di lapisan dinding rahim (endometriosis).

Kategori kehamilan

Kalsium karbonat. 
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Vitamin D, zinc, dan magnesium.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Wellness Cal/Mag/Zinc tablet kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antibiotik.
    Suplemen ini dapat menurunkan penyerapan antibiotik, sehingga menurunkan efektivitas antibiotik dalam mengatasi infeksi.
  • Obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi (antihipertensi).
    Magnesium dapat menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi magnesium dengan obat penurun tekanan darah dapat menyebabkan tekanan darah Anda menjadi terlalu rendah.
  • Obat untuk meningkatkan pengeluaran urine (diuretik hemat kalium).
    Diuretik hemat kalium dapat meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Aluminium.
    Vitamin D dapat meningkatkan jumlah aluminium yang diserap tubuh dan menyebabkan efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Digoksin.
    Mengonsumsi vitamin D bersama digoxin dapat meningkatkan efek digoxin dan menyebabkan detak jantung tidak teratur.
  • Estrogen.
    Boron dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Mengonsumsi boron bersama estrogen dapat menyebabkan terlalu banyak estrogen dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan terjadinya nyeri pada payudara.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Mual atau muntah.
  • Detak jantung cepat atau lambat.
  • Merasa pusing atau hampir pingsan.
  • Kesemutan atau kemerahan pada kulit.

Sesuai kemasan per Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-579-2123/calcium-carbonate-oral/calcium-carbonate-antacid-oral/details
Diakses pada 1 Desember 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601032.html#:~:text=Calcium%20carbonate%20is%20a%20dietary,acid%20indigestion%2C%20and%20upset%20stomach.
Diakses pada 1 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/calcium-carbonate.html
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-998/magnesium
Diakses pada 1 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/magnesium.html
Diakses pada 1 Desember 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/magnesium/supplements.htm
Diakses pada 1 Desember 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/zinc#:~:text=Zinc%20is%20a%20vital%20mineral,many%20other%20processes%20(%203%20).
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-982/zinc
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-929/vitamin-d
Diakses pada 1 Desember 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_boron/drugs-condition.htm
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-894/boron
Diakses pada 1 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email