Vosedon suspensi 60 ml

14 Feb 2020| Anita Djie
Vosedon suspensi 60 ml adalah obat yang digunakan untuk pengobatan gejala mual dan muntah akut.

Deskripsi obat

Vosedon suspensi 60 ml adalah obat yang digunakan untuk pengobatan rasa sakit perut tanpa adanya luka dan tidak disertai penyebab yang jelas (sindroma dispepsia) dan gejala mual dan muntah akut. Obat ini merupakan obat golongan keras yang memerlukan resep dokter. Vosedon mengandung zat aktif domperidon.

Vosedon suspensi 60 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 39.050/botol per Desember 2019.
Kemasan1 botol @ 60 ml
ProdusenSanbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

  • Dewasa:
    • Mual dan muntah akut setelah operasi.
    • Mual dan muntah karena pemberian levodopa dan bromokriptin lebih dari 12 minggu.
    • rasa sakit atau nyeri perut tanpa adanya luka dan tidak disertai penyebab yang jelas (symptom dispepsia fungsional).
  • Anak-anak:
    • Mual dan muntah karena kemotrapi kanker dan radioterapi.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: domperidon 5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan usia lanjut:
    • Dispepsia fungsional: 10-20 mg sebanyak 3 kali/hari
    • Mual dan muntah: 10-20 mg/hari, interval waktu 4-8 jam.
  • Anak-anak:
    • Mual dan muntah (karena kemoterapi kanker dan radioterapi: 0,2-0,4 mg/kg BB/hari, interval waktu 4-8 jam.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi 15-30 menit sebelum makan dan sebelum tidur malam.

Efek samping obat

  • Mengantuk
  • Parkinson.
  • Gerakan yang tidak terkendali pada lidah, bibir, dan wajah (tardive dyskinesia).
  • Peningkatan serum prolaktin.
  • Mulut kering.
  • Sakit kepala.
  • Diare.
  • Ruam (rash) kulit.
  • Rasa haus.
  • Cemas.
  • Gatal.

Perhatian Khusus

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita hipersensitif terhadap domperidon.
  • Anak-anak (kecuali untuk mencegah mual dan muntah sehubungan dengan kemotrapi kanker dan irradiasi).
  • Penderita prolaktinoma tumor hiporfise yang mengeluarkan prolaktin.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Bromokriptin.
  • Obat anti kolinergik.
  • Obat analgetik opioid.
  • Antasida.
  • Bioavailabitas.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email