Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Vitamin K (Alias: -)

Ditulis oleh Lenny Tan
Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Merk dagang yang beredar:

-

Bila ingin didapatkan secara alami, vitamin K bisa ditemukan dalam makanan. Misalnya, sayuran hijau, daging, dan produk susu.

Vitamin ini berperan penting dalam proses pembekuan darah, kesehatan tulang, maupun mempercepat penyembuhan kulit, memar dan pembengkakan.

Vitamin K (-)
Golongan

Vitamin

Kategori Obat

Obat bebas dan resep

Bentuk Obat

Tablet dan suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin. 

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Mengatasi gangguan perdarahan (seperti hypoprothrombinemia)

Dewasa: 2,5-25 mg vitamin K1 (phytonadione).

Aturan pakai Vitamin K dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan vitamin K sebelum penggunaan.

Jangan mengonsumsi vitamin K dengan dosis lebih banyak dan durasi lebih lama dari yang disarankan oleh dokter. Pasalnya, kelebihan vitamin ini dapat menyebabkan efek yang serius, seperti masalah pembekuan darah.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Meski jarang terjadi, vitamin K dapat menyebabkan efek samping berupa:

  • Nafsu makan menurun.
  • Kekakuan pada otot.
  • Kulit pucat.
  • Kesulitan bernapas.
  • Pembengkakan pada tubuh.

Jika efek samping tersebut semakin memburuk, hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Anda juga dianjurkan untuk segera mencari bantuan medis jika mengalami efek serius di bawah ini:

  • Kesulitan menelan.
  • Napas cepat.
  • Sesak napas.
  • Dada terasa sesak.
  • Tekanan darah rendah.
  • Detak jantung cepat.

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Peringatan

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut: 

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Jangan mengonsumsi vitamin K dengan warfarin. Jika dikonsumsi bersama vitamin K, keefektifan warfarin akan menurun.

Pastikan pula Anda melakukan pengecekan darah secara rutin. Dosis warfarin yang Anda gunakan mungkin memerlukan penyesuaian selama Anda mengonsumsi vitamin K.

 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

Drugs. https://www.drugs.com/cons/vitamin-k-class-oral-parenteral.html
Diakses pada 12 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/vitamin-k-class-oral-route-parenteral-route/before-using/drg-20069592
Diakses pada 12 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-983/vitamin-k
Diakses pada 12 Desember 2018

Artikel Terkait:
Back to Top