Vigamox 0,5% Tetes Mata 3 ml

29 Jun 2020| Lenny Tan
Vigamox 0,5% tetes mata adalah obat untuk mengatasi peradangan pada kornea mata dan mengobati infeksi mata.

Deskripsi obat

Vigamox 0,5% tetes mata adalah obat untuk mengatasi peradangan pada kornea mata dan mengobati infeksi mata. Tetes mata ini termasuk dalam obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Vigamox 0,5% tetes mata mengandung zat aktif moksifloksasin yang bekerja sebagai antibakeri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Vigamox 0,5% Tetes Mata 3 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 5 ml
ProdusenNovartis Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengobati peradangan atau luka pada kornea mata.
  • Mengatasi mata merah akibat peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak mata bagian dalam (konjungtiva mata) yang disebabkan oleh bakteri (konjungtivitis bakteri).
  • Sterilisasi sebelum dan sesudah operasi mata.

Komposisi obat

Moksifloksasin 0,5%.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Peradangan epitel kornea atau ulkus kornea: 1 tetes sebanyak 3 kali/hari, selama 7-14 hari.
  • Sterilisasi sebelum dan sesudah operasi:
    • Sebelum operasi: 1 tetes sebanyak 5 kali/hari, selama 2 hari sebelum operasi.
    • Sesudah operasi: 1 tetes sebanyak 3 kali/hari hingga 14 hari setelah operasi.
  • Konjungtivitis bakterial: 1 tetes sebanyak 3 kali/hari selama 4 hari.

Aturan pakai obat

Diteteskan pada mata yang terinfeksi.

Efek samping obat

  • Rasa tidak nyaman pada okular seperti rasa terbakar atau menyengat.
  • Sakit kepala.
  • Peradangan pada kornea mata (keratitis).
  • Nyeri mata.
  • Mata gatal.
  • Terdapat darah pada okular mata (hiperemia okular).
  • Peradngan pada faring atau tenggorokan (faringitis).
  • Pendarahan subkonjungtiva.
  • Iritasi mata.
  • Mata kering.
  • Keluarnya air mata berlebih.
  • Demam.

Perhatian Khusus

  • Dapat menyebabkan pertumbuhan berlebih dari organisme yang tidak rentan, termasuk infeksi jamur pada mata.
  • Jangan menggunakan lensa kontak selama terapi dengan tetes mata ini.
  • Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi atau terjadi (superinfeksi).
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    • Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita.
      Atau, belum ada penelitian pada wanita hamil maupun hewan percobaan. Obat hanya boleh diberikan jika manfaatnya melebihi risiko yang
      mungkin timbul pada janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap moksifloksasin atau kuinolon lainnya.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/vigamox
Diakses pada 25 Juni 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/moxeza-vigamox-moxifloxacin-ophthalmic-343572#10
Diakses pada 25 Juni 2020

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/moxifloxacin-ophthalmic.html
Diakses pada 25 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email