Vibramox Forte 250 mg/5 ml Sirup Kering 60 ml

12 Feb 2020| Aby Rachman
Vibramox Forte 250 mg/5 ml Sirup Kering 60 ml adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi oleh bakteri.

Deskripsi obat

Vibramox Forte 250 mg / 5 ml sirup kering adalah antibiotik penisilin yang digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Vibramox mengandung amoxicillin anyhidrate sebagai zat aktif.

Vibramox Forte 250 mg/5 ml Sirup Kering 60 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 44.000/botol (60 ml) per Januari 2020
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 ml
ProdusenPyridam Farma

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati:

  • Infeksi saluran pernafasan:
  • Infeksi saluran cerna:
    • Diare karena bakteri.
    • Disentri karena basil Shigella.
    • Infeksi Salmonella.
  • Infeksi saluran kemih:
    • Peradangan pada kandung kemih (cylitis).
    • Penyakit infeksi pada ginjal disebabkan oleh bakteri atau virus (pyelonephritis).
    • Peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada uretra (urethritis).
    • Penyakit kencing nanah (gonorrhoeae).
    • Infeksi kulit dan jaringan.
    • Infeksi tulang yang disebabkan oleh mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh lewat luka (osteomyelitis).
    • Penyakit infeksi bakteri pada usus halus dan terkadang pada aliran darah (thypoid).

Komposisi obat

Tiap 5 ml: Amoxicillin trihidrate setara dengan amoxicillin anhydrate 250 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Anak-anak berat badan 20 kg ke atas dan dewasa: 15-30 ml (3-6 sendok teh sirup forte), dibagi tiap 8 jam.
  • Anak-anak berat badan 20 kg ke bawah: 20-40 mg/hari/kg bb dibagi dalam 3 dosis.
  • Penyakit G.O: dosis awal 3 g, kemudian dilanjutkan dengan dosis 1 g setiap 5 jam.
  • Pasien penderita gagal ginjal: dosis maksimal 500 mg/12 jam.

Aturan pakai obat

Tambahkan air minum, tutup botol erat-erat, lalu kocok dan diamkan 5 menit agar terdispersi sempurna.

Efek samping obat

  • Reaksi alergi:
  • Diare.
  • Muntah.
  • Rasa mual.
  • Sakit pada bagian perut.
  • Angiodema.
  • Asma.
  • Peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi (hay fever).
  • Sistem hematopoetik dan limfotik:

Perhatian Khusus

Penggunaan dosis tinggi atau jangka waktu lama dapat menimbulkan superinfeksi.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Penderita hipersensitif terhadap penisillin.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Probenecid.
  • Kloramfenikol.
  • Eritromisin.
  • Sulfonamida.
  • Tetrasiklin.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email