Vertizine Tablet 25 mg

27 Okt 2020| Dea Febriyani
no-image-drug

Deskripsi obat

Vertizine tablet adalah obat untuk mengatasi vertigo, mencegah mual dan muntah akibat mabuk perjalanan. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Vetrizine tablet mengandung zat aktif sinarizin.

Vertizine Tablet 25 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaSinarizin.
Kelas terapiAntihistamin.
Klasifikasi obatAntihistamin generasi ke-1.
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 tablet (25 mg).
ProdusenBernofarm

Informasi zat aktif

Sinarizin adalah turunan piperazine yang memiliki aktivitas antihistamin dan obat penenang. Sinarizin bekerja memblokir efek histamin di otak untuk mengurangi gejala mabuk perjalanan. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, sinarizin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorbsi secara perlahan dan waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) adalah 4 jam.
  • Distribusi: Ikatan protein plasma adalah 91%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme oleh enzim CYP2D6.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui feses dan urin dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 3-6 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Pencegahan dan pengobatan mual dan muntah akibat mabuk perjalanan serta mengobati vertigo.

Sinarizin merupakan obat golongan antihistamin yang bekerja dengan cara memblokir reseptor H1 untuk mencegah tubuh dalam memproduksi zat histamin sehingga rasa nyeri berangsung menghilang.

Komposisi obat

Sinarizin 25 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Mual dan vertigo: 30 mg sebanyak 3 kali/hari.
  • Mabuk kendaraan: 30 mg, 2 jam sebelum perjalanan, lalu 15 mg setiap 8 jam selama perjalanan jika perlu.

Anak-anak usia 5-12 tahun:

  • Mual dan vertigo: 15 mg sebanyak 3 kali/hari.
  • Mabuk kendaraan: 15 mg dikonsumsi 2 jam sebelum perjalanan, kemudian 7,5 mg setiap 8 jam selama perjalanan jika perlu.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi bersama dengan makanan.

Efek samping obat

  • Mengantuk.
    Hentikan seluruh aktivitas dengan cara duduk atau berbaring sampai merasa lebih baik, jangan berkendara atau menjalankan mesin, jangan meminum alkohol karena akan memperburuk keadaan.
  • Gangguan pencernaan.
    Konsumsi sinarizin bersama makanan, dan hindari makanan yang gurih atau pedas. Jika gejala tidak kunjung hilang, konsultasikan pada dokter.
  • Berat badan bertambah.
    Makan secara teratur tanpa melebihi porsi. Olahraga secara rutin dapat menjaga berat badan tetap stabil.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Pasien penderita penyakit kerusakan sel saraf otak (parkinson).
  • Pasien penderita penyakit kelainan darah langka (porfiria).
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan vertizine tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang menderita gangguan atau sulit buang air kecil.
  • Pasien yang menderita epilepsi.
  • Pasien yang memiliki gangguan pengelihatan seperti terjadi tekanan dalam mata yang terlalu tinggi (glaukoma sudut tertutup akut).
  • Pasien yang menderita kerusakan sel saraf otak (parkinson).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat golongan penekan Sistem Saraf Pusat (SSP), golongan barbiturat, analgesik narkotik, antidepresan trisiklik, sedatif.
    Sinarizin dapat meningkatkan efek sedatif bila digunakan bersamaan salah satu obat tersebut.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.

Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.

  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.

Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.

  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.

Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.

  • Sering lupa mengonsumsi obat.

Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Gerakan tubuh lambat, berkedut atau tersentak-sentak, otot kaku, dan gemetar.
    Hal ini lebih mungkin terjadi pada orang tua yang telah menggunakan sinarizin untuk waktu yang lama.
  • Menguningnya kulit atau bagian putih mata dan kencing berwarna gelap.
    Hal ini bisa menjadi tanda masalah hati.
    Nyeri sendi disertai ruam kulit merah, terutama di bagian tubuh yang terkena sinar matahari, seperti lengan, pipi, dan hidung.

Jika mengalami gejala mengganggu, segera informasikan kepada dokter Anda.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cinnarizine
Diakses pada 21 Juli 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/cinnarizine/
Diakses pada 21 Juli 2020

Ndrugs. https://www.ndrugs.com/?s=vertizine
Diakses pada 21 Juli 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email