Ventolin expectorant untuk mengobati gangguan pernafasan dimana bronkospasme dan sekresi mukus kental dan berlebihan seperti asma bronkial, bronkitis kronik, emfisema dan meredakan obstruksi saluran napas serta memperbaiki ventilasi paru.
Ventolin expectorant untuk mengobati gangguan pernafasan dimana bronkospasme dan sekresi mukus kental dan berlebihan seperti asma bronkial, bronkitis kronik, emfisema dan meredakan obstruksi saluran napas serta memperbaiki ventilasi paru.
Ventolin expectorant untuk mengobati gangguan pernafasan dimana bronkospasme dan sekresi mukus kental dan berlebihan seperti asma bronkial, bronkitis kronik, emfisema dan meredakan obstruksi saluran napas serta memperbaiki ventilasi paru.
Ventolin expectorant untuk mengobati gangguan pernafasan dimana bronkospasme dan sekresi mukus kental dan berlebihan seperti asma bronkial, bronkitis kronik, emfisema dan meredakan obstruksi saluran napas serta memperbaiki ventilasi paru.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 73.344/box (100 ml) per September 2019
Kemasan 1 botol @ 100 ml
Produsen Glaxo Wellcome Indonesia

Ventolin expectorant adalah obat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah bronkospasme pada penderita asma, penyakit paru-paru, batuk akibat dari flu biasa, bronkitis, dan penyakit pernapasan lainnya. Obat ini adalah obat keras yang memerlukan resep dokter. Ventolin expectorant mengandung zat aktif salbutamol sulfate dan guaiphenesin.

Mengobati gangguan pernafasan seperti pengetatan otot-otot yang melapisi saluran udara di paru-paru (bronkospasme), sekresi lendir (mukus) kental dan berlebihan seperti asma bronkial, bronkitis kronik, emfisema, meredakan obstruksi saluran napas serta memperbaiki pernafasan yang menyangkut pergerakan udara masuk dan keluar paru (ventilasi paru).

Tiap 10 ml: Salbutamol 2 mg, guaifenesin 100 mg.

Dewasa: 10-20 ml sebanyak 2-3 kali/hari.

Anak-anak:

  • 2-6 tahun: 5-10 ml sebanyak 2-3 kali/hari.
  • 6-12 tahun: 10 ml sebanyak 2-3 kali/hari.
  • 12 tahun ke atas: 10-20 ml sebanyak 2-3 kali/hari.

Dikonsumsi sebelum makan atau saat perut kosong.

Sakit kepala, kram otot, aritmia jantung (takikardia), sebuah sensasi ketika jantung terasa berdegup dengan kencang (palpitasi).

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas.
  • Pasien dengan riwayat pengguguran kandungan (abortus) yang mengancam.

Tidak dpat dikonsumsi bersamaan dengan obat penyekat β non selektif seperti propranolol.

Sesuai kemasan per September 2019.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ventolin%20expectorant?lang=id
Diakses pada 10 September 2019

Artikel Terkait