Valpi Sirup 60 ml

12 Mei 2020| Lenny Tan
no-image-drug

Deskripsi obat

Valpi sirup digunakan untuk mengobati kejang. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Valpi mengandung asam valporic.

Valpi Sirup 60 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 ml
ProdusenKalbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

  • Terapi tunggal atau tambahan pada pengobatan kondisi yang disebabkan oleh adanya sinyal-sinyal listrik yang tidak normal di bagian otak (kejang parsial) baik yang elementary dan yang dapat menyebabkan hilangnya kesadaran (kejang kompleks).
  • Terapi tunggal atau tambahan pada kejang dengan kondisi di mana penderita tampak hilang kesadaran sesaat (absence atau kejang petit mal).

Komposisi obat

Tiap 5 ml: asam valporic 250 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis awal: 15 mg/kgBB/hari.
  • Dosis lanjutan: ditingkatkan sebesar 5-10 mg/kgBB/hari setelah interval 1 minggu.
  • Dosis maksimal: 60 mg/kgBB/hari. Jika dosis total melebih 250 mg sebaiknya dikonsumsi dalam dosis terbagi.

(Dihitung dengan mengalikan berat badan pasien).

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
  • Mual dan muntah.
  • Nyeri perut.
  • Kehilangan kesadaran (somnolen).
  • Gerakan yang tidak terkontrol dan tidak terkendali pada satu atau lebih bagian tubuh (tremor).
  • Peningkatan ringan dari SGOP dan SGPT.

Perhatian Khusus

Munculnya gejala:

  • Kerusakan hati yang disebabkan oleh zat kimia (hepatotoksisitas).
  • Peradangan pada kelenjar pankreas (pankreatitis).
  • Kondisi yang ditandai dengan kadar trombosit dalam darah di bawah batas normal (trombositopenia).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan gangguan siklus urea.
  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat.

Kalbemed. https://kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/181/VALPI
Diakses pada 4 Mei 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email