Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Vaksin Hepatitis B Rekombinan

Ditulis oleh dr. Adelina Haryono
Terakhir ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Merk dagang yang beredar:

vaksin Engerix-B, vaksin Euvax B

Vaksin Hepatitis B rekombinan berfungsi untuk memicu produksi antibodi spesifik terhadap virus hepatitis B. Vaksin ini dapat memberikan perlindungan terhadap hepatitis B hingga lebih dari 30 tahun.

Vaksin Hepatitis B Rekombinan ()
Golongan

Vaksin

Kategori Obat

Obat keras

Bentuk Obat

Obat injeksi

Dikonsumsi oleh

Anak dan dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat.

Imunisasi Aktif

  • Anak-anak <16 tahun:
    • 10 mcg, 3 dosis yang diberikan pada 0, 1, dan 6 bulan; atau 10 mcg, 3 dosis pada 0,1, 2 bulan, diikuti booster pada usia 12 bulan
  • Dewasa:
    • Imunisasi primer: 20 mcg, 3 dosis pada 0, 1, dan 6 bulan.
    • Pada pasien yang diketahui atau dicurigasi terkena paparan virus Hepatitis B: 20 mcg, 3 dosis pada 0,1, 2 bulan, diikuti booster pada usia 12 bulan
  • Pasien imunokompromais:
    • Dosis sama dengan dosis dewasa, ditambahkan booster 10 mcg setiap 6-12 bulan
  • Pasien dengan gangguan ginjal:
    • >16 tahun: 40mcg, 3 dosis pada bulan 1, 2, dan 4-6

Aturan pakai Vaksin Hepatitis B Rekombinan dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan vaksin sebelum penggunaan.

Tunda vaksinasi jika sedang dalam keadaan infeksi akut atau demam tinggi. Vaksin hepatitis B dapat menyebabkan efek sedasi. Hindari menyetir atau pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh setelah vaksinasi.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Vaksin hepatitis B rekombinan dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Hipersensitivitas atau reaksi anafilaktoid
  • Pingsan, sakit kepala, mengantuk
  • Perdarahan
  • Gangguan irama jantung
  • Vertigo
  • Mual, muntah, diare, nyeri perut
  • Tekanan darah rendah
  • Reaksi pada tempat penyuntikan: nyeri, bengkak, kemerahan

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter.

Peringatan

Beri tahu dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Kelainan perdarahan (termasuk trombositopenia)
  • Daya tahan tubuh rendah (pasien dalam kemoterapi atau terapi imunosupresan)
  • Konsumsi obat pengencer darah, seperti warfarin
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Ibu hamil dan menyusui

Kontraindikasi

Jangan menggunakan vaksin hepatitis B jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

  • Riwayat alergi atau hipersensitivitas
  • Demam akibat penyakit akut yang berat

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Efektivitas vaksin dapat berkurang jika mengonsumsi obat-obat imunosupresan secara bersamaan. Vaksin hepatitis B dapat meningkatkan risiko perdarahan jika mengonsumsi antikoagulan.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit
Referensi

MIMS Indonesia. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/vaccine%2c%20hepatitis%20b/?type=brief&mtype=generic
Diakses 6 September 2019

FDA. https://www.fda.gov/media/74274/download
Diakses 6 September 2019

Artikel Terkait:
Back to Top