Uresix Tablet 40 mg

08 Jan 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 tablet (40 mg)
Produsen
Sanbe Farma
Uresix tablet adalah obat untuk mengatasi retensi cairan (edema) yang akibat gagal jantung, penyakit ginjal, dan gangguan hati serta dapat digunakan sebagai terapi hipertensi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Uresix tablet mengandung zat aktif furosemid.
  • Mengurangi cairan berlebih dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembengkakan (edema) yang disebabkan oleh kondisi seperti gagal jantung, penyakit hati, dan penyakit ginjal serta dapat mengurangi gejala seperti sesak napas dan pembengkakan di lengan, kaki, dan perut.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi sehingga membantu mencegah strokeserangan jantung, dan masalah ginjal.
  • Meningkatkan pengeluaran air seni.


Furosemid bekerja dengan mengurangi garam dan air yang berlebih dengan meningkatkan jumlah urin yang dihasilkan tubuh sehingga akan membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi pembengkakan.

Furosemid 40 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Hipertensi: 40-80 mg/hari dalam dosis tunggal atau kombinasi dengan obat antihipertensi lain.
  • Edema karena gagal jantung:
    • Dosis awal: 40 mg/hari, dosis dapat diturunkan hingga 20 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 80 mg/hari.
Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dapat dikonsumsi dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat.
    Berlangsung sekitar 6 jam setelah mengonsumsi obat ini, ini merupakan efek yang wajar. Jika merasa tidak nyaman, maka ubah waktu penggunaan obat ini yang paling sesuai untuk Anda (asalkan tidak lebih dari jam 4 sore). Jika frekuensi masih meningkat segera hubungi dokter atau apoteker Anda.
  • Merasa haus
    Hal ini dapat mencegah terjadinya dehidrasi.
  • Mulut kering.
    Kunyahlah permen karet bebas gula atau hisap permen bebas gula.
  • Sakit kepala.
    Pastikan beristirahat dan minum cairan dan tanyakan kepada dokter berapa banyak Anda bisa minum sambil minum obat ini. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Minta apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin memburuk.
  • Pusing.
    Cobalah bangun dengan sangat lambat atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin saat Anda merasa pusing atau gemetar.
  • Kram atau kelemahan otot.
    Jika Anda mendapatkan nyeri otot yang tidak biasa atau kelemahan yang bukan karena olahraga atau kerja keras, bicarakan dengan dokter Anda. Anda mungkin perlu tes darah untuk memeriksa penyebabnya.
  • Mual dan muntah.
    Konsumsi obat ini sesudah makan, konsumsi sedikit air secara teratur untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Hindari mengonsumsi makanan pedas. Efek samping ini biasanya akan hilang setelah beberapa hari. Segera hubungi dokter untuk merekomendasikan obat antimual dan muntah jika efek ini terjadi dalam waktu yang cukup lama.
  • Pasien yang mengalami kekurangan elektrolit.
  • Pasien penderita gagal ginjal atau dengan gangguan mengeluarkan urin.
  • Awal kehamilan.
  • Pasien dengan kadar kalium yang rendah dalam darah (hipokalemia).
  • Pasien yang mengonsumsi obat lithium.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap furosemid dan sulfonamida.
  • Pasien penderita gangguan hati atau ginjal.
  • Pasien yang mengalami pembesaran kelenjar prostat (hipertrofi prostat).
  • Pasien yang memiliki gangguan berkemih (gangguan miksi).
  • Pasien dengan gangguan pendengaran.
  • Lakukan pemantauan cairan dan elektrolit.
    • Sefalosporin seperti sefalotin dan NSAID.
      Obat di atas dapat meningkatkan terjadinya gangguan atau kerusakan pada ginjal.
    • Aminoglikosida, asam etakrinik, dan obat ototoksik lainnya.
      Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan terjadinya ototoksisitas.
    • Aliskiren.
      Aliskiren dapat mengurangi kadar serum furosemid.
    • ACE inhibitor atau reseptor angiotensin II.
      Penggunaan furosemid dengan obat di atas dapat meningkatkan terjadinya penurunan tekanan darah (hipotensi).
    • Diuretik hemat kalium.
      Penggunaan dengan furosemid dapat meningkatkan terjadinya peningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).
    • Glikosida jantung dan antihistamin.
      Penggunaan obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadiya gangguan pada jantung.
    • Lithium.
      Furosemid dapat menurunkan serum lithium.
    • Antidiabetik.
      Furosemid dapat memusuhi efek penurunan kadar gula darah (hipoglikemik) dari obat antidiabetik.
    • Penghambat moniamin oksidase (MAOI).
      MAOI dapat meningkatkan efek penurunan efek tekanan darah (hipotensi).
    • Karbamazepin.
      Karbamazepin dapat mengurangi efek pengeluaran natrium dalam urin.
    • Indometasin.
      Indometasin dapat menutunkan efek penurunan tekanan darah (hipotensi).
    • Salisilat.
      Salisilat dapat mengurangi efek diuretik dari furosemid.
MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/uresix?type=brief&lang=id Diakses pada 3 Agustus 2020 MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/furosemide Diakses pada 3 Agustus 2020 Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/furosemide/ Diakses pada 3 Agustus 2020 Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682858.html Diakses pada 3 Agustus 2020 Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/furosemide-oral-tablet#about Diakses pada 3 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Tekanan Darah Tinggi Menghantui? Coba Dulu Manfaat Buah Bit

Buah bit tinggi kandungan nitrat dan pigmen betalain yang membuat manfaat buah bit begitu melimpah. Anda bisa mengonsumsinya sebagai campuran salad maupun dalam bentuk jus.
08 Oct 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Tekanan Darah Tinggi Menghantui? Coba Dulu Manfaat Buah Bit

Tips Memilih Tensi Meter dan Cara Menggunakannya

Tensi meter adalah alat untuk mengukur tekanan darah. Anda pun bisa memilikinya untuk mengontrol tensi secara mandiri di rumah.
24 Sep 2020|Maria Yuniar
Baca selengkapnya
Tips Memilih Tensi Meter dan Cara Menggunakannya

Makan Acar Timun Menyebabkan Hipertensi, Mitos atau Fakta?

Konsumsi acar timun memang harus dibatasi. Pasalnya, acar sangat kaya akan sodium (garam) yang dapat menuntun Anda pada hipertensi.
09 Dec 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Makan Acar Timun Menyebabkan Hipertensi, Mitos atau Fakta?