Ulsafate suspensi 100 ml

Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 58.854/botol (100 ml) per September 2019
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 100 ml
Produsen
Combiphar

Ulsafate suspensi adalah obat untuk meringankan luka pada dinding lambung dan usus 12 jari. Obat ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Ulsafate suspensi mengandung zat aktif sukralfat.
Sukralfat adalah obat untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti luka pada dinding lambung, dan usus. Obat ini bekerja sebagai sitoprotektif dengan membentuk lapisan pelindung pada dinding lambung, sehingga melindungi lambung dari kerusakan yang disebabkan asam lambung.

Pengobatan jangka pendek (selama 8 minggu) pada:

  • Luka dinding lambung (tukak lambung).
  • Luka pada dinding usus 12 jari (ulkus duodenum).
  • Peradangan lambung (gastritis).

Tiap 5 ml: sukralfat 500 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 4 kali/hari.

Dikonsumsi 1 jam sebelum makan dan sebelum tidur.

  • Frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya (konstipasi).
  • Diare.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Tidak nyaman di perut.
  • Buang angin.
  • Rasa gatal pada kulit.
  • Mengantuk.
  • Sakit perut.
  • Nyeri pada bagian belakang.
  • Sakit kepala.
  • Ruam pada kulit.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Kondisi yang membuat penderitanya mengalami pusing, sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar (vertigo).
  • Mulut kering.
  • Gatal.
  • Gangguan pada saluran pencernaan.
  • Nyeri pada punggung.
  • Ruam pada kulit.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang mengalami gagal ginjal kronis.
  • Anak-anak 12 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan gangguan menelan.
  • Pemberian sukralfat dan nutrisi enteral harus berjarak 1 jam.
  • Pasien yang memiliki masalah pada perut atau usus seperti waktu pengosongan lambung yang tertunda.
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    Kategori B. Penelitian pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin. Namun riset terkontrol pada wanita hamil belum dilakukan. Atau, penelitian terhadap reproduksi hewan percobaan menunjukkan efek samping obat (selain penurunan fertilitas), tapi efek ini tidak terjadi pada riset terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester berikutnya).

Dapat mengurangi penyerapan dari obat simetidin, lansoprazol, digoksin, fluorokuinolon, ciprofloksasin, levofloksasin, ofloksasin, ketokonazol, fenitoin, kuinidin, tetrasiklin, kumarin, teofilin, dan sulpirid.

Sesuai kemasan per September 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sucralfate/
Diakses pada 2 September 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sucralfate
Diakses pada 8 Juli 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/monografi/sukralfat
Diakses pada 8 Juli 2020

TabletWise. https://www.tabletwise.com/indonesia-id/mucogard-suspension
Diakses pada 8 Juli 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5254-68/sucralfate-oral/sucralfate-oral/details
Diakses pada 8 Juli 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Berkenalan dengan Sistem Ekskresi pada Manusia

Sistem ekskresi manusia adalah proses mengeluarkan kotoran dan racun dari tubuh. Tinja (feses) adalah kumpulan zat-zat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh, yang dikeluarkan oleh sistem pencernaan sebagai salah satu organ sistem ekskresi. Selain sistem pencernaan, ginjal, paru-paru, kulit, dan hati merupakan organ tubuh yang berperan dalam sistem ekskresi.
24 Sep 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Berkenalan dengan Sistem Ekskresi pada Manusia

Sendawa Bau: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sendawa bau terjadi akibat gas "bertemu" dengan sulfur di sistem pencernaan, saat ingin dikeluarkan. Hasilnya, sendawa bau seperti telur busuk pun keluar tak tertahankan.
20 Jul 2020|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Sendawa Bau: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

7 Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan Saat Lebaran

Setelah satu bulan berpuasa, biasanya orang cenderung "kebablasan" menyantap semua hidangan Lebaran. Bagaimana cara menjaga kesehatan pencernaan?Baca selengkapnya
7 Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan Saat Lebaran