Ulcumaag Kaplet 500 mg

26 Sep 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 tablet (500 mg)
Produsen
Pyridam Farma
Ulcumaag kaplet adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati luka pada dinding lambung (tukak lambung) dan usus dua belas jari(duodenium) dan peradangan pada lambung (gastritis kronis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Ulcumaag kaplet mengandung zat aktif sukralfat.

Mencegah dan mengobati:

  • Luka pada lambung (tukak lambung).
  • Luka pada usus dua belas jari (tukak duodenum).
  • Peradangan pada lambung (gastritis kronis).
  • Pencegahan perdarahan saluran pencernaan akibat luka pada lambung (tukak lambung) dan usus (duodenum) yang disebabkan karena stres.

Sukralfat memiliki mekanisme kerja yang unik yaitu bekerja secara lokal di tempat luka (ulkus) dan membentuk lapisan pelindung terhadap zat yang biasanya digunakan untuk mencerna makanan (asam lambung, pepsin, dan garam empedu) pada permukaan dinding lambung untuk mencegah dan mengobati luka pada dinding lambung dan usus dua belas jari.

Sukralfat 500 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Tukak lambung, tukak duodenum, dan gastritis kronis:
    • Dosis awal: 1 g sebanyak 4 kali/hari atau 2 g sebanyak 2 kali/hari selama 4-8 minggu, dapat diperpanjang hingga 12 minggu jika dibutuhkan.
    • Dosis maksimal: 8g/hari.
  • Pencegahan perdarahan saluran pencernaan akibat tukak lambung dan duodenum yang disebabkan karena stres:
    • Dosis awal: 1 g sebanyak 6 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 8 g/hari.
Harus dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.
  • Mual dan muntah.
    Minumlah air yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti urin yang kurang dari biasanya atau mengeluarkan urin yang berwarna gelap dan berbau kuat. Jika Anda mengalami diare parah atau muntah karena sakit perut, segera hubungi dokter Anda.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Minta apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi bisoprolol. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin memburuk.
  • Perut kembung.
    Tetap konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan berlemak atau pedas.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang seimbang dan minum beberapa gelas air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah segar serta sereal.
  • Mulut kering.
    Untuk mulut kering cobalah hisap permen atau permen karet bebas gula, atau minum minuman dingin. Jika ini tidak membantu, atau Anda mengalami sariawan, bicarakan dengan apoteker atau dokter Anda.
  • Rasa tidak nyaman pada lambung.
  • Kemerahan (ruam) kulit.
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Sakit kepala yang terasa seperti berputar (vertigo).
  • Sakit punggung.
Pasien yang memiliki alergi terhadap sukralfat.
  • Pasien dengan kondisi kesulitan untuk menelan.
  • Pasien dengan masalah pada ginjal.
  • Pasien dengan masalah lambung atau usus dimana terjadi pengosongan lambung dapat tertunda.
  • Pasien yang menggunakan selang pernapasan (trakeotomi).
  • Jangan mengonsumsi antasida setelah mengonsumsi sukralfat.
  • Digoksin, tetrasiklin, ranitidin, ketokonazol, teofilin, fenitoin, simetidin, ciprofloksasin, norfloksasin.
    Penggunaan sukralfat bersama dengan salah satu obat tersebut dapat menurunkan efek digoksin. Jika mengonsumsi salah satu obat tersebut, harus dikonsumsi setidaknya dua jam sebelum atau 6 jam setelah sukralfat.
  • Asam askorbat.
    Penggunaan sukralfat atau obat lain yang mengandung sukralfat dapat menyebabkan keracunan (toksisitas) pada pasien dengan penyakit ginjal lanjut karena gangguan kemampuan untuk membersihkan aluminium dari tubuh. Risiko keracunan aluminium dapat lebih meningkat dengan asam askorbat dosis tinggi, yang meningkatkan penyerapan aluminium dari usus.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sucralfate
Diakses pada 3 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5254-68/sucralfate-oral/sucralfate-oral/details
Diakses pada 3 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/sucralfate.html
Diakses pada 3 September 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/s028.html
Diakses pada 3 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Efektifkah Cara Mengobati Luka Lambung dengan Madu?

Cara mengobati luka lambung dengan madu mungkin sering diyakini sebagai salah satu pengobatan tukak lambung secara alami atau tradisional. Lantas, benarkah cara ini efektif untuk mengobati luka iritasi pada lambung?Baca selengkapnya
Efektifkah Cara Mengobati Luka Lambung dengan Madu?

Anatomi, Fungsi, dan Hormon dalam Lambung yang Wajib Anda Pahami

Bentuk anatomi lambung tampak seperti kantong berbentuk huruf J untuk menampung makanan. Namun, fungsi lambung bukan cuma itu!
13 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Anatomi, Fungsi, dan Hormon dalam Lambung yang Wajib Anda Pahami

Apa Fungsi Enzim Pepsin Bagi Tubuh Manusia?

Fungsi enzim pepsin sangat penting bagi manusia. Kelebihan atau kekurangan enzim pepsin akan menyebabkan masalah pada sistem pencernaan.
27 Jan 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Apa Fungsi Enzim Pepsin Bagi Tubuh Manusia?