Tyrema Kaplet

Tyrema kaplet digunakan untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam.

Deskripsi obat

Tyrema kaplet digunakan untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam. Obat ini merupakan obat bebas terbatas. Tyrema kaplet mengandung zat aktif ibuprofen dan parasetamol.

Tyrema Kaplet
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
Kemasan1 box isi 25 strip @ 4 tablet
ProdusenGraha Farma

Indikasi (manfaat) obat

Meredakan:

  • Sakit gigi.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri haid (dismenore).
  • Nyeri otot akibat gangguan pada saraf (mialgia).
  • Menurunkan demam.

Komposisi obat

  • Ibuprofen 200 mg.
  • Parasetamol 325 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Efek samping obat

  • Penggunaan jangka panjang dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Gangguan saluran pencernaan:
    • Mual.
    • Muntah.
    • Nyeri lambung.
    • Rasa panas pada perut bagian atas.
    • Diare.
    • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    • Pendarahan lambung.
  • Ruam kulit.
  • Pusing.
  • Penyempitan bronkus (bronkospasme).
  • Penurunan jumlah trombosit (trombositopenia).
  • Penurunan jumlah sel limfosit (limfopenia).
  • Gangguan hati dan ginjal.
  • Penurunan ketajaman penglihatan.
  • Penggunaan pada penderita yang mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi hati.

Perhatian Khusus

  • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Pasien penderita lupus (SLE).
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan riwayat penyakit saluran pencernaan bagian atas.
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien yang mengalami gangguan dalam mengeluarkan cairan (retensi cairan).
  • Pasien yang mengalami gangguan pembekuan darah.
  • Pasien dengan riwayat asma.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak-anak 12 tahun ke bawah.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap parasetamol, ibuprofen, dan obat antiinflamasi non steroid lainnya (AINS).
  • Pasien yang memiliki jaringan abnormal di hidung (polip hidung).
  • Pasien yang mengalami pembengkakan di bawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi (angioedema).
  • Pasien yang memiliki riwayat gejala asma, rinitis atau biduran (urtikaria) yang disebabkan oleh aspirin dan antiinflamasi non steroid lainnya.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Wanita hamil trimester akhir.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Alkohol.
  • Kumarin.
  • Heparin.
  • Streptokinase.
  • Urokinase.
  • Aspirin.
  • Furosemid.
  • Aminopirin.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/tyrema/tyrema?type=brief&lang=id
Diakses pada 27 Mei 2020

Graha Farma. https://www.grahafarma.com/product/detail_item.php?id=0132
Diakses pada 27 Mei 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email