Triprolidine

25 Mar 2019| Olivia
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Triprolidine adalah obat untuk meredakan alergi, ruam, batuk, pilek, dan bersin

Triprolidine dapat meredakan gejala alergi, batuk, pilek, dan bersin.

Deskripsi obat

Triprolidine merupakan obat yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, ruam, mata gatal, batuk, pilek, dan bersin. Obat ini bekerja dengan mencegah efek zat histamin yang diproduksi oleh tubuh dan membantu meringankan beberapa cairan tubuh untuk meredakan gejala seperti mata berair dan hidung berair.

Triprolidine (Triprolidine)
Golongan

Antihistamin

Kategori obat

Obat Bebas

Bentuk sediaan obat

Tablet, kapsul, sirup

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis obat

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respon terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Oral

Kondisi Alergi

  • Dewasa: 2,5 mg tiap 4-6 jam. Maksimal: 10 mg/hari.
  • Anak:
    • Usia 4 bulan - <2 tahun : 0,313 mg tiap 4-6 jam. Maksimal: 1,252 mg/hari;
    • Usia 2 - <4 tahun : 0,625 mg tiap 4-6 jam. Maks: 2,5 mg/hari;
    • Usia 4 - < 6 tahun : 0,938 mg tiap 4-6 jam. Maks: 3,744 mg/hari;
    • Usia 6-12 thn : 1,25 mg tiap 4-6 jam. Maks: 5 mg/hari;
    • Usia >12 tahun : sama dengan dosis dewasa.

Efek samping obat

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat triprolidine dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi seperti: pada anak dapat mengakibatkan eksitabilitas (histeris) terutama pada anak, efek sedasi, kelemahan/kurang bergairah, gangguan koordinasi, kelemahan otot, nyeri epigastrium (ulu hati), takikardia, perubahan rekam jantung, aritmia, sulit berkemih, vertigo, diplopia (penglihatan ganda), tinitus (telinga berdenging), labirinitis akut, berkeringat, hidung tersumbat, menggigil, kesemutan, mengantuk, pusing, sakit kepala, mual, muntah, kehilangan nafsu makan. Sembelit, sakit perut, penglihatan kabur, mulut kering, menggigil. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang terjadi namun serius seperti:

  • Kesulitan buang air kecil
  • Perubahan mood
  • Detak jantung cepat atau lambat
  • Mudah memar
  • Pingsan
  • Dapat pula mengakibatkan leukopenia, trombositopenia, anemia hemolitik

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan Anda.

Perhatian Khusus

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

 

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat triprolidine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Dapat meningkatkan efek sedasi bila digunakan dengan depresan SSP seperti barbiturat, hipnotik, analgesik opioid, ansiolitik, sedatif dan antipsikotik.
  • Meningkatkan efek samping antimuskarinik bila digunakan dengan obat antimuskarinik lainnya seperti atropin, TCA, dan MAOI.
  • Dapat menutupi efek ototoksisitas dari aminoglikosida.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-64057/triprolidine-hcl-oral/details
Diakses pada 10 Desember 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/triprolidine-pseudoephedrine-and-codeine-oral-route/description/drg-20406798
Diakses pada 10 Desember 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/triprolidine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 10 Desember 2018

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Perlu Tahu, Ini Macam-Macam Zat Aditif pada Makanan

Tak hanya sebagai pengawet, zat aditif juga digunakan untuk memberikan warna serta aroma sedap pada makanan. Ada zat-zat aditif yang berbahaya, ada pula yang aman bagi kesehatan. Kenali macam-macam zat aditif yang umum ditambahkan ke dalam makanan.
04 Mar 2020|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Perlu Tahu, Ini Macam-Macam Zat Aditif pada Makanan

Penyebab Alergi Deterjen dan 5 Cara Mengatasinya dengan Tepat

Penyebab alergi deterjen bisa karena kandungan zat atau kondisi dermatitis kontak. Lantas, bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya dengan tepat?Baca selengkapnya
Penyebab Alergi Deterjen dan 5 Cara Mengatasinya dengan Tepat

Kenali Penyebab Bintitan dan Cara Mengatasinya

Menurut mitos, mata bintitan terjadi akibat suka mengintip orang mandi. Padahal secara medis, penyebab bintitan tak ada kaitannya dengan hal tersebut. Lantas, apa penyebabnya?
29 Jun 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Kenali Penyebab Bintitan dan Cara Mengatasinya