Trimoxsul sirup 50 ml untuk Infeksi saluran kemih, Infeksi saluran pencernaan, Infeksi saluran pernafasan
Trimoxsul sirup 50 ml untuk Infeksi saluran kemih, Infeksi saluran pencernaan, Infeksi saluran pernafasan
Trimoxsul sirup 50 ml untuk Infeksi saluran kemih, Infeksi saluran pencernaan, Infeksi saluran pernafasan
Trimoxsul sirup 50 ml untuk Infeksi saluran kemih, Infeksi saluran pencernaan, Infeksi saluran pernafasan
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 36.438/botol (50 ml) per Agustus 2019
Kemasan 1 botol @ 50 ml
Produsen Interbat

Trimoxsul adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri  pada telinga, saluran pernapasan, saluran kemih, saluran pencernaan. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Trimoxsul mengandung zat aktif trimethoprim, dan sulfamethoxazole.

  • Infeksi saluran kemih: infeksi saluran urin (pyelonephritis) oleh kuman yang sensitif.
  • Infeksi saluran pencernaan terutama oleh bakteri Salmonella dan Shigella: 
    tipes, Paratifus dan peradangan usus yang bisa menyebabkan diare disertai darah atau lendir (disentri basiler).
  • Infeksi saluran pernafasan: bronkitis akut dan kronik oleh kuman H. Influenzae atau Streptococcus pneumonia.
  • Infeksi lain: infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit protozoa (toxoplasmosis) dan infeksi lainnya dimana obat terpilih tidak dapat diberikan.

Trimethoprim 40 mg, sulfamethoxazole 200 mg.

Dewasa > 12 tahun: 4 sendok takar sebanyak 1 kali/hari

Anak-anak:

  • Umur 6 bulan - 2 tahun: ½ sendok takar sebanyak 2 kali/hari.
  • Umur 2 tahun - 5 tahun: ½ sendok takar sebanyak 2 kali/hari.
  • Umur 6 tahun -12 tahun: 1-2 sendok takar/hari.

Dapat diminum setelah makan.

Gangguan saluran cerna berupa mual, stomatitis, diare, hepatitis, kulit kemerahan karena obat, erythema multiforme, sindroma Steven-Johnson dan epidermal nekrolisis toksik (Sindroma Lyell),leukopenia, neutropenia dan trombositopenia.

Pasien hipersensitivitas, wanita hamil dan menyusui, bayi berusia kurang dari 2 bulan, pasien yang menderita gangguan darah, pasien dengan kerusakan hati dan gangguan fungsi ginjal.

Penggunaan harus dibatasi untuk pasien usia lanjut dan pada pasien dengan kegagalan fungsi ginjal dosisnya harus disesuaikan seperti pada instruksi khusus.

Penghambat ACE, prilocaine,amiodarone,dapsone, methenamine, rifampicin, acenocoumarol, warfarin, sulfonylureas, phenytoin, pyrimethamine, lamivudine, zidovudine, zalcitabine, procainamide amantadine, mercaptopurine, azathioprine, sulfonamides, ciclosporin.

Sesuai kemasan per Agustus 2019.

Mims. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sulfamethoxazole%20%2B%20trimethoprim/

Diakses pada 5 November 2019

Artikel Terkait