Triamcinolone

27 Apr 2021| Lenny Tan
Ditinjau oleh dr. Virly
Triamcinolone digunakan untuk membantu meredakan peradangan dan mengurangi gejala alergi

Triamcinolone digunakan untuk membantu meredakan peradangan dan mengurangi gejala alergi

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Amtocort, Flamicort, Kenacort, Konicort, Ketricin, Omenacort, Rafacort, Triamcinolone, Triamcort, Tridez, Trilac, Trilone, Ziloven

Deskripsi obat

Triamcinolone adalah obat golongan kortikosteroid yang digunakan untuk membantu meredakan peradangan dan gejala alergi. Misalnya saja, gangguan pada kulit seperti psoriasis, peradangan perut bagian bawah yang menyerang usus besar dan dubur (kolitis ulseratif), peradangan pada sendi (arthritis), lupus, dan gangguan pernapasan.

Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mengatasi alergi dan seriawan yang tidak bisa disembuhkan.

Triamcinolone bekerja dengan menekan sistem pertahanan tubuh yang bekerja secara berlebihan dan mencegah pelepasan zat yang menyebabkan peradangan, seperti cytokine.

Triamcinolone (Triamsinolon)
GolonganKelas terapi : Antiinflamasi dan antihistamin Klasifikasi obat : Kortikosteroid
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet, krim, injeksi, semprot hidung, salep untuk dioleskan ke mulut
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusui

IM/Intrartikular/Intrabursal/Intradermal/Intralesional/Intrasynovial/Parenteral/SC/Topikal

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol, tetapi ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Intravitreal/Penyuntikan pada mata

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.

Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Efek samping yang mungkin timbul dari pemakaian triamcinolone suntik dan tablet, antara lain:

  • Pertumbuhan rambut tidak normal atau berlebihan
  • Perubahan suasana hati
  • Penindasan adrenal
  • Perubahan nafsu makan
  • Kembung
  • Gumpalan darah
  • Memar atau bengkak
  • Katarak
  • Sakit kepala
  • Peningkatan tekanan intrakranial
  • Gangguan pencernaan
  • Denyut jantung tidak teratur (aritmia)
  • Nyeri sendi
  • Mual
  • Mimisan
  • Osteoporosis
  • Perubahan kulit lainnya
  • Periode menstruasi tidak teratur
  • Reaksi alergi parah (anafilaksis)
  • Masalah tidur (insomnia)
  • Pusing dengan sensasi berputar (vertigo)
  • Sakit perut
  • Stroke
  • Berkeringat lebih banyak dari biasanya
  • Tendon pecah
  • Tekanan darah tinggi

Efek samping yang mungkin timbul dari pemakaian triamcinolone topikal, antara lain:

  • Jerawat
  • Penipisan kulit
  • Perubahan warna kulit
  • Iritasi pada bagian yang diobati
  • Muncul kerak di sekitar akar rambut
  • Kulit sekitar mulut gatal atau memerah
  • Stretch mark

 

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping lain diluar daftar di atas, konsultasikan segera ke dokter Anda. 

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan triamcinolone pada kondisi:

  • Riwayat alergi terhadap triamcinolone
  • Kehamilan trimester pertama dan menyusui
  • Penggunaan obat ini bersama vitamin
  • Idiopathic thrombocytopenic purpura, yaitu penyakit yang membuat tubuh mudah memar dan berdarah akibat rendahnya jumlah platelet atau keping darah
  • Malaria otak
  • Psikosis akut
  • Tuberkulosis aktif
  • Keratitis herpes simplex, yaitu radang yang terjadi di kornea mata akibat infeksi virus herpes simplex
  • Pemberian vaksin hidup
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Infeksi jamur sistemik

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 20-25°C. Terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Jangan menggunakan obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Bayi baru lahir atau lahir prematur
  • Penderita infeksi jamur sistemik yang memengaruhi organ dalam tubuh
  • Alergi terhadap komponen obat ini.
  • Penderita luka pada dinding lambung dan usus 12 jari.
  • Penderita penyakit herpes simplex
  • Menyusui

Kategori kehamilan & menyusui

IM/Intrartikular/Intrabursal/Intradermal/Intralesional/Intrasynovial/Parenteral/SC/Topikal

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan triamcinolone pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Intravitreal/Penyuntikan pada mata

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan jika Anda mengalami:

  • Masalah dengan penglihatan
  • Pembengkakan, berat badan bertambah cepat, dan sesak napas
  • Depresi berat, pikiran atau perilaku yang tidak biasa, dan kejang
  • Feses berdarah atau batuk berdarah
  • Pankreatitis atau radang pankreas dengan gejala sakit parah di perut bagian atas yang menyebar ke punggung, mual dan muntah, serta detak jantung cepat
  • Kalium rendah yang ditandai dengan kebingungan, detak jantung tidak merata, rasa haus ekstrim, peningkatan buang air kecil, ketidaknyamanan kaki, serta kelemahan otot atau perasaan lemas
  • Tekanan darah tinggi yang berbahaya dengan gejala sakit kepala parah, penglihatan kabur, telinga berdengung, kecemasan, kebingungan, nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak merata, dan kejang

Sebaiknya jangan menghentikan penggunaan triamcinolone tablet secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi dengan dokter. Penghentian obat secara tiba-tiba dapat menyebabkan terjadinya gejala putus obat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi bila mengonsumsi beberapa obat bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu. Bila perlu, dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi obat triamcinolone dengan obat-obatan lain bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Antikolinesterase
    Penggunaan bersama dapat melawan efek obat antikolinesterase.
  • Atropin
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan tekanan dalam bola mata secara berlebihan.
  • Antikoagulan oral
    Penggunaan bersama dapat menurunkan efek obat antikoagulan dalam mengencerkan darah.
  • Ceritinib
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan efek hipoglikemik (kadar gula tinggi dalam darah) yang ditimbulkan obat ceritinib.
  • Obat antidiabetes sulfonilurea atau diuretik
    Penggunaan bersama dapat menghilangkan efek pengobatan obat antidiabetes atau diuretik.
  • Obat diuretik dan penurun tekanan darah
    Penggunaan bersama dapat menurunkan efek obat penurun tekanan darah dan diuretik.
  • Digitalis
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan toksisitas atau keracunan.
  • Isoniazid
    Penggunaan bersama dapat menurunkan konsentrasi isoniazid.
  • Ketoconazole
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan efek ketoconazole.
  • Kontrasepsi oral
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan estrogen dalam darah.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko perdarahan pada saluran cerna.
  • Amphotericin-B
    Penggunaan bersama dapat menyebabkan hipokalemia atau rendahnya kadar kalium dalam tubuh.
  • Disopyramide, quinidine, procainamide, amiodarone, sotalol, dan bepridil
    Penggunaan bersama dapat menyebabkan gangguan jantung.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1456/triamcinolone-acetonide-topical/details
Diakses pada 24 Februari 2021

Drugs. https://www.drugs.com/triamcinolone.html
Diakses pada 24 Februari 2021

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_triamcinolone_kenalog_trivaris/drugs-condition.htm
Diakses pada 24 Februari 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601124.html
Diakses pada 24 Februari 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/triamcinolone#what-it-is
Diakses pada 24 Februari 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/triamcinolone?mtype=generic
Diakses pada 24 Februari 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/triamcinolone-topical-application-route/description/drg-20073937
Diakses pada 24 Februari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email