Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Tretinoin Topical (Alias: Tretinoin Topikal)

Terakhir ditinjau oleh dr. Irene Gabriela, M.Gizi
Tretinoin topikal mengurangi hingga menghilangkan jerawat dengan menstimulasi pertumbuhan sel kulit.

Merk dagang yang beredar:

Eudyna, Melavita, ReviDerm, Retin-A, Trentin, Tracne, Vitacid

Tretinoin topical merupakan obat yang digunakan untuk mengobati jerawat, mengurangi jumlah maupun tingkat keparahan jerawat. Obat ini termasuk golongan obat retinoid yang bekerja menstimulasi pertumbuhan sel kulit (regenerasi).

Tretinoin Topical (Tretinoin Topikal)
Golongan

Retinoid topikal

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Krim

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Topical
Acne Vulgaris

  • Dewasa: Krim/gel/larutan alkohol 0,01-0,1%: Oleskan sekali atau dua kali sehari, biasanya menjelang tidur, ke area terkena yang sebelumnya telah dibersihkan. Respons biasanya terlihat setelah pemakaian 6-8 minggu.

Bintik Hiperpigmentasi, Kulit Kasar, dan Kerutan Halus

  • Dewasa: Krim 0,02 atau 0,05%: Oleskan seukuran kacang ke seluruh wajah satu kali setiap hari pada malam hari. Respons dapat terlihat setelah 6 bulan pemakaian.

Aturan pakai Tretinoin Topical dengan benar

Baca petunjuk di kemasan dan ikuti anjuran dokter sebelum menggunakan obat tretinoin. Obat ini digunakan dengan cara dioleskan di daerah yang terjangkit. Biasanya digunakan satu kali setiap hari atau seperti yang diarahkan oleh dokter. Harap cuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan obat.

Gunakan obat secara teratur. Jangan menggunakan Tretionin dalam jumlah yang besar atau sering karena dapat menyebabkan kulit memerah, mengelupas, dan menyebabkan rasa sakit. Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Efek Samping

Efek samping dapat terjadi pada pemakaian obat. Jika terjadi efek samping yang berlebihan atau tidak biasa, harus langsung ditangani oleh dokter atau tim medis. Efek samping yang umumnya timbul pada pemakaian tramadol, antara lain: kemerahan, gatal, rasa terbakar ringan, kekeringan, dan pengerasan kulit. Segera cari bantuan medis jika efek samping semakin memburuk atau terjadi efek samping serius, seperti:

  • Melepuh
  • Mengeras
  • Pembengkakan kelopak mata
  • Mata kemerahan

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada dokter yang merawat Anda.

Peringatan

Beritahukan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Kulit terbakar
  • Kanker kulit
  • Gangguan ginjal atau hati
  • Kehamilan

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Kehamilan (trimester pertama) dan menyusui
  • Penggunaan dengan vitamin A

Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada kemasan.

Interaksi

Interaksi dapat terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan dengan obat ini. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan.

Mengonsumsi obat tramadol dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Dapat meningkatkan risiko pseudotumor serebri/hipertensi intracranial pada penggunaan bersamaan dengan tetrasiklin.
  • Dapat mengurangi efikasi bila digunakan bersamaan dengan agen pengoksidasi (misalnya benzoil peroksida).

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/tretinoin-topical-route/description/drg-20066521
diakses pada 7 Desember 2018.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/tretinoin/?type=brief&mtype=generic
diakses pada 7 Desember 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3956/tretinoin-topical/details
diakses pada 7 Desember 2018.

Artikel Terkait:
Back to Top