Transpulmin adalah obat sirup 100 ml yang berguna untuk pengobatan simptomatik batuk yang produktif dan yang tidak produktif akibat alergi maupun etiologi lainnnya.
Transpulmin adalah obat sirup 100 ml yang berguna untuk pengobatan simptomatik batuk yang produktif dan yang tidak produktif akibat alergi maupun etiologi lainnnya.
Transpulmin adalah obat sirup 100 ml yang berguna untuk pengobatan simptomatik batuk yang produktif dan yang tidak produktif akibat alergi maupun etiologi lainnnya.
Transpulmin adalah obat sirup 100 ml yang berguna untuk pengobatan simptomatik batuk yang produktif dan yang tidak produktif akibat alergi maupun etiologi lainnnya.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 111.375/botol (100 ml) per September 2019
Kemasan 1 botol @ 100 ml
Produsen Menarini Indria Laboratories

Transpulmin ekspektoran adalah obat yang berfungsi untuk meredakan batuk kering yang disebabkan oleh flu, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Transpulmin mengandung zat aktif pipazetate HCI, isothipendyl HCI, liquorice extract, dan glyceryl guaiacolate.

Pengobatan simptomatik batuk yang mengahasilkan dahak (produktif) dan yang tidak produktif akibat alergi maupun penyebab lainnnya.

Pipazetate HCI 10,0 mg, isothipendyl HCI 2,0 mg, liquorice extract 75,0 mg, glyceryl guaiacolate 25,0 mg.

Dewasa dan anak-anak 12 tahun keatas: 3-4 kali 2 sendok takar/hari.

Anak-anak:

  • 6-12 tahun: 2 sendok takar sebanyak 2-3 kali/hari. 
  • 2-6 tahun: 1 sendok takar sebanyak 2-4 kali/hari.

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

  • Hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini.
  • Kehamilan terutama pada trimester pertama.
  • Ibu menyusui.
  • Bayi dan anak-anak di bawah 2 tahun.
  • Jangan mengkonsumsi obat di saat mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
  • Disfungsi hati.
  • Glaukoma.
  • Pembesaran (hipertrofi) prostat.
  • Anak-anak usia 6 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita lanjut usia.

Tidak ada interaksi dengan obat lain.

Sesuai kemasan per September 2019.

Artikel Terkait