Tramadol (Alias: Tramadol)

Terakhir ditinjau oleh dr. Irene, M.Gizi pada 06 Feb 2019
Tramadol bekerja pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan rasa sakit yang menimbulkan nyeri.
Nyeri juga dapat terjadi pasca operasi.

Merk dagang yang beredar:

Contram 50, Camigesik, Centrasic, Corsadol, Dolgesik, Dolana, Dolsic, Dolgesik, Forgesic, Orasic, Radol, Tradosik, Tramofal

Tramadol merupakan obat yang digunakan untuk meredakan nyeri sedang sampai parah. Obat ini termasuk golongan analgesik opioid yang bekerja di sistem saraf pusat untuk menghilangkan rasa sakit.

Tramadol (Tramadol)
Golongan

Analgesik opiate

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Kapsul, tablet, dan suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Oral
Nyeri Sedang hingga Parah

  • Dewasa:
    • Dosis per oral: 50-100 mg tiap 4-6 jam. Tablet extended-release: 50-100 mg sekali atau dua kali sehari. Maksimal 400 mg per hari.
    • Dosis IM/IV: 50-100 mg, diberikan selama 2-3 menit tiap 4-6 jam.
  • Lansia: Umur lebih dari 75 tahun. Bisa diberikan per oral atau per IM/IV. Tingkatkan interval pemberian dosis.

Parenteral
Nyeri Pascaoperasi

  • Dewasa: Awalnya, 100 mg dilanjutkan 50 mg setiap 10-20 menit jika dibutuhkan, hingga total 250 mg dalam 1 jam, sudah termasuk dosis awal. Setelah itu, 50-100 mg tiap 4-6 jam hingga total dosis harian 600 mg.
  • Lansia: Umur lebih dari 75 tahun. Tingkatkan interval pemberian dosis.

Aturan pakai Tramadol dengan benar

Baca petunjuk di kemasan dan ikuti anjuran dari dokter sebelum menggunakan obat tramadol. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makan. Biasanya setiap 4 sampai 6 jam sekali atau sesuai yang disarankan oleh dokter. Dosis akan diberikan sesuai kondisi medis. Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter akan memberikan dosis secara bertahap, dimulai dengan dosis rendah. Jangan meningkatkan dosis atau minum lebih sering dari yang disarankan oleh dokter.

Obat ini dapat menyebabkan gejala putus obat, jika obat telah digunakan secara teratur dalam waktu yang lama dan dihentikan secara tiba-tiba. Konsultasikan terlebih dahulu pada dokter Anda sebelum berhenti menggunakan obat ini. Dokter akan melakukan penyesuaian dosis sebelum menghentikan penggunaan obat. Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Efek Samping

Efek samping dapat terjadi pada pemakaian obat-obatan. Jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh dokter atau tim medis. Efek samping yang umumnya terjadi pada pemakaian obat tramadol, antara lain: mual, muntah, konstipasi, pusing, mengantuk, dan sakit kepala. Segera cari bantuan medis jika efek samping semakin memburuk atau terjadi efek samping serius, seperti:

  • Pingsan
  • Kejang
  • Pusing berat
  • Penurunan berat badan
  • Detak jantung cepat atau lambat
  • Hipotensi
  • Depresi
  • Amnesia

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mengalami efek samping lain seperti di atas, tanyakan kepada dokter yang merawat Anda.

Peringatan

Beritahukan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Gangguan ginjal atau hati
  • Riwayat kejang atau epilepsi
  • Kehamilan dan menyusui
  • Masalah pernapasan
  • Penyakit pankreas

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Gangguan ginjal dan hati berat
  • Asma akut atau asma berat
  • Epilepsi yang tidak terkontrol

Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada kemasan.

Interaksi

Interaksi mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan dengan obat ini. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat tramadol dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Dapat menurunkan efektivitas serum dengan karbamazepin.
  • Dapat meningkatkan efek antidepresan dari norepinefrin, agonis 5-HT atau litium.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/tramadol-oral-route/description/drg-20068050
diakses pada 7 Desember 2018.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/tramadol/?type=brief&mtype=generic 
diakses pada 7 Desember 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4398-5239/tramadol-oral/tramadol-oral/details
diakses pada 7 Desember 2018.

Artikel Terkait:
Back to Top