Tracetate Suspensi 200 ml

19 Jun 2020| Maria Yuniar
Tracetate suspensi digunakan untuk mengatasi pasien yang mengalami kehilangan nafsu makan (anoreksia) dan penurunan berat badan pada pasien penderita kanker dan HIV AIDS.

Deskripsi obat

Tracetate suspensi digunakan untuk mengatasi pasien yang mengalami kehilangan nafsu makan (anoreksia) dan penurunan berat badan pada pasien penderita kanker dan HIV AIDS. Suspensi ini merupakan golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Tracetate suspensi mengandung zat aktif megestrol asetat.

Tracetate Suspensi 200 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 325.000/botol per Juni 2020
Kemasan1 box isi 1 botol @ 200 ml
ProdusenFahrenheit

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi:

  • Kondisi kehilangan nafsu makan (anoreksia).
  • Pasien yang mengalami penurunan berat badan (kakeksia) pada penderita kanker dan HIV AIDS.

Komposisi obat

Tiap 1 ml: megestrol asetat 40 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis umum: 20 ml sebanyak 1 kali/hari.
  • Pasien lanjut usia dan pasien penderita penyakit ginjal kronik:
    • Dosis awal: 10 ml sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Efek samping obat

  • Mual.
  • Muntah.
  • Pembengkakan pada anggota tubuh yang terjadi karena penimbunan cairan di dalam jaringan (edema).
  • Pendarahan pada uretus diantara perode menstruasi.
  • Penggumpalan darah pada pembuluh darah (tromboembolik).
  • Sesak napas (dispnea).
  • Gagal jantung.
  • Peningkatan tekanan darah (hipertensi).
  • Rasa panas dan kemerahan pada wajah.
  • Perubahan mood.
  • Sindrom cushing.
  • tumor flare dengan atau tanpa hipokalsemia.
  • Peningkatan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia).
  • Kerontokan rambut (alopesia).
  • Penyakit yang mempengaruhi pergelangan tangan dan tangan, sehingga menyebabkan kesemutan, mati rasa, atau rasa sakit (sindrom carpal tunnel).
  • Ruam kulit.
  • Nyeri dada.
  • Batuk.
  • Rasa haus.
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil.
  • Mulut kering.
  • Peningkatan berat badan.
  • Penipisan kulit.
  • Kelemahan otot.
  • Kelelahan.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat peradangan pada pembuluh darah balik (vena), yang memicu terbentuknya gumpalan darah pada satu vena atau lebih (tromboflebitis).
  • Ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien penderita stroke.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita gangguan kelenjar adrenal.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Wanita hamil.
  • Lakukan tes diasnogtik untuk kehamilan, terutama pada 4 bulan pertama kehamilan.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin.
  • Kumarin.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/tracetate?type=brief&lang=id
Diakses pada 17 Juni 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/megestrol.html
Diakses pada 17 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email